Dibanding Pria, Wanita Butuh Lebih Banyak Me Time, Sebenarnya

Jika urusannya adalah keharmonisan hubungan, jelas ini adalah sebuah masalah

Dari waktu ke waktu, masalah kesetaraan gender antara pria dan wanita terus saja. Salah satunya, sementara banyak wanita yang berjuang menuju puncak dalam hampir segala bidang, apakah mereka punya cukup waktu luang untuk diri sendiri atau me time layaknya pria?

Dibanding pria, apakah wanita sudah mendapat cukup banyak waktu me time? | yourhumandesign.ch

Meskipun terdengar sederhana, hal ini layak dipertanyakan karena ternyata kaum Adam bisa menikmati lebih banyak waktu luang setiap pekannya dibanding wanita. Rata-rata, wanita hanya punya waktu 38 jam sepekan untuk bersantai. Sedangkan pria punya waktu 43 jam.

Tugas tak berbayar

Dalam masalah ini, wanita biasa mengerjakan lebih banyak tugas tak berbayar seperti pekerjaan rumah tangga dan merawat anak. Sementara pria, bisa menghabiskan lebih banyak waktu untuk hobi, rekreasi, atau bersosialisasi, dan sama sekali tidak membantu pekerjaan rumah tangga.

Terlebih jika sudah berumah tangga, wanita biasa mengerjakan lebih banyak tugas tak berbayar. | fatherhood.org

Apalagi, seorang ibu yang punya anak di bawah usia 15 tahun, dia akan semakin kehilangan banyak waktu me time ketimbang wanita lain yang belum atau tidak berkeluarga. Kira-kira, hanya punya waktu luang 14 jam per minggu.

Namun, hal menyedihkan seperti itu sama sekali tak berlaku bagi pria yang sudah menjadi ayah. Mereka, secara konsisten tetap memiliki lebih banyak waktu luang daripada istrinya dan wanita lain pada umumnya, tak peduli berapa pun usia dan jumlah anak mereka.

Sebagai dasar kebijakan baru

Dengan mengetahui kesenjangan me time antara pria dan wanita yang begitu timpang ini, semoga kita semua bisa lebih menghargai isu-isu kesetaraan gender di tingkat masyarakat, serta lebih sadar akan banyaknya faktor yang berpengaruh dalam keharmonisan hidup berumah tangga.

Sebenarnya, ada banyak faktor yang mempengaruhi keharmonisan hidup berumah tangga. | framepool.com

Kesenjangan ini juga bisa dijadikan sebagai dasar kebijakan-kebijakan. Misalnya, perusahaan memberlakukan aturan-aturan baru di lingkungan kerja dimana karyawan pria didorong untuk terlibat dalam banyak pekerjaan tak berbayar, layaknya tugas-tugas yang biasa dilakukan wanita.

Kesetaraan waktu luang atau me time bagi wanita (khususnya yang sudah berumah tangga) memang layak diperjuangkan. Sebab, percaya atau tidak, terlalu banyak melakukan pekerjaan rumah ternyata juga bisa mengurangi kemungkinan wanita untuk tetap sehat di usia senja.

Jadi kaum Adam di mana pun kalian berada, bantulah pekerjaan pasangan kalian agar saat tua nanti bisa tetap sehat. Dengan membagi tugas bersama atau mencari bantuan pihak ketiga, misalnya.

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *