7 Tips yang Harus Kamu Lakukan untuk Menghindarkan Anak dari Penculikan

Karena mengajari anak untuk jangan berbicara dengan orang asing saja tidak cukup

302
SHARES

Semakin maraknya aksi penculikan anak-anak belakangan ini, tentu saja menjadi keresahan tersendiri. Terutama bagi para orang tua, yang karena alasan pekerjaan dan kesibukan lain, terpaksa tidak bisa menjaga buah hati mereka sepanjang hari. Karena itu, usaha terbaik harus terus dilakukan.

Memberi pesan kepada anak-anak untuk jangan berbicara dengan orang asing bukanlah jaminan keselamatan, karena kadang para pelaku aksi penculikan justru berasal dari kerabat dekat atau ‘orang dalam’. Bahkan sering, anak-anak tidak perlu dibohongi agar menuruti apa yang pelaku inginkan.

Karenanya, kamu sebagai orang tua perlu mengajarkan beberapa hal lagi untuk memastikan keselamatan mereka. Di bawah ini ada tujuh pelajaran paling penting yang harus kamu ajarkan kepada buah hati untuk menyelamatkan hidup mereka.

Pelajaran #1

Ajarkan kepada anak, bahwa jika ada orang asing yang mencoba mengajaknya pergi secara halus maupun dengan paksaan, maka dia boleh memukul, berteriak, dan atau membuat keributan.

Bersikap keras kepada orang asing adalah hal yang perlu diajarkan kepada anak. (kravmaga-canarias.es)

Pelajaran #2

Ajarkan kepada anak, bahwa jika dia tersesat atau merasa tidak aman, maka cari, datangi, dan minta bantuanlah kepada ibu-ibu yang sedang bersama anaknya. Karena sering terjadi, polisi atau penjaga toko yang baik pun tidak mau membantu anak yang kehilangan orang tuanya.

Meminta bantuan ibu-ibu yang sedang bersama anaknya merupakan jalan terbaik yang harus dilakukan anak ketika tersesat. (mordecaionclover.com)

Pelajaran #3

Ajarkan kepada anak, bahwa jika ada seseorang yang mengikutinya dengan mobil, maka dia harus berlari ke arah yang berlawanan. Cara ini akan memberinya waktu beberapa menit untuk melarikan diri selama mobil berbalik.

Anak-anak yang sering berjalan kaki tanpa ditemani orang tua sangat berpotensi menjadi target penculikan. (dawndanko.com)

Pelajaran #4

Ajarkan kepada anak untuk tidak diam saja ketika seseorang memberinya isyarat atau bahasa tubuh tertentu. Ketika hal seperti itu terjadi, ajarkan kepadanya untuk segera memberitahumu.

Biasakan anak untuk jangan pernah mau percaya dengan isyarat atau bahasa tubuh orang asing. (flickr.com)

Pelajaran #5

Jangan sampai ada nama anakmu pada gantungan tas, jepit rambut, kotak makan, atau pun barang-barang miliknya yang mudah terlihat. Karena jika ada orang asing yang tahu, maka kemungkinan besar anakmu akan mudah mempercayai semua ucapannya.

Jangan biarkan orang asing mengetahui nama anakmu dengan mudah. (etsy.com)

Pelajaran #6

Buatlah kode rahasia antara kamu dan anakmu. Ajari dia untuk menggunakannya ketika jauh dari kamu atau merasa tidak aman. Ketika mendengar kode itu, maka kamu harus segera mendatangi dia.

Buat kode rahasia yang hanya kamu dan anakmu yang mengetahuinya. (playbuzz.com)

Pelajaran #7

Berapa kali kamu melihat anakmu mencoba menghindari pelukan seseorang dan justru berlari melewatinya? Anak-anak sering memiliki tantrum baik yang kadang tidak kita sadari. Untuk hal ini, ajarkan pada anakmu untuk langsung berteriak keras ketika ada seseorang yang menganggunya.

Dengan terbiasa berteriak ketika merasa terganggu, maka anakmu akan langsung menjadi perhatian dan itu sangat baik untuk keselamatannya. (grabworthty.com)

Silahkan pelajari, pahami, dan ajarkan ketujuh hal di atas, kemudian share kepada teman dan kerabat dekat yang pasti membutuhkan.

302
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."