Tidak Semua Orang yang Datang Membawa Bahagia, Terkadang Mereka Sengaja Dihadirkan Untuk Menyakiti Hati Kita

Yang harus kamu lakukan adalah bersabar…

Tidak ada kehidupan yang jalannya mulus-mulus saja, pun lurus datar tanpa adanya gelombang. Setidaknya satu dua rintangan akan selalu ada dalam setiap langkah, misalnya saja sikap tidak menyenangkan orang lain yang kita terima. Iya, di dunia ini akan selalu ada orang yang datang dan pergi dalam hidup. Sayangnya yang mereka bawa tidak melulu bahagia. Terkadang mereka sengaja dikirim Tuhan untuk menyakiti hati kita serta menjadi sandungan dalam langkah.

Terkadang ada yang datang untuk sengaja menyakiti (thoughtcatalog.files.wordpress.com)

Mungkin sudah banyak sekali orang yang datang kemudian pergi menyisakan luka hati. Dan setiap kali sakit hati, bermacam usaha dan susah payah dilakukan agar bisa kembali bangkit berdiri. Menyebalkan memang, apalagi jika yang menyakiti justru bertingkah sebagai korban. Menghadapi seseorang yang pernah menyakiti memang tidak mudah bahkan bisa menimbulkan luka lama.

Rasa tidak nyaman terkadang juga datang ketika berhadapan dengan mereka yang menimbulkan luka. Tapi mau apa lagi? Begitulah hidup. Kamu hanya harus bersabar dan menikmati setiap prosesnya. Kamu tidak akan pernah tau apa yang Tuhan siapkan di masa depan. Pun apa alasan mengapa Tuhan mengirimkan seseorang hanya untuk menyakiti hati, semuanya misteri.

Nikmati setiap prosesnya (thesociallit.com)

Satu hal yang harus selalu kamu ingat adalah, jangan membenci secara berlebihan. Kamu tak akan pernah tau jika suatu saat posisinya terbalik, kamu sebagai pihak yang menyakiti misalnya. Jangan sampai apa yang kamu lakukan sekarang justru menjadi bumerang untuk dirimu sendiri di masa depan. Selalu berbuat baiklah kepada siapapun, termasuk kepadanya yang pernah melukis luka di hati.

Berbuat baiklah tanpa menunggu balasan, hiduplah dengan sebaik-baiknya hidup tanpa pernah menyalahkan. Jadikan bahagia sebagai pilihan yang harus kamu ambil serta jalani. Tak perlu membandingkan diri apalagi melakukan sesuatu yang bisa melukai orang lain. Kamu pasti paham kan seperti apa rasanya hati yang terluka?

Kamu berhak bahagia (buzzle.com)

Kamu berhak bahagia tanpa harus menunggu orang lain membawakan kebahagiaan untukmu. Jadikan pengalaman sebagai pelajaran agar tak mudah dilukai oleh mereka yang datang dan pergi. Bersabarlah dan selalu percaya ada maksud Tuhan mengirimkan “luka” padamu.

Tetaplah bahagia meski disakiti, yakin dan percaya ada hikmah yang akan kamu dapatkan esok hari. Bersyukurlah dengan apa yang kamu miliki, karena sejatinya itulah kebahagiaan yang hakiki. Bersenang-senanglah meski bertemu orang yang sengaja dikirim Tuhan untuk “menguji” kita. Semoga harimu menyenangkan!

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *