Ternyata Suka “Ngobrol” Bareng Hewan Peliharaan Itu Tanda Kecerdasan Sosial yang Tinggi Loh.

Kalau kamu suka ngobrol sendiri sama binatang peliharaanmu, kamu termasuk orang yang cerdas!

Bagi penggemar hewan peliharaan seperti anjing, kucing, atau burung, mengajak hewan peliharaan ngobrol merupakan hal yang lazim. Namun siapa sangka, kebiasaan yang terlihat aneh ini justru menandakan jika seseorang itu memiliki kecerdasan sosial yang tinggi.

Ngobrol sama hewan peliharaan itu lazim, bodoh, atau gila?

Meskipun terlihat seperti orang gila, namun ngobrol dengan hewan peliharaan merupakan sebuah kelaziman dari setiap manusia. Bahkan hal ini bisa terjadi pada semua umur, baik anak-anak, dewasa, maupun orang tua.

Kalo liat orang lagi ngobrol sama hewan peliharaan kaya otang gila yah (cdn2.tstatic.net)

Jadi tidak usah merasa aneh jika suatu saat kamu melihat orang yang asyik sedang ngobrol dengan hewan peliharaan. Bahkan lebih dari itu, manusia juga bisa bercanda dengan hewan peliharaan, dalam komunikasi antara manusia dan hewan seakan-akan ada pesan yang tersampaikan antara keduanya, yang membuat manusia bisa menterjemahkan pesan yang dimaksud hewan.

Ngobrol dengan hewan peliharaan tanda seseorang itu memiliki kecerdasan sosial

Menurut pakar kesehatan yang ahli di bidang perilaku, Profesor Nicholas Epley mengatakan jika manusia yang suka ngobrol dengan hewan merupakan tanda jika seseorang itu memiliki kecerdasan yang tinggi. Manusia yang menyukai ngobrol dengan hewan dikarenakan kemampuan seseorang untuk mengenali dan mengkarakteristikkan wajah orang lain atau hewan. Hal demikian kemudian dikenal di dunia medis dengan istilah antropomorfisme.

Orang yang suka ngobrol dengan hewan ternyata pertanda dia cerdas (she.id)

Karena manusia merupakan makhluk sosial, maka kebutuhan berinteraksi dengan sosial merupakan hal yang sangat mendasar. Orang yang memiliki kecerdasan tinggi akan selalu merasa tidak puas dengan relasi yang dialami dengan sesama manusia, ia merasa kurang puas jika hidupnya hanya berinteraksi dengan manusia.

Hal tersebutlah yang kemudian mendorong seseorang untuk berinteraksi dengan hewan peliharaan. Dorongan dalam otak untuk meluaskan relasi sosial ke hewan inilah yang disebut sebagai kemampuan antropomorfisme.

Kemampuan menjalin relasi dengan jangkauan yang luas yaitu tidak hanya sama manusia merupakan bukti kecerdasan seseorang (hellosehat.com)

Semakin tinggi kecerdasan seseorang maka semakin lebar relasi dengan sosialnya, baik dengan sesama manusia ataupun dengan hewan peliharaan. Kebiasaan ngobrol dengan hewan peliharaan juga sebagai simbol seseorang memiliki simpati, empati, kasih sayang, dan perhatian yang tinggi terhadap lingkungannya. Inilah elemen kecerdasan sosial itu. Jadi kalau ada orang yang kasar dengan hewan peliharaan, pertanda orang itu bodoh!

Ngobrol dengan hewan peliharaan dapat mengobati bad mood

Mungkin kamu yang memiliki hewan peliharaan pernah curhat sama hewan kesayanganmu itu? Santai saja, itu bukan ganguan kejiwaan kok. Justru itu merupakan kemampuan otak kamu yang cerdas sehingga bisa berinteraksi dengan hewan.

Kalo lagi bad mood curhat saja sama hewan peliharaan guys (vemale.com)

Ngobrol dengan hewan juga ternyata bisa mengurangi bad mood loh, jadi kalau kamu lagi galau habis bertengkar dengan gebetan, coba ajak hewan peliharaanmu ngobrol maka bad mood mu akan hilang.

Hanya orang bodoh yang tidak menyayangi binatang (polka.id)

Jadi ngobrol dengan hewan ternyata bukan perbuatan bodoh bukan? Justru perbuatan bodoh yang sebenarnya ialah mereka yang kasar terhadap hewan, dan suka menyakiti hewan.

Bagaimana Menurutmu?

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Amin Aulawi (Aw)

Amin Aulawi (Aw)

Penikmat Dunia, Perindu Surga,

Jangan Memulai Sebuah Hubungan Jika Kamu Ragu Bisa Mempertahankan

Pasangan LDR Ini Memilih Menikah Secara Online, Sah Nggak Sih?