in

Apakah Anda Perlu Mengaktifkan Mode Pesawat di Ponsel Anda Saat Terbang?

Mode pesawat adalah fitur yang ada di hampir semua ponsel pintar saat ini. Fitur ini mematikan sinyal seluler, Wi-Fi, dan Bluetooth pada ponsel Anda, sehingga Anda tidak dapat menerima atau mengirim panggilan, pesan, atau data saat berada di udara. Banyak orang mengira bahwa mengaktifkan mode pesawat adalah hal yang wajib dilakukan saat naik pesawat, karena khawatir sinyal ponsel mereka akan mengganggu sistem navigasi atau komunikasi pesawat, dan berpotensi menyebabkan bencana. Namun, apakah benar mode pesawat sangat penting untuk keselamatan kita? Ternyata, kebutuhan mode pesawat sebagian besar adalah mitos, dan ada alasan lain mengapa maskapai meminta Anda untuk mematikan ponsel Anda.

Asal Mula Mitos

Pada tahun 1991, Komisi Komunikasi Federal (FCC) Amerika Serikat melarang penggunaan ponsel di pesawat, dengan alasan "gangguan jaringan darat". Pada saat itu, mungkin hal ini benar, tetapi pada tahun 2005, seorang anggota FCC bersaksi di depan Kongres bahwa hal ini tidak lagi menjadi masalah karena adanya "pico-cell", yaitu semacam pengendali lalu lintas yang memastikan sinyal ponsel tidak bersinggungan dengan sistem komunikasi pesawat. "Dengan kemajuan teknologi ponsel sejak 1991, aturan [FCC] yang melarang penggunaan ponsel 800 MHz di penerbangan, mungkin tidak diperlukan lagi untuk melindungi jaringan seluler darat atau berbasis tanah," kata administrator FAA Nicholas Sabatini dalam kesaksiannya. Namun, aturan yang melarang penggunaan ponsel di pesawat tetap berlaku.

Pada tahun 2013, FCC mendapat ketua baru, Tom Wheeler, yang ingin mengubah hal ini dengan mengizinkan panggilan telepon dan penggunaan data di penerbangan. Hal ini menimbulkan kontroversi besar, tetapi bukan karena alasan teknis.

Alasan Sebenarnya

Alasan sebenarnya adalah ini: maskapai khawatir orang tidak akan berhenti mengobrol di ponsel mereka selama penerbangan, yang akan menyebabkan lebih banyak kasus "kemarahan udara". Inilah mengapa regulator terus melarang panggilan telepon dan penggunaan data di pesawat; itu hanya mengganggu. Kemarahan udara adalah amarah yang ditujukan kepada awak pesawat dan penumpang lain yang disebabkan oleh faktor-faktor stres dari perjalanan udara. Ini adalah masalah besar di Amerika Serikat, dan semakin memburuk. FAA melaporkan lebih dari 10.000 penumpang yang tidak tertib antara tahun 2021 dan 2023, meningkat sekitar 300% dari tahun 2018-2020.

Namun, ini juga alasan mengapa mitos tentang mode pesawat bertahan. Mitos tentang mode pesawat yang sangat penting untuk keselamatan kita begitu melekat pada kita, sehingga kita merasa bersalah jika tidak menggunakannya. Padahal, kenyataannya adalah ponsel tidak pernah mengganggu sistem elektrik pesawat atau layanan nirkabel darat selama beberapa dekade. Alasan sebenarnya Anda mengaktifkan mode pesawat adalah untuk sesama penumpang Anda.

Kesimpulan

Meskipun demikian, perlu diingat, hukum federal mengharuskan Anda untuk mengikuti instruksi awak pesawat, termasuk mengaktifkan mode pesawat. Terlepas dari pembahasan teknis, Anda bisa mendapat denda atau dipenjara jika tidak melakukannya. Selain itu, beberapa maskapai mungkin memiliki kebijakan sendiri tentang penggunaan ponsel di pesawat, dan Anda harus menghormatinya. Jadi, sebelum Anda naik pesawat, pastikan Anda mengetahui aturan yang berlaku, dan bersiaplah untuk menikmati penerbangan Anda tanpa gangguan.

What do you think?

Avatar photo

Written by Inovasee

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GIPHY App Key not set. Please check settings

Laptop Transparan Pertama di Dunia dari Lenovo: Project Crystal

Meta Menarik Gugatan Hukum Terhadap Bright Data, Perusahaan Web Scraping yang Menjual Jutaan Data Instagram