Kalau Sudah Tak Saling Percaya, Mengapa Tak Putus Saja?

Ketimbang sakit hati tiap hari, ya nggak?

Kalau kamu ditanya seberapa besar rasa percaya mampu mempertahankan hubungan, kamu mau menjawab apa? Memang, percaya pada pasangan adalah masalah klasik yang tak pernah usang, sama klasiknya dengan kamu yang mungkin masih saja menyimpan rasa curiga pada pasanganmu. Kalau begitu, lantas seberapa besar kamu memberi kepercayaan pada pasanganmu itu?

Baca juga : Yang Aku Tangisi Dari Sebuah Perpisahan Bukanlah Kepergianmu, Tapi Runtuhnya Impian yang Sudah Aku Bangun

Seberapa besar kamu percaya pada pasanganmu? | hellogiggles.com

Curiga karena pengalaman

Selalu, ada banyak alasan mengapa seseorang tak pernah bisa lepas dari mencurigai pasangan. Salah satunya, adalah pengalaman yang pernah dia alami di masa lalu. Pengalaman diselingkuhi, menjadi orang ketiga, juga perasaan takut melihat teman-temannya pernah diselingkuhi atau terpaksa menjadi orang ketiga. Kalau sudah begitu, mengapa kamu harus terus percaya pada pasanganmu?

Pengalaman pahit adalah salah satu alasan mengapa seseorang sulit untuk kembali percaya pada pasangan. | vebma.com

Kalau jawabannya karena kamu benar-benar masih sayang dia, terus mau sampai kapan rasa curiga dan tak percaya itu dipelihara? Karena asal kamu tahu, curiga dan tak percaya yang terus dipelihara bukan hanya akan menyakiti dirimu sendiri, namun perlahan juga bisa menghancurkan hubunganmu.

Waspada boleh, namun jangan kebablasan. Kalau kamu memilih untuk terus menjadi seperti detektif yang hobi curiga dan tak percaya itu, lebih baik sudahi saja. Daripada terus-terusan hanya menambah beban hidup dan sakit hati, kamu bisa apa?

Kepercayaan dan kebahagiaan hubungan

Bahwa semua orang ingin menjalani hubungan yang bahagia, itu pasti. Hanya saja, yang menjadi masalah adalah bagaimana cara kamu menjalani hubungan itu. Yang paling mendasar, apakah kamu bisa saling mencintai dan menaruh rasa percaya pada pasanganmu? Dan meskipun kadar bahagia setiap pasangan berbeda-beda, namun dengan adanya kedua hal itu bahagia sudah pasti menyertai.

Dengan saling mencintai dan saling percaya, pasangan mana pun punya kesempatan besar untuk bahagia. | playbuzz.com

Memangnya, sebesar apa sih pengaruh kepercayaan pada pasangan terhadap kebahagiaan sebuah hubungan? Jawabannya sangat besar, sama besarnya dengan keinginanmu untuk menjalani hidup yang bahagia bersama pasangan. Gampangnya seperti ini, kalau kamu tidak bisa percaya dengan pasanganmu, itu sama artinya kamu sudah tidak punya keinginan lagi untuk bahagia bersamanya!

Pada titik ini, kamu hanya punya dua pilihan. Pertama, kamu belajar untuk percaya dan mencintai pasanganmu dengan sepenuh hati, atau yang kedua, silahkan makan rasa curigamu itu sendiri dan tak perlu menemui pasanganmu lagi.

Putus? Iya.. itu maksud saya.

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

Sebenarnya, Move On Tak Selalu Tentang Mencari yang Baru. Tapi…..

Efek Bahaya Dari Obat Batuk Sachetan yang Kini Digunakan Untuk Mabuk Para Remaja