Nasehat untuk Kamu, yang Sudah Terlalu Lelah Di-PHP dan Merasa Tertipu

Besok lagi, jangan seperti itu ya!

Jujur deh, kamu pasti bosan kan menerima harapan palsu terus dan di saat yang bersamaan, tidak ada satu pun yang memberi kepastian?

Baca juga : Kenali Beda ‘Suka’ dan ‘Cinta’ Biar Nggak Salah Sangka dan Merasa di PHP

Nasehat ini dibuat bukan untuk menakut-nakuti atau pun meruntuhkan harapan indahmu bersamanya. Namun justru sebaliknya, nasehat ini sangat berguna untuk mengeluarkanmu dari jeratan PHP (Pemberi Harapan Palsu) yang kemungkinan besar tidak akan membuatmu bahagia itu.

Sakit kan di-PHP terus? – pexels.com

Silahkan catat dan praktekkan sekarang juga, kemudian share pada teman yang kamu yakin sekali kalau dia juga sama-sama sedang menderita oleh kasus yang sama.

1. Jangan terlalu cepat GR

Faktanya, mayoritas korban PHP adalah mereka yang mudah sekali GR (Gede Rasa) saat diperlakukan istimewa dan akhirnya langsung jatuh cinta. Padahal bisa jadi, dia yang mengistimewakan kamu itu juga melakukannya pada yang lain untuk tujuan tertentu.

Karena itu, jangan terlalu cepat GR ya! – pexels.com

Akhirnya, kamu yang terlanjur GR hanya bisa sakit hati ketika melihat momen-momen memilukan dimana dia sedang asyik mengistimewakan orang lain, sama persis seperti yang dia lakukan padamu.

2. Perhatikan cara dia berkomunikasi

Tidak selalu, tapi menerima chatting dengan gaya tulisan yang terlalu manis dan lebay adalah salah satu tanda awal kalau kamu akan di-PHP. Selanjutnya saat bertatap muka, perhatikan intonasi dan nada berbicara, gestur tubuh, serta tatapan matanya.

Perhatikan juga bagaimana dia berkomunikasi denganmu. – pexels.com

Karena kalau kamu cukup jeli, kelihatan kok mana yang memang hobi PHP dan mana yang benar-benar ingin mencintaimu setulus hati.

3. Serius = berusaha

Cinta yang tulus itu tidak akan pernah didapat dengan mudah, butuh perjuangan untuk menghadapi rintangan di mana-mana. Karena itu, ada baiknya kamu menguji dia yang sedang mendekatimu. Jangan terlalu mudah menerima, namun juga jangan terlalu jual mahal di depannya.

Kalau memang serius, dia pasti akan terus mengejarmu kok. – pexels.com

4. Memberi kebaikan ≠ memberi harapan

Ini penting, karena orang yang sedang jatuh cinta cenderung mati rasa dan buta pada kenyataan. Jadi garis bawahi bahwa, kebaikan yang kamu terima dari seseorang itu tidak selalu berarti dia memberi harapan. Bisa jadi, dia memang punya sifat selalu berperilaku baik pada semua orang.

Tapi hati-hati, kebaikan yang dia berikan tidak selalu berarti memberimu harapan. – pexels.com

5. Jangan berharap terlalu besar

Sebenarnya, kamu mudah kok terhindar dari jebakan PHP kalau kamu selalu memberi kesempatan logika untuk mengendalikan hidupmu. Karena memang, cinta adalah perasaan dari hati yang harus di-logika-kan.

Makanya, berharaplah sewajarnya, agar kamu terhindar dari bencana kekecewaan. – pexels.com

Untuk itu berharaplah sewajarnya, jangan terlalu berlebihan. Kalau harapanmu sudah sampai di ubun-ubun dan ternyata gagal kesampaian bagaimana? Dengan berharap sewajarnya, sebenarnya kamu sudah mengantisipasi bencana bernama kekecewaan.

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: “Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal.”

Lagu Mirasantika Rhoma dan Narkoba Ridho Roma. Dua Hal Berbeda dari Satu Keluarga

Nyatanya Posisi Tidur Bisa Menentukan Kepribadian, Kamu Termasuk yang Mana?