Tunangan Tiba-tiba Lupa Ingatan 3 Bulan Sebelum Pernikahan, Pria Ini Rela Menunggu dan Merawatnya Selama 8 Tahun

Perjuangan cinta yang sangat menginspirasi meski menyayat hati..

Segala jenis cobaan dan ujian bisa datang kapan saja, menguji kesetiaan dalam sebuah hubungan. Tidak hanya saat masa pacaran, cobaan dalam hubungan juga bisa terjadi sampai ke jenjang pernikahan. Hal tersebutlah yang dialami oleh sepasang kekasih di Jepang.

Kisah ini bermula saat pasangan yang sedang dimadu cinta tersebut, Hisashi Nishizawa dan Mai Nakahara memutuskan untuk membawa hubungan mereka ke jenjang pernikahan di awal tahun 2007 yang lalu.

3 bulan sebelum pernikahan kehilangan ingatan (japanbullet.com)

Segala kebutuhan menjelang pesta pernikahan tengah di persiapkan, kedua pasangan sejoli ini pun tidak sabar menanti momen indah pernikahan mereka. Namun malang, 3 bulan sebelum pernikahan, tepatnya di akhir tahun 2006, Mai calon mempelai wanita mengalami penyakit misterius.

Mai sering teriak-teriak di malam hari, dan daya ingatnya kian hari semakin menurun. Hingga ia mulai lupa dengan anggota keluarganya, terlebih dengan calon suaminya. Karena calon mempelai wanita kehilangan ingatan, Nishizawa akhirnya memutuskan untuk mengundurkan pernikahannya sembari menunggu calon istri mengingatnya kembali.

Nishizawa rela merawat dan menunggu Mai sang calon istrinya selama 8 tahun

Nishizawa terpaksa harus menunda pernikahannya sampai sang calon istri kembali pulih dan bisa mengenalnya kembali. Sebenarnya pihak keluarga Mai sudah melakukan berbagai pengobatan agar putri tercintanya sembuh dari penyakit langkanya tersebut.

Saat dilakukan perawatan di rumah sakit di Rumah Sakit Universitas Okayaman untuk evaluasi lebih lanjut, Mai didiagnosa mengidap penyakit ensefalitis reseptor Anti-NMDA. Kondisi tersebut dilaporkan menyerang sistem kekebalan tubuh, perlindungan tubuh dari bakteri, bahkan menyerang fungsi otak sehingga menganggu daya ingat Mai.

Nishizawa setia merawat Mai (liputan6.com)

Selama penantian kesembuhan kekasihnya, Nishizawa selalu menemani dan dengan sabar merawatnya. Padahal, Nishizawa sempat ditawari orang tuanya untuk mencari wanita lain yang tidak kalah cantik dari Mai. Namun Nishizawa menolaknya dan memilih menunggu Mai sampai daya ingatnya pulih kembali.

Hampir 8 tahun Nishizawa setia merawat dan menemani Mai yang tergolek lemah. Kondisinya memprihatinkan, pandangannya kosong, dan dia tidak mengenal siapapun termasuk Nishizawa sang kekasih yang setiap saat mendampinginya.

Momen kembali pulihnya ingatan Mai

Pada tahun 2011, kondisi Mai mulai membaik. Ia pun mulai bisa mengekpresikan perasaannya dan menuliskan namanya dengan huruf kanji. Melihat perkembangan yang cukup positif, pihak keluarga pun memutuskan untuk memulangkan Mai dan melakukan rawat jalan.

Setelah pulang, hari demi hari, minggu demi minggu Mai mulai mengingat kembali kenangan-kenangan di rumahnya. Ia juga mengenal anggota keluarganya. Namun sayang, Mai belum juga mampu mengingat Nishizawa, padahal setiap saat ia selalu ada di sampingnya.

Album kenangan yang memulihkan ingatan Mai (japanbullet.com)

Bahkan, dalam sebuah momen Mai sempat menanyakan kepada pihak keluarganya tentang siapa Nishizawa, dan kenapa kenapa orang asing itu selalu ada di sampingnya. Meskipun terdengar menyakitkan bagi Nishizawa, namun hal itu tidak membuat cinta dan harapan Nisizhawa kepada Mai luntur.

Hingga pada suatu ketika Nishizawa membawakan album foto yang pernah dibuat untuk pernikahan mereka yang dibuat 5 tahun silam. Dalam album foto tersebut tertulis acara pernikahan mereka tanggal 11 Maret 2007. Saat melihat album foto tersebut, Mai pun mulai meneteskan air mata dan ia mulai mengenal siapa orang asing yang selama ini selalu ada di sampingnya.

Setelah 8 tahun penantian, Nishizawa dan Mai akhirnya menikah

Seiring berjalannya waktu, kondisi fisik maupun ingatan Mai kian membaik. Meskipun tidak langsung jatuh cinta lagi kepada Nishizawa, namun Mai harus mengenal Nishizawa dari awal lagi. Hingga Nishizawa berhasil membuat Mai jatuh cinta lagi kepadanya.

Momen pernikahan yang ditunggu selama 8 tahun (japanbullet.com)

Juni 2014, Hisashi Nishizawa kembali mengajak Mai Nakahara untuk menikah, dan Desember 2014 kedua pasangan ini pun berhasil melakukan pesta pernikahan yang sudah donanti-nanti selama 8 tahun ini.

Pernikahan kedua sejoli ini berhasil membuat simpati banyak orang. Bahkan saat pesta pernikahan dilakukan, beberapa perawat rumah sakit dan dokter yang pernah merawatnya merasa terharu dengan perjuangan Nishizawa.

Tidak ada yang sia-sia dalam perjuangan cinta sejati (japanbullet.com)

Kisah perjalanan cinta yang sangat menginspirasi banyak orang. Bahkan kisah mereka ini telah dijadikan sebuah film yang baru saja rilis di tahun 2017 berjudul “The 8-Year Engagement”.

Written by Aulawi (Aw)

Aulawi (Aw)

Salah Seorang yang Meyakini Lucinta Luna Itu Perempuan Tulen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *