Waspada Pria SSI, Speak-speak Iblis Penggoda Wanita di Dunia Maya

Buat para wanita, hati-hati dengan laki-laki jenis ini di media sosial yah..

Mungkin kamu pernah dengar berita, dimana seorang wanita diperas oleh pacar dunia maya-nya karena diancam foto bugilnya yang ia berikan akan disebar. Mungkin sebagian kamu akan mengatakan, pacar baru kenal lewat media sosial kok sudah mau kirim-kirim foto gituan.

Atau kamu juga pernah dengar, kasus dimana seorang wanita diporoti oleh pacarnya yang kenalan di media sosial. Mendengar berita ini juga tentu kamu akan mengatakan kok mau-maunya tergoda pria lewat dunia maya!

Waspada terhadap pelaku SSI di dunia maya (ekoran.co.id)

Eitzzz nanti dulu, kronologi peristiwanya tidak sesimple yang ada dibenak kamu. Mereka yang terbedaya dan menjadi korban di dunia maya, memang mau menuruti semua keinginan pacar dumay-nya dalam keadaan tidak “sadar”.

Namun bukan berarti mereka dihipnotis atau di gendam yah. Ada cara lain yang lebih halus digunakan oleh para laki-laki jahat untuk mendapatkan keinginannya tersebut.

Lalu dengan cara apa para laki-laki jahat ini menghilangkan “kewarasan” para wanita di dunia maya, jika tidak menggunakan hipnotis atau gendam? Jawabannya ialah dengan teknik SSI (Speak-speak iblis)

Apa itu SSI dan bagaimana proses mendapatkan korbannya?

Mungkin sebagian dari kamu masih awam dengan istilah ini, namun di beberapa forum diskusi online seperti Kaskus, pembahasan SSI sudah sering diobrolkan. SSI merupakan akronim dari speak-speak iblis. 

Tapi bukan iblis beneran yah, yang dimaksud iblis disini ialah para laki-laki jahat yang mencari korban wanita lugu di dunia maya. Misinya pun beragam, dari yang hanya mencari kepuasan seksual sampai menguras harta si wanita.

SSI teknik merayu wanita yang kontroversial (popbela.com)

Secara sederhananya, SSI merupakan rayuan kelas dewa para lelaki di dunia maya yang bertujuan untuk meluluhkan dan membuat wanita tidak berdaya. Senjatanya cuma satu, yakni kata-kata manis, rayuan, pujian, dan gombalan kelas elit yang mampu menghilangkan nalar sadar korbannya.

Tidak semua pria bisa melakukan hal ini. Sebab, banyak juga yang belum sampai pada misinya, si korban sudah sadar atau tahu maksud dan tujuan dari laki-laki tersebut. Untuk melakukan SSI memang ada tekniknya sendiri, melalui kekuatan kata-kata, pelaku mencoba meluluhkan korban dengan beberapa tahapan.

Biasanya, pelaku menggunakan Konsep Fractionation. Yakni sebuah konsep yang diambil dari istilah sains yang bermakna pemisahan suatu zat. Dalam praktek SSI, fractionation digunakan untuk memisahkan antara kesadaran dan emosionalnya. Atau istilah lainnya memisahkan hubungan antara otak dan perasaan.

Melalu teknik ini, pelaku bisa berhasil menghilangkan kesadaran korbannya sehingga korban hanya merasakan kebahagiaan perasaan. Kalau korban sudah lebih dominasi emosional dibandingkan dengan pemikiran, itu artinya korban sudah mulai kehilangan nalar sadar dan mudah untuk diberdaya.

Inilah arti dari Fractionation (pixabay.com)

Biasanya pelaku meluluhkan perasaan korban dengan cara membuatnya kagum, membuatnya lebih bahagia, dan lebih merasa diperhatikan. Untuk inilah biasanya pelaku menggunakan foto profil cowok tampan, lalu mulai memuji-muji fisik korbannya, dan memberikan perhatian yang lebih kepada wanita yang akan dijadikan korban.

Wanita memang sangat mudah senang jika dipuji, inilah kelemahannya. Terlebih jika wanita itu masih polos. Maka akan lebih mudah bagi pelaku untuk “menguasainya”.

Proses dari SSI awalnya pelaku mencari target korban. Biasanya mereka mencari wanita yang terlalu narsis di media sosial, wanita yang mudah diajak ngobrol, dan mereka yang masih menjomblo. Meskipun tidak sedikit wanita bersuami yang juga menjadi korbannya.

Waspada terhadap pelaku ssi di dunia maya (idntimes.com)

Setelah menemukan calon korbannya, pelaku kemudian melakukan interaksi dengan cara yang sangat halus. Mulai dari sekedar like, lalu komentar, hingga kemudian sampai pada tahap melakukan chatingan pribadi. Kalau sudah pada tahap ini, kamu perlu waspada. Sebab biasanya disinilah rayuan gombal kelas dewa diluncurkan.

Saat melakukan chatingan pribadi baik melalui inbox media sosial, maupun melalui pengiriman pesan aplikasi. Pelaku awalnya akan banyak membicarakan tentang kecantikan calon korban, dan mengunggulkan pribadinya. Disinilah emosional korban mulai dipermainkan. Hingga akhirnya pelaku akan menjurus kepada obrolan sex.

Proses ini tidaklah sebantar, dan membutuhkan waktu cukup lama, sebab pelaku dengan cara yang sangat halus membuat calon korban percaya kepadanya.

Jika korban sudah tak berdaya dan terjebak dengan meladeni obrolan pelaku. Pelaku kemudian akan melakukan misi utamanya, bisa meminta korban mengirimkan foto pribadinya, atau bisa juga dengan melakukan kopi darat atau pertemuan langsung. Ingat, kondisi korban disini sudah dikuasai oleh perasaan emosional, jadi kesadarannya mulai tidak dia pakai sehingga melupakan segalanya.

Nah, jika misi sudah terpenuhi. Pelaku kemudian akan melanjutkan misi berikutnya. Bisa menguras harta korban dengan ancaman fotonya akan disebar, atau juga bisa meminta selalu “dilayani” dengan ancaman yang sama.

Bagaimana agar terhindar dari perbuatan SSI?

Ini yang paling terpenting. Kejahatan tidak hanya karena ada niat pelaku, tetapi juga karena ada kesempatan. Jadi, cara yang paling terbaik agar kamu tidak menjadi korban para laki-laki jahat yakni dengan mengurangi berinteraksi dengan lawan jenis di media sosial.

Kamu juga perlu mengurangi aktif update status dan mengunggah foto-foto narsis di media sosial. Sebab pelaku tahu, jika wanita yang aktif di media sosial biasanya sedang mengalami persoalan emosional. Baik itu merasa kesepian atau sedang mencari perhatian.

Kurangi aktifitasmu di medis sosial girls (kapanlagi.com)

Jangan mudah dirayu siapapun di media sosial. Jika ada lawan jenis yang memberikan pesan pribadi, tanggapilah yang menurutmu itu penting saja, seperti menjaga silatuharmi dan pertemanan. Selain itu, jaga sikap dan jangan mudah terpancing dengan obrolan-obrolan yang menjurus ke obrolan yang bersifat privasi.

Written by Amin Aulawi (Aw)

Amin Aulawi (Aw)

Salah Seorang yang Meyakini Lucinta Luna Itu Perempuan Tulen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *