Siapa Bilang Tertawa Indikasi Bahagia? Kalau Berlebihan Justru Perbesar Resiko Kematian!

Awas, jangan berlebihan kalau ketawa!

Kata orang-orang sih tertawa itu tanda bahagia. Padahal anggapan ini nggak sepenuhnya benar. Memang, orang-orang yang sedang merasakan bahagia ataupun melihat hal-hal lucu yang membuat perasaan lebih baik, mengekspresikannya dengan tertawa. Padahal tak sekedar bikin bahagia, tertawa juga bisa merenggut nyawa.

Nggak percaya?

Tertawa bisa merenggut nyawa (sites.psu.edu)

Tertawa dapat meracuni jantung

Mungkin kamu pernah melihat atau membaca sesuatu yang sangat lucu hingga membuatmu tertawa terpingkal-pingkal. Bahkan tertawa semacam ini sangat sulit dihentikan dan membuat perut terasa sedikit kaku. Jika sudah begini, kamu wajib waspada. Saat tertawa, otak akan melepaskan hormon kimia adrenalin, yang apabila kadarnya terlalu banyak bisa meracuni jantung.

Tertawa dapat meracuni jantung (huffpost.com)

Kondisi emosi yang begitu kuat, entah itu emosi positif maupun negatif nyatanya bisa mempengaruhi kondisi kesehatan jantungmu. Tertawa yang berlebihan bisa menyebabkan detak irama jantung yang abnormal, dan hal ini memiliki efek yang mematikan.

Menurut profesor bidang neurologi di Harvard Medical School, Dr. Martin Samuels, efek dari perasaan yang sangat ekstrim bisa mengaktifkan bagian otak yang dapat bepengaruh pada pernapasan hingga menyebabkan kematian. Perasaan ekstrim ini bisa jadi sedih lalu menangis dan bahagia lalu tertawa.

Kematian biasanya disebabkan oleh sesak nafas atau gagal jantung. Dalam beberapa kasus, korban telah tertawa sepanjang malam dan kemudian meninggal pada saat itu atau keesokan paginya.

Sudah ada korban meninggal akibat tertawa

Pada abad ke tiga sebelum masehi, ada kegembiraan yang berakibat fatal pada seorang filsuf Yunani, Chrysippus. Chrysippus harus meregang nyawa setelah tertawa terpingkal-pingkal karena melihat keledainya mabuk setelah diberi wine. Akibat tertawanya yang berlebihan ini, sang filsuf justru meninggal.

Sudah ada korban meninggal akibat tertawa (2ch.hk)

Ada pula kasus serupa pada 24 Maret 1975. Alex Mitchell meninggal karena tertawa saat menonton tayangan komedi The Goodies. Setelah tertawa sekitar 25 menit, Alex berhenti tertawa dan kemudian merosot ke sofa terkena serangan jantung.

Kamu yang punya asma juga harus berhati-hati saat tertawa. Tertawa hanya akan memicu serangan asma yang akan membuat penderitanya pingsan. Efek tertawa berlebihan ini juga akan menyebabkan pneumotoraks, yaitu penimbunan udara pada dinding pleura yang dapat memicu pengempisan paru-paru. Kamu mungkin akan collapse atau pingsan di tempat.

Menyebabkan penyakit hernia

Bahkan, tertawa secara berlebihan bisa membuatmu terkena penyakit hernia. Selama tertawa, perut akan menimbulkan kontraksi otot dan akan menyebabkan tekanan pada dinding perut lebih kuat. Akibatnya, usus juga akan berpengaruh tertekan dan menonjol pada bagian bawah perut. Hal tersebutlah yang dinamakan hernia.

Menyebabkan penyakit hernia (independent.co.uk)

Mungkin beberapa orang akan baik-baik saja hidup bersama penyakit hernia, tapi efek selanjutnya justru akan membuatmu sulit tertawa. Saat tertawa, ada kemungkinan komplikasi yang akan terjadi. Fatalnya, akan mengakibatkan kematian karena kurangnya pasokan darah ke usus.

Meskipun terdengar sangat mengerikan, tertawa juga membawa manfaat positif bagi tubuh. Sebut saja memperkuat sistem kekebalan tubuh, meningkatkan aliran darah dan asupan oksigen, hingga membantu mengontrol gula darah. Asal jangan berlebihan saat tertawa, kamu akan baik-baik saja.

Bagaimana Menurutmu?

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Konon Inilah Ciri Fisik Wanita yang Sudah Tidak Perawan Lagi

Katanya Sih Listrik Indonesia Jadi yang Paling Mahal di Dunia. Bener Nggak?