Tidak Disangka, Ternyata Orang yang Suka Berkata Kasar Atau Kotor Merupakan Tanda Orang Cerdas

Berkata kasar tanda cerdas, menurutmu?

Mungkin selama ini kita menganggap jika orang yang suka berkata kotor, jorok, kasar, dan suka mengumpat, merupakan orang yang memiliki latar belakang sosial dan pendidikan rendah.

Baca juga : Cowok Dengan 6 Kebiasaan Ini Sungguh Tak Pantas Kamu Pertahankan, Lebih Baik Segera Tinggalkan!

Banyak yang beranggapan jika berkata kasar atau kotor merupakan tanda orang berstatus sosial dan pendidikan rendah (kapanlagi.com)

Bahkan mungkin diantara kita ada yang masih menganggap, jika orang yang suka berkata kotor atau kasar sebagai dari tanda orang bodoh.

Berkata kasar dan jorok sebagai tanda orang memiliki IQ tinggi

Disaat masih banyak orang yang percaya jika kata-kata yang keluar dari mulut merupakan cerminan kualitas diri, sebuah penelitian yang dilakukan tim peneliti University of Rochester, New York, Amerika Serikat, mendapatkan fakta yang mencengangkan.

Suka mengumpat sebagai tanda IQ tinggi (esquire.co.id)

Penelitian yang melibatkan 1000 orang responden ini, meneliti perilaku seseorang dalam kaitannya dengan kecerdasan intelektualnya. Hasilnya, partisipan yang memiliki kecerdasan tinggi ternyata lebih sering mengatakan umpatan dan mengucapkan sumpah serapah.

Kok bisa yah, padahal di Indonesia mereka yang berkata jorok, kasar, dan suka mengumpat identik dengan orang berpendidikan rendah? Inilah penjelasan dari tim peneliti.

Mereka lebih banyak menguasai perbendaharaan kata

Tim peneliti menemukan, mereka yang suka mengumpat ternyata memiliki perbendaharaan kata jauh lebih banyak dibandingkan mereka yang jarang mengumpat atau berkata kasar. Perbendaharaan kata yang tersimpan dalam memori otak si pengumpat ternyata juga memperkaya wawasan, pemahaman, dan baiknya kinerja otak dalam menyimpan kata-kata.

Mereka lebih kaya perbendaharaan kata (liputan6.com)

Menurut ahli psikolog, Kristin dan Timothy Jay, yang pernah dimuat dalam jurnal Languange Sciences, menjelaskan jika mereka yang memiliki kecerdasan lebih tinggi mampu menggunakan kemampuan verbalnya serta memahami makna konten kotor dan menggunakannya dengan tepat waktu.

Mereka mampu mengaktualisasikan diri

Meskipun terlihat sebagai tindakan yang kurang baik, namun orang yang suka mengumpat dalam hal aktualisasi diri lebih baik dibandingkan orang yang tidak melakukannya.  Mereka yang suka mengumpat dinilai memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi.

Mereka mampu mengaktualisasikan diri (dokterangka.com)

Selain itu, mereka juga dapat memahami emosi serta mengungkapkan secara langsung apa yang mereka rasakan. Dalam hal ini ia berhasil mengaktualisasikan dirinya dengan cara mengumpat.

Banyak pejabat yang sering berkata kasar (jakartagreater.com)

Bagaimana, mungkin menurut kamu penelitian ini tidak masuk akal. Namun meskipun demikian memang kita tidak bisa dengan mudah menjudge orang lain bodoh hanya sering mengumpat. Nyatanya banyak anggota dewan, pejabat, dan para advokat yang suka mengumpat.

 

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amin Aulawi (Aw)

Amin Aulawi (Aw)

Penikmat Dunia, Perindu Surga,

Demi Kelahiran Si Buah Hati, Seorang Ibu Harus Merasakan Sakit yang Setara dengan Patah 20 Tulang Sekaligus

Faktanya, Orang Sarkastik Justru Bisa Jadi Teman Paling Menyenangkan. Ini Buktinya!