Wanita Selalu Punya Alasan Kuat Untuk Tidak Melupakan Kesalahan Pasangannya

Oleh karena itu, pahamilah ia, dan jangan membuatnya terkenang kembali pada kesalahan lamamu itu

Bagi para lelaki, ungkapan bahwa wanita selalu benar agaknya memang tidak perlu diragukan lagi. Belum lagi kalau kita pernah membuat sebuah kesalahan besar padanya. Dijamin ia tak akan melupakan kesalahan itu meskipun kita sudah meminta maaf dan ia pun sudah memberikan maafnya.

Kalau tak percaya, cobalah sengaja memancing kemarahannya. Pasti kesalahanmu di masa lalu akan diungkitnya! Sebenarnya ada beberapa alasan kuat yang mendasari seorang wanita tidak bisa melupakan kesalahan pasangannya. Jadi, daripada kita pusing berjamaah menghadapi pasangan yang tak bisa move on dari kesalahan kita itu, yuk kita ketahui saja alasan-alasannya sebagai antisipasi di masa depan.

Bagi mereka, kita tidak tulus meminta maaf

Mengucapkan kata maaf memang mudah, bahkan banyak orang yang jadi sedemikian mudahnya mengumbar ucapan maaf dan menjadikannya sebagai pembenaran, “aku kan sudah minta maaf, kalau kamu nggak maafin ya bukan salahku~”.

Tanyakan pada diri sendiri, apakah kita telah meminta maaf dengan tulus atau hanya sebagai sarana meredam masalah saja? (media.winnipegfreepress.com)

Masalahnya, meminta maaf karena benar-benar menyesal dan meminta maaf hanya untuk meredam masalah adalah dua hal yang amat jauh berbeda. Seorang wanita yang cenderung memakai perasaan tentu akan langsung mudah mengenali maaf yang tulus dan maaf yang hanya diucapkan sebagai cara menghindari masalah saja. So, tanyakan lagi pada dirimu, benarkah kamu menyesal saat meminta maaf pada pasanganmu itu? Atau hanya meminta maaf agar ia segera diam dan tak lanjut mengomel lebih panjang?

Insecure

Lebih insecure (typeset-beta.imgix.net)

Menurut penelitian, wanita lebih insecure daripada pria yang berakibat pada susahnya mereka memaafkan kesalahan pasangan. Ini karena wanita biasanya lebih mudah merasa trauma saat mengetahui pasangannya melakukan kesalahan yang dinilai fatal. Boleh jadi ia sudah berusaha keras untuk melupakan kesalahan lelakinya, namun tetap saja itu bukanlah hal yang mudah bagi para wanita. Oleh karenanya, berusahalah untuk tidak sekalipun mengulang kesalahan yang sama kepadanya.

Emosi lebih berperan

Perasaan dan emosi lebih berperan daripada logika (wixstatic.com)

Jika lelaki lebih mengandalkan logikanya, maka para wanita justru mengedepankan perasaan atau emosinya. Maka tak heran jika kesalahan pasangan yang terasa berat dan menyakitkan baginya akan meninggalkan luka yang dalam di hati. Jika sudah begini, kamu perlu untuk terus memperbaiki komunikasi dengan wanitamu. Karena kalau tidak, ia akan merasa kamu sama sekali tidak membantu dalam masalah yang kalian hadapi.

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *