Wanita Dominan dalam Hubungan Cinta: Pro, Kontra, dan Realitanya

Kamu, setuju atau justru melawan?

Banyak orang yakin bahwa prialah yang seharusnya dominan dalam sebuah hubungan. Tapi pada kenyataannya, ada juga yang kontra dan percaya bahwa wanita pantas menduduki posisi yang sama.

Baca juga : Wahai Kalian yang di Ambang Perpisahan, Turunkanlah Ego dan Kenang Kembali Cerita Cinta Kalian Dulu

Wanita dominan dalam hubungan. Pantaskah? | mensxp.com

Pria dominan dalam sebuah hubungan memang sudah menjadi semacam budaya manusia. Hanya saja, sekarang dunia sudah banyak berubah. Wanita zaman sekarang mempunyai karir. Mereka tidak harus tinggal di rumah bersama anak-anak sekaligus menjadi istri yang baik yang setia menunggu suami pulang kerja. Yang selalu menjaga rumah dan isinya tetap rapi dan bersih.

Ya, itulah fenomena yang banyak terjadi sekarang. Dan itulah mengapa kemudian muncul pro-kontra tentang ‘wanita dominan dalam sebuah hubungan’.

Mereka yang pro

Mereka yang setuju wanita pantas menjadi dominan dalam sebuah hubungan, percaya bahwa wanita itu kuat dan luar biasa. Itulah sebabnya, kemudian muncul istilah super woman dan super mom untuk menghargai para wanita yang kuat, dominan, dan merasa mampu mengubah dunia.

Banyak orang percaya bahwa wanita itu terlahir kuat dan luar biasa. | twitter.com

Di luar itu, masih ada lima alasan lagi mengapa wanita memang pantas ‘mengatur’ pasangannya, yaitu:

  1. Wanita adalah pemimpin (yang tak menonjolkan diri)
  2. Wanita adalah passion bagi pasangannya
  3. Wanita selalu tahu apa yang mereka mau
  4. Wanita selalu punya rencana
  5. Wanita melakukan semua pekerjaan, sehingga pasangannya cenderung menjadi malas

Mereka yang kontra

Sedangkan mereka yang tidak setuju dengan dominasi wanita dalam sebuah hubungan akan mengatakan “oke, ya.. wanita dominan itu hebat. Tapi, ada beberapa efek buruk dari dominasi itu.” Sementara daftar di atas terdengar wow, mari kita lihat empat efek buruk mempunyai pasangan (wanita) yang dominan:

  1. Seorang pria menjadi tak punya ‘suara’ karena terlalu dikendalikan
  2. Seorang pria bisa kehilangan jati dirinya
  3. Seorang pria menjadi merasa kurang sebagai pria
  4. Pasangan (wanitanya) mungkin jadi mempunyai ekspektasi yang tidak realistis
Wanita dominan memang hebat. Tapi di sisi lain, juga ada beberapa dampak buruk yang harus diperhatikan. | lifealth.com

Memiliki pasangan seorang wanita yang dominan mungkin memang hebat, tapi, itu juga bisa menjadi resep paling mujarab untuk sebuah bencana kalau kamu tidak memperhatikan perilaku wanitamu —dan kamu sendiri.

Jadi bagaimana, apa kamu setuju dengan ‘wanita dominan dalam sebuah hubungan’? Silahkan tulis pendapat terbaikmu di kolom komentar ya!

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: “Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal.”

Lewat 5 Cara Elegan Ini, Kamu Bisa Move On dari Mantan Tanpa Perlu Memblokirnya di Medsos

Perlunya Meningkatkan Keahlian Kita Agar Tidak Kalah dengan Kecerdasan Buatan di Masa Depan