Tidak Terlalu Muda Maupun Terlalu Tua, Inilah Usia Ideal Untuk Memiliki Anak

Inilah usia emas kehamilan pertama..

Memiliki buah hati merupakan impian setiap pasangan suami istri. Terlebih bagi pasangan muda yang baru saja menikah, tentu harapan mereka selanjutnya dari hubungan mereka ialah dikaruniai buah hati sebagai kesempurnaan kebahagiaan rumah tangga.

Kebahagiaan memiliki buah hati (nakita.id)

Namun persoalannya, memiliki anak tidak sesederhana yang dibayangkan. Harus ada kematangan fisik dan mental dari calon orang tua sebelu benar-benar memutuskan menjadi ibu atau ayah. Nah, kematangan fisik dan mental tentu tidak terlepas dari faktor usia, artinya alangkah lebih baiknya jika usiamu tidak terlalu dini saat memiliki anak nanti.

Resiko memiliki anak di usia terlalu dini

Melahirkan di usia yang terlalu dini tidak hanya berbahaya bagi keselamatan bayinya, namun juga membahayakan keselamatan sang ibu saat proses melahirkan. Selain itu, saat kamu memiliki anak di usia yang belum matang, emosi kamu belum stabil. Hal ini akan mempengaruhi kondisi kamu saat mengasuh buah hati.

Usia terlalu dini kondisi fisik dan psikis belum siap untuk hamil (cloudinary.com)

Resiko yang paling sering terjadi karena hamil di usia muda ialah, terjadinya kelahiran janin yang prematur, janin mengalami keguguran akibat rahim sang ibu yang belum siap sehingga pertumbuhan janin tidak normal, sampai tingkat stres dan depresi yang sering terjadi kepada ibu muda akibat kondisi psikis yang belum matang.

Resiko memiliki anak di usia lanjut

Tidak hanya hamil di usia muda yang berbahaya, hamil di usia lanjut juga memiliki dampak tersendiri, baik bagi sang ibu maupun sang bayi. Dampak yang sering terjadi akibat memiliki anak di usia lanjut ialah seringnya terjadi kelainan kromosom pada bayi, sang ibu rentan terkena diabetes gestational, serta kemungkinan besar proses melahirkan harus dibantu dengan operasi sesar.

Memiliki anak di usia lanjut juga bahaya bagi ibu dan bayi saat proses melahirkan (kapanlagi.com)

Menurut penelitian, produksi sel telur bagi wanita di usia 30 sampai 40 mengalami penurunan. Hal tersebut juga akan mempengaruhi proses perkembangan janin apabila ia mengalami kehamilan.

Jadi, berapa usia ideal untuk memiliki anak?

Menurut  Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN), menyarankan usia 20-21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki, sebagai batas usia pernikahan yang ideal. Artinya, antara usia 21 sampai 27, merupakan masa terbaik untuk memiliki anak pertama.

Usia ideal untuk memiliki anak yang dikeromendasikan oleh BNN ialah antara 20 sampai 27 tahun (pexels.com)

Hal ini juga akan berpengaruh jika kamu berencana memiliki anak lebih dari satu, yakni jarak kelahiran antara anak yang satu dan anak yang lain tidak terlalu dekat dan juga tidak terlalu jauh. Pada fase usia 20 sampai 27, bisa dikatakan seseorang sudah mulai menginjak usia dewasa matang. Baik secara fisik maupun psikis, ia sudah siap untuk menjadi orang tua.

Itulah gambaran usia ideal untuk memiliki anak. Kesimpulannya, agar kamu bisa menyaksikan cucu-cucumu kelak, maka jangan memiliki anak terlalu tua. Namun jika kamu ingin memiliki anak yang sehat dengan pertumbuhan fisik dan psikis yang baik, jangan memiliki anak terlalu dini, intinya yang sedang-sedang saja.

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amin Aulawi (Aw)

Amin Aulawi (Aw)

Salah Seorang yang Meyakini Lucinta Luna Itu Perempuan Tulen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *