Love Bombing, Tren Kencan Romantis yang Bahayanya Bisa Bikin Nangis

Hati-hati ya, love bombing dan ketulusan sulit dibedakan

Setiap orang -utamanya cewek- pasti mendambakan sebuah kencan romantis bersama orang tercinta, apalagi jika itu adalah kencan pertama. Berjalan-jalan di taman berdua sambil bergandengan tangan, bercerita tentang kisah hidup masing-masing dan juga menikmati es krim bersama di bawah pohon nan rindang. Ah, romantis sekali bukan?

Tren kencan love bombing (beausian.com)

Berkencan menjadi salah satu cara paling efektif untuk semakin melekatkan hubungan. Tapi kamu perlu waspada dan hati-hati dengan berbagai tren kencan yang sedang marak terjadi. Jika kamu terus-menerus dihujani perhatian dan kasih sayang di awal kemudian si dia berbalik 180 derajat, artinya kamu sudah jadi korban kencan Love Bombing.

Apa itu Love Bombing?

Love bombing merupakan sebuah istilah yang merujuk pada upaya mempengaruhi seseorang dengan luapan perhatian dan juga kasih sayang, baik untuk tujuan positif maupun negatif. Dalam hubungan cinta, tren ini dilakukan untuk memanipulasi perasaan pasangan dengan cara menghujaninya dengan berbagai perhatian bahkan dimulai saat pertama kali berkencan. Jangan senang dulu, love bombing ini digunakan justru untuk mengendalikan seseorang.

Love bombing bekerja dengan memanipulasi perasaan (recipesforbeautyandfun.com)

Seorang psikiater, Dale Ancher mengatakan bahwa love bombing biasa terjadi ketika dua insan sedang dimabuk asmara. Kemudian salah satunya akan mencoba memenuhi “hasrat” pasangan dengan memberikan kasih sayang, hadiah-hadiah, perhatian hingga janji-janji masa depan. Prosesnya sangat cepat hingga korban tak sadar sudah tergila-gila dengan pelaku love bombing.

Antara ketulusan dan love bombing susah dibedakan

Saat korban sudah benar-benar tergila-gila, dia tak akan sempat atau bahkan mampu membedakan apakah dirinya sedang di manipulasi atau memang pasangannya tulus melakukan semua itu. Apalagi jika komunikasi sangat intens dilakukan, baik melalui telepon ataupun pesan singkat. Ini akan semakin membuat korban bergantung pada pasangannya hingga seringkali jadi terlalu narsis.

Antara ketulusan dan love bombing susah dibedakan (vinovisit.com)

Namun sayangnya perasaan bahagia ini tak akan bertahan lama. Setelah korban mulai sibuk dan menunjukkan sikap yang kurang perhatian kepada pasangannya, maka si pelaku akan mulai menunjukkan wajah aslinya dengan sikap yang berubah drastis.

Awalnya romantis, tapi diakhir bikin nangis

Meskipun antara ketulusan dan juga love bombing sulit dibedakan, keduanya memiliki perbedaan yang cukup jelas. Dale mengatakan, jika perlakuan kasih sayang kamu kamu terima terus-menerus berlanjut tanpa batas waktu, tindakan berjalan sesuai dengan kata-katanya, serta tidak adanya perubahan perilaku, maka ini adalah ketulusan yang harus kamu percaya.

Awalnya romantis, akhirnya bikin nangis (autumnretrospect.files.wordpress.com)

Di sisi lain, jika ada perubahan secara mendadak dari rasa sayang menjadi suka mengendalikan atau sering marah kepada pasangan. Serta seringnya menuntut hal-hal yang tak masuk akal, mungkin ini adalah pertanda adanya love bombing. Karena pelaku hanya ingin memanfaatkan kamu dan juga mengaturmu menjadi seperti yang dia mau. Ketika kamu menolak, dia akan makin menyiksamu.

Setelah menyadari love bombing ini, ada baiknya kamu segera memikirkan kembali tentang hubungan tersebut. Karena jika terus dipaksakan, bukan tidak mungkin kamu yang akan terluka akhirnya. Dale juga menyarankan, hubungan yang sehat itu terjalin secara perlahan-lahan. Pasangan juga harus menjaga “persahabatan” meskipun mereka dalam hubungan cinta. Selain itu, hubungan yang baik adalah yang melibatkan teman serta keluarga di dalamnya.

Jadi, kamu pernah kena love bombing? Yuk bagikan ceritamu di kolom komentar.

Bagaimana Menurutmu?

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Ketika Seorang Wanita Harus Meninggalkan Pria yang Paling Dia Cinta

Buat Kamu Pendaki Gunung Abal-Abal, Ini Loh Alasan Kamu Ga Boleh Petik Edelweiss Sembarangan