5 TPS Kreatif yang Bikin Warga Semangat Nyoblos di Pilkada 2018

Kalau panitianya kreatif seperti ini, pemilih yang golput bisa semakin berkurang

Gelaran pemilihan kepala daerah (pilkada) 2018 yang berlangsung pada hari Rabu, 27 Juni 2018 kemarin menyisakan sejumlah hal yang menarik. Selain kabar tentang siapa saja kandidat yang meraih perolehan suara terbanyak, ada juga kisah unik dari berbagai tempat pemungutan suara (TPS).

Untuk menarik minat warga agar tidak golput dan turut berperan dalam pesta demokrasi ini, sejumlah panitia pilkada setempat di beberapa daerah sengaja membuat tema-tema tertentu yang diaplikasikan di TPS-nya. Berikut ini beberapa diantaranya.

1. TPS dengan kawalan superhero

Merasa aman karena TPS dijaga oleh superhero (liputan6.com)

Superhero menjaga perdamaian dunia mungkin sudah sering kita saksikan di film-film. Tapi kalau superhero macam Batman, Iron Man dan Captain America mengawal coblosan pilkada? Itu hanya bisa ditemui di TPS 20, 21, dan 22 di RW 8 Kelurahan Cigadung, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung. Berkat kehadiran tiga pahlawan bertopeng itulah warga setempat jadi kian antusias mengikuti proses pemungutan suara sembari asyik berfoto bersama.

2. Petugas dari alam gaib

Berani nyoblos di TPS ini? (@RadioElshinta)

Di RW 3 RT 7 Gunung Brintik, Kelurahan Randusari, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, TPS-nya yang ada di pemakaman Bergota memilih tema horor sebagai cara untuk tampil beda. Mulai dari dekorasi beraura seram hingga kompaknya petugas dengan dandanan ala makhluk dari alam gaib. Ngeri-ngeri sedap!

3. Serba bambu

Dekorasi serba anyaman bambu (Merdeka.com)

TPS 6, Sawah Kulon, Pasawahan, Purwakarta memilih untuk mengonsep tempat pencoblosan dengan berbagai ornamen yang terbuat dari bambu, khususnya anyaman bambu. Unik, kan?

4. TPS atau tempat resepsi pernikahan nih?

Mungkin panitia sekalian ingin mengingatkan pemilih jomblo untuk segera naik ke pelaminan (liputan6.com)

Selain mengenakan pakaian adat Bugis-Makassar, TPS 01 RW 01 Tidung Mariolo, Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Makassar mendekor tempat pemungutan suara seperti layaknya sebuah acara resepsi pernikahan. Hmmm.. sekalian menggelar acara nikah massal boleh juga tuh nampaknya.

5. Pengganti tinta

Pakai tinta kunyit sudah menjadi tradisi dua kampung di Cirebon (liputan6.com)

Berbeda dari yang sudah disebutkan di atas, TPS di Kampung Bendakerep dan TPS 26 di Kampung Lebakngok Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon tampil unik dengan mengganti tinta pemilu dengan sari kunyit. Rupanya, hal ini memang telah menjadi tradisi di kedua kampung tersebut.

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *