Ada Warung Makanan Roh Halus, Jogja Nggak Cuma Punya Warung Makan Untuk Manusia!

Mulai dari bunga tabur hingga aneka dupa jadi menu andalan

203
SHARES

Sebagai salah satu kota tujuan wisata, Jogja punya banyak hal unik yang bisa dinikmati wisatawan. Mulai dari objek wisata bersejarah, objek alam, hingga wisata kekinian macam wahana air dan sejenisnya.


Wisatawan juga tak perlu khawatir untuk urusan perut, karena kuliner khas setempat tumbuh berjamuran di kota ini. Ingin makan makanan a la Barat pun bisa dan banyak tersaji. Saking lengkapnya khasanah perkulineran di kota Gudeg, Jogja bahkan punya warung makan yang khusus melayani makanan roh halus!

Abdi dalem Keraton Jogja pun jajan di sini

Ini bukan becandaan. Karena Warung Makanan Roh Halus memang benar-benar menjual aneka ragam ‘kuliner’ kegemaran roh halus. Mulai dari bunga tabur, rangkaian bunga, aneka bunga segar, minyak, dupa, tungku, kendi, leson, syarat keperluan ritual, bunga macan kerah, bunga sripah, dan lain sebagainya! Aneka macam item yang saya sebutkan tadi biasanya kerap digunakan dalam upacara kematian, ritual Jawa, dan keperluan gaib lainnya.

Meski namanya Warung Makanan Roh Halus, tapi pengunjungnya Manusia. Manusia yang punya urusan dengan hal gaib – Vice

Tak hanya masyarakat biasa, bahkan Keraton Jogja melalui abdi dalemnya diketahui kerap membeli barang kebutuhan ritual di Warung Makanan Roh Halus. Selain menyediakan bunga-bunga ubo rampe yang selalu segar, wangi bunga yang dijual di Warung Makanan Roh Halus biasanya bisa bertahan lama. Inilah yang membuat Warung Makanan Roh Halus tidak pernah sepi dari pengunjung meski banyak warung lain yang menjual keperluan sejenis.

Dekat dengan hal gaib

Warung Makanan Roh Halus yang terletak di Jl. RE Martadinata 9, Yogjakarta ini sudah ada sejak tahun 1982. Nama ‘Warung Makanan Roh Halus’ dipilih sebagai pembeda dari warung sejenis lainnya, sekaligus untuk lebih menarik minat dan rasa penasaran orang. Saat ini, pengelola Warung Makanan Roh Halus adalah Bambang Siswanto yang mewarisi usaha ini dari almarhum ibunya. Berhubung Bambang menjual ‘makanan’ untuk roh-roh halus, maka tak mengherankan jika dirinya pun juga dekat dengan hal-hal yang berbau gaib atau mistis. Bahkan ujarnya, ia juga kerap meladeni tantangan dari dukun-dukun santet sejak masih SMA.

Salah satu menu andalan di Warung Makanan Roh Halus – tribunnews

Bukan tanpa sebab jika usaha penyediaan barang-barang keperluan gaib semacam ini masih mudah ditemui di Jogja. Pasalnya, tradisi dan adat istiadat Jawa yang kental dengan unsur Kejawen masih terus dipertahankan di kota ini. Apalagi, Jogja kerap disebut-sebut sebagai pusat dari kebudayaan Jawa. Meski begitu, Bambang mengakui bahwa lambat-laun usahanya tak kan mudah, apalagi di zaman yang serba modern ini. Perkembangan zaman yang pesat mulai terasa melunturkan tradisi Jawa yang kerap kali bersinggungan dengan hal-hal gaib. Belum lagi seruan dari para ulama Islam yang mengkritik praktik klenik di Keraton Jogja dan adat istiadat di masyarakatnya.

203
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~