Sudah Yakin Banget Mau Daftar PNS? Setelah Baca Ini Kamu Pasti Mikir-mikir Lagi

Beneran yakin nih?

Sejak kemarin, masyarakat dihebohkan dengan informasi tentang dibukanya kembali Rekruitmen PNS setelah bertahun-tahun moratorium. Ini tentu menjadi angin segar bagi mereka yang sedang mencari pekerjaan. Mengingat PNS masih menjadi idola diantara pekerjaan lainnya. Namun sebelum kamu berniat mendaftarkan diri, tak ada salahnya menyempatkan sedikit waktu untuk membaca tulisan ini.

Baca juga : Bawa Jimat Saat Tes CPNS, Bukti Masyarakat Indonesia Tidak Bisa Terlepas dari Hal Mistis

Udah yakin mau jadi PNS? (newsth.com)

Adalah seorang pria pemilik akun Facebook bernama Teguh Arifiyadi, mengungkapkan fakta yang tentunya bisa menjadi pertimbangan bagi kamu calon pelamar. Bahkan bisa membuat kamu berpikir dua kali, apa benar kamu mau jadi PNS? Teguh menuliskan hal-hal ini dalam akun Facebooknya yang diunggah pada 6 September 2017 pukul 14.12. Ada beberapa hal dari PNS yang dinilai Teguh Arifiyadi menjadi sangat berat.

Berikut ini ini postingan yang telah mendapatkan 1.896 share yang ditulis oleh Teguh Arifiyadi :

“Yakin mau jadi PNS?

Salah satu info trending sejak kemarin yang membuat banyak orang bersemangat adalah informasi tentang dibukanya kembali Rekruitmen PNS setelah bertahun-tahun moratorium.

Para pendaftar akan bertarung habis-habisan memperebutkan kursi yang terbatas demi menyandang gelar pegawai negara.

Setelah melewati fase ujian dan dinyatakan lulus sebagai calon pegawai negeri sipil, mereka kemudian akan diangkat menjadi pegawai negeri sipil.

Saya hanya menginformasikan, ini loh sumpah/janji ketika seseorang diangkat jadi PNS:

+++

“Demi Allah, saya bersumpah/berjanji :

Bahwa saya, untuk diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil, akan setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, Negara dan Pemerintah.

Bahwa saya, akan mentaati segala peraturan perundang-undangan yang berlaku dan melaksanakan tugas kedinasan yang dipercayakan kepada saya dengan penuh pengabdian, kesadaran dan tanggung jawab.

Bahwa saya, akan senantiasa menjunjung tinggi kehormatan Negara, Pemerintah, dan Martabat Pegawai Negeri, serta akan senantiasa mengutamakan kepentingan Negara daripada kepentingan saya sendiri, seseorang atau golongan.

Bahwa saya, akan memegang rahasia sesuatu yang menurut sifatnya atau menurut perintah harus saya rahasiakan. Bahwa saya, akan bekerja dengan jujur, tertib, cermat, dan bersemangat untuk kepentingan Negara.”

+++

Begitu beratnya sumpah yang diucapkan dengan lantang pada saat seorang PNS dilantik, tapi entah berapa banyak yang meresapinya sebagai sebuah kewajiban maha berat yang harus ditunaikan.

Diantara bait sumpah/janji yang akan diucapkan, buat saya kalimat terberat adalah tentang janji senantiasa mengutamakan kepentingan negara daripada kepentingan saya sendiri.

Yang membuat berat jika kepentingan negara bertemu dengan kepentingan keluarga yang jelas merupakan kepentingan saya sendiri, lalu mana yang harus didahulukan, negara atau keluarga?

+++

Lupakan sejenak soal janji, lalu apa sih tujuan Anda menjadi PNS?

Mau cari gaji dan tunjangan besar? wah, jelas Anda salah. Gaji dan tunjangan PNS ya segitu-segitu saja.

Kaya raya versi PNS adalah kecukupan untuk hidup dengan layak.

Jika lebih-lebih sedikit, anggap saja bonus. Jika lebihnya agak banyak, mungkin memiliki usaha sambilan jualan Tupperware. Jika lebih-lebihnya sangat banyak, Anda bisa dituduh korupsi!

Jika pendapatan kurang sedikit, anggap saja belajar prihatin, jika kurangnya agak banyak, anggap saja konsekuensi.

Jika terus-terusan merasa kurang, jangan-jangan mereka termasuk orang yang tidak pernah bersyukur!

+++

Mau berkarir? Asal tahu saja, berkarir di PNS itu sangat berjenjang panjang macam ular tangga.

Tidak jarang PNS muda yang ‘istimewa’ hanya bisa gigit jari dan geregetan tidak bisa jadi pejabat pengambil keputusan karena terkendala masa kerja dan golongan.

Coba mereka kerja di sektor swasta, usia dibawah 40 tahun pun, jika istimewa bisa menjadi ‘Jenderal’ kantor!

+++

Lalu untuk apa jadi PNS? Apa karena Anda berpikir menjadi PNS itu pekerjaan yang santai dan fleksibel? bisa pulang lebih cepat untuk mengurus anak? tidak ada tekanan kerja seberat di swasta? atau tidak bisa dipecat dan dijamin akan menerima pensiun dengan tenang aman nyaman loh jenawi?

Kalau benar tujuan Anda salah satunya seperti itu, maka Anda termasuk golongan orang yang terlarang untuk menjadi PNS.

Saran saya jika tujuan Anda menjadi PNS hanya agar bisa santai dalam bekerja, sebaiknya jangan pernah melamar!

Jangan tambah lagi beban negara untuk membayar orang-orang seperti Anda. Negara ini sudah cukup menderita dengan pegawai-pegawai semacam itu.

Negara lebih butuh orang yang berdedikasi, memiliki integritas dan ikhlas bekerja!

Menjadi PNS setidaknya harus ada sedikit niat pengabdian, sedikit saja sudah cukup kok! Karena jika tidak ada niat pengabdian, maka dalam bekerja yang ada hanya tumpukan keluhan.

+++

Jika Anda tidak mampu memberi banyak manfaat untuk negara ini setidaknya jangan jadi beban untuk negara ini!

Setiap orang punya jalan hidupnya masing-masing. Pilihlah jalan hidup yang paling sesuai kata Hati Anda.

Mengabdi untuk negara tidak harus dengan menjadi PNS! Jika memutuskan menjadi PNS, maka jadilah pegawai cerdas yang bekerja dengan passion, semangat dan penuh keikhlasan!

+++

Jadi, mas dan mbak yakin tetap mau jadi PNS?

-Lunch meeting di Warteg Mbak Diyah Pasar Senen-.”

Postingan Teguh ini sekarang sudah mendapatkan 2 ribu lebih like, seribu lebih share dan juga 200 lebih komentar. Ada yang pro namun juga ada yang kontra.Setidaknya kalau kamu berminat jadi PNS kamu juga harus siap menjadi abdi negara yang melayani masyarakat dengan baik dan benar, serta tidak melanggar sumpah yang sudah diucapkan. Tapi kalau kamu cuma mau nyari harta kekayaan, PNS bukanlah jawaban.

Kalau menurut kamu gimana?

Bagaimana Menurutmu?

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Kawan, Kadang Aku Rindu Hubungan Persahabatan Kita yang Dulu

Meski Muhammad Adalah Nabi Akhirul Zaman, Nyatanya 4 Nabi Ini Masih Hidup Sampai Sekarang