Penelitian PBB Mengatakan, Wanita Lebih Rawan Mengalami Kekerasan Saat Berada di Rumah

Hati-hati, kekerasan terhadap wanita banyak dilakukan orang terdekatnya. Termasuk kekasinya!

Mungkin selama ini kita beranggapan jika rumah merupakan tempat teraman bagi wanita. Hal ini terbukti dengan masih banyaknya pandangan yang mengatakan jika wanita lebih baik tidak banyak di luar rumah.

kekerasan terhadap wanita (brilio.net)

Namun sepertinya, paradigma seperti itu kini perlu di revisi ulang. Sebab, dari berbagai penelitian terbaru menemukan fakta, jika kejahatan tidak lagi hanya mengancam wanita di luar rumah. Namun juga kejahatan terhadap wanita juga mengincar kaum Hawa saat ia ada di dalam rumah.

Rumah jadi sarang kejahatan terhadap wanita

Salah satu penelitian yang mengatakan jika kejahatan terhadap wanita terjadi di dalam rumah, ialah penelitian yang dilakukan oleh PBB. Dalam sebuah penelitiannya, PBB menyatakan jika dalam setiap hari terdapat rata-rata 137 kasus pembunuhan terhadap wanita di seluruh dunia yang dilakukan oleh keluarga atau pasangannya.

Kekerasan terhadap wanita di rumah (SetExample)

Menurut laman Elle, penelitian itu berfokus pada kasus pembunuhan terhadap wanita dewasa dan anak-anak kaitannya dengan isu gender. Hasilnya, pada tahun 2017 yang lalu, sebanyak 87.000 kasus pembunuhan terhadap wanita ditemukan di seluruh dunia.

Mirisnya, 58% kasus tersebut ternyata pelakunya ialah pasangan intimnya, atau keluarganya. Sedangkan sepertiga dari angka tersebut, pelakunya ialah mantan orang terdekatnya.

Angka kekerasan terhadap wanita di rumah setiap tahunnya mengalami peningkatan

Angka kekerasan terhadap wanita oleh orang terdekat setiap tahunnya mengalami peningkatan. Termasuk kasus pembunuhan yang dilakukan oleh orang terdekat, atau mantan orang terdekat dari wanita.

Kekerasan terhadap wanita selalu meningkat (nextavenue.org)

Hal ini berdasarkan pembandingkan kasus pemunuhan pada tahun 2012 yang lalu. Dimana pada tahun itu hanya terdapat 47% kasus pembunuhan terhadap wanita yang dilakukan oleh orang terdekatnya dan 64% dilakukan oleh pasangan intimnya.

Wanita, hati-hati dalam memilih pasangan

Jika kita merujuk pada hasil penelitian di atas, maka kasus kekerasan bahkan pembunuhan terhadap wanita banyak dilakukan oleh pasangan atau mantan pasangannya.

Aktivis feminis menyerukan stop kekerasan terhadap perempuan (harnas.co)

Hal inilah yang harus menjadi catatan penting bagi para wanita. Setidaknya agar kaum wanita tidak selalu menjadi korban kekerasan dari orang terdekatnya atau pasangannya, wanita harus lebih berhati-hati saat mencari pasangan hidupnya.

Mungkin kamu perlu lebih selektif dalam memilih pasangan. Jangan tertipu pada wajah yang tampan tapi perilaku kasar terhadap wanita. Sebab, yang membuat nyaman dalam hubungan bukanlah rupa atau harta pria. Namun bagaimana sang pria memperlakukan wanitanya dengan baik dengan penuh cinta.

Written by Aulawi (Aw)

Aulawi (Aw)

Salah Seorang yang Meyakini Lucinta Luna Itu Perempuan Tulen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *