Trauma Menjalin Hubungan dengan Pria, Wanita Ini Pilih Nikahi Stasiun Kereta

Meski terlihat aneh dan tak masuk akal, namun wanita itu betul-betul mencintai sang ‘suami’

Trauma atas kejadian-kejadian di masa lalu janganlah disepelekan. Perlu penanganan serius yang cukup membutuhkan kesabaran agar kita bisa benar-benar move on dan terbebas dari rasa trauma yang mendalam. Jika kita mencoba untuk mengabaikan saja trauma masa lalu yang masih membekas, dampaknya seringkali tidak kita sangka-sangka.

Seperti hal yang dialami oleh Carol Santa Fe misalnya. Wanita 45 tahun asal San Diego, Amerika Serikat ini sampai jatuh cinta dan menikah dengan stasiun kereta api Santa Fe karena trauma atas hubungan dengan pria yang pernah dijalaninya dulu. Lantas, seperti apa Carol menjalani hari-hari ‘pernikahannya’ bersama stasiun kereta api tersebut?

Menolak dianggap gila

Sudah barang tentu ada banyak orang yang menganggap Carol gila karena menikahi bangunan. Carol jelas menolak mentah-mentah tudingan itu. Menurutnya, kecenderungan seksual yang ia alami tak jauh berbeda dengan para biseksual atau lesbian. Apalagi, di dunia ini juga ada orang-orang selain Carol yang mengalami objectum sexual.

Menurut Carol, apa yang dilakukannya ini bukanlah kegilaan. Ia yakin bahwa mencintai stasiun kereta api tak berbeda seperti para biseksual atau lesbian (thesun.co.uk)

Sebut saja nama EklÖf Berliner-Mauer, orang pertama dengan objectum sexual yang menikahi Tembok Berlin di Jerman pada 1979. Selain itu ada juga Erica Eiffel yang menikah dengan menara Eiffel di Paris pada tahun 2007. Belum lagi ada pula berbagai kasus pernikahan serupa antara manusia dengan objek mati lainnya yang mungkin pernah kita ketahui lewat media.

Carol dan Daidra

Menurut Carol, ia sudah jatuh cinta pada stasiun Santa Fe sejak usia 9 tahun. Namun baru pada tahun 2015 silam ia ‘menikah’ dengan stasiun tersebut. Ia mengaku momen pernikahan tersebut adalah hari paling bahagia dalam kehidupan mereka. Agak ganjil memang mengetahui bahwa Carol menganggap stasiun tersebut juga memiliki perasaan.

Carol sudah mencintai stasiun ini sejak usia 9 tahun, namun baru benar-benar menikahinya di tahun 2015 (thesun.co.uk)

Carol menamai pasangannya itu Daidra, dan ia rutin setiap malam naik bis selama 45 menit dari San Diego menuju stasiun Santa Fe di California untuk bertemu Daidra, pasangan yang tentunya tak bisa ia nikahi secara legal menurut hukum negara maupun agama itu.

Menurut Carol, stasiun Santa Fe ini adalah satu-satunya yang ia cintai dan tak kan ada stasiun lainnya yang bisa menggantikan (thesun.co.uk)

Setiap bertemu Daidra, Carol akan menceritakan kegiatannya sehari-hari. Ia bahkan juga bercakap-cakap secara intim di salah satu lokasi stasiusn yang berupa dua dinding berdekatan. Di situ, Carol akan menyentuh dan menyandarkan badannya ke bangunan stasiun tersebut. Menurut Carol, saat bersentuhan itu ia seperti merasa sedang memeluk dan mencium seorang kekasih.

Hubungan intim di dalam pikiran

Carol mengaku ia selalu berusaha agar orang-orang yang lewat tidak curiga pada aktivitasnya di stasiun itu. Dan selayaknya pasangan suami istri, Carol juga mengaku melakukan hubungan seks dengan stasiun tersebut. Namun ia mengatakan bahwa hubungan tersebut hanya terjadi di dalam pikirannya, saat ia berada di dekat Daidra sang stasiun kereta api. Bagi Carol, ia juga ingin dihargai sehingga tak akan melakukan aktivitas seksual apapun pada stasiun itu di depan umum.

Carol dan Daidra sang stasiun kreta api (thesun.co.uk)

 

 

Menurut Carol, dengan memilih Daidra sebagai pasangan, ia mendapatkan teman hidup yang paling setia dan tentunya tidak aka meninggalkan dia. Daidra masih trauma pada mantan kekasih manusianya yang meninggalkan ia setelah menjalani hubungan selama 18 bulan. Carol mengaku, Daidra adalah satu-satunya bagi Carol. Ia tidak akan mencintai stasiun kereta lainnya.

 

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *