Tentang Menyusui di Muka Umum yang Dianggap Mencederai Nilai dan Norma Sosial

Fungsional atau seksual?

Menyusui di tempat umum belakangan ini menjadi kontroversi di masyarakat. Kontroversi ini pertama muncul ketika putri Presiden Kyrgyzstan, Aliya Shagieva mengunggah foto menyusui di Instagram.

Shagieva sudah memiliki anak di usianya yang masih 20 tahun. Selama hamil, Shagieva cenderung menutup diri dari media sosial. Tapi menjelang hari kelahiran, Shagieva mengunggah foto baby bump yang mengundang kecaman dari netizen. Dalam foto tersebut ia terlihat menggunakan setelan pakaian dalam berwarna hitam dan perut yang membuncit.

Menyusui di muka umum (todaysparent.com)

Belum reda dari hujatan, Shagieva kembali mengunggah foto sedang menyusui bayinya. Sontak hal ini menjadi perbincangan dan berkembang menjadi sebuah kontroversi. Banyak yang menganggap menyusui di muka umum telah mencederai nilai dan norma sosial dalam masyarakat.

Proses alami pemberian ASI pada bayi ini dinilai mengandung unsur seksualitas tinggi dan juga nilai amoral. Padahal jika ditilik lagi, proses menyusui sebenarnya menjadi kebutuhan primer bagi para bayi. Dan lagi, sebenarya payudara menjadi salah satu organ tubuh yang memiliki fungsi biologis yaitu untuk memenuhi tumbuh kembang anak manusia.

Namun, dilihat dari kasus Aliya Shagieva, kenapa netizen begitu mengecam menyusui di muka umum?

Kyrgyzstan memiliki benturan budaya yang berbeda-beda

Jika kamu belum tau, Kyrgyzstan merupakan negara yang terletak di antara Rusia (Eropa Timur), China (Asia Timur), dan Afghanistan (Timur Tengah). Kamu pasti bisa membayangkan budaya macam apa yang bercampur di Kyrgyzstan. Bukti nyata adalah masyarakatnya yang memiliki kulit bercak khas Eropa dan hidung mancung seperti orang Timur Tengah.

Aliya Shagieva (brilio.net)

Hampir sama seperti Indonesia, di Kyrgyzstan mayoritas penduduknya yaitu sebesar 75% memeluk agama Islam. Tentu budaya tak bisa dilepaskan dari mayoritas agama disana. Karena dalam Islam, wanita dianjurkan untuk menutup aurat, tentu hal ini berpengaruh pada respon netizen terhadap foto Shagieva. Apalagi dia dibesarkan dalam lingkungan keluarga Islam konservatif.

Bagi Shagieva, kontroversi ini terjadi di masyarakat yang terlalu mengaitkan bagian tubuh wanita dengan seksualitas

Dalam wawancaranya bersama BBC, Shagieva menyatakan bahwa apa yang diunggahnya bukanlah konten sensual. Menurut Shagieva, sebagian payudaranya yang terlihat merupakan alat yang fungsional yaitu untuk memberikan asupan kepada bayinya yang baru lahir.

Bagi Shagieva, kontroversi ini terjadi di masyarakat yang terlalu mengaitkan bagian tubuh wanita dengan seksualitas (baq.kz)

Lagipula, wanita menyusui bayi merupakan naluri alami yang sudah terjadi sejak jaman dulu kala. Dan hal ini sama sekali tak ada kaitannya dengan sensualitas. Sehingga foto yang Shagieva unggah lebih mengarah ke fungsional bukan seksual.

Tak hanya di Kyrgyzstan, kontroversi ini juga terjadi di seluruh dunia

Faktanya kontroversi ini juga terjadi di seluruh dunia. Sebut saja ketika majalah Time memilih foto wanita menyusui sebagai sampul, patung menyusui Angelina Jolie, pidato Michelle Obama soal menyusui dan masih banyak lagi. Apalagi muncul anggapan bahwa menyusui di ruang terbuka, ruang publik tanpa nursing cover termasuk tindakan yang memalukan dan menjijikan.

Tak hanya di Kyrgyzstan, kontroversi ini juga terjadi di seluruh dunia (contentful.com)

Padahal menyusui merupakan fase alami yang luar biasa. Fase mengagumkan dimana hanya ada emosi antara ibu dan anak. Sama sekali tak ada unsur seksualitas di dalamnya, apalagi dianggap sebagai aksi yang sengaja dilakukan untuk mencederai norma sosial. Rasanya, pikiran ini terlalu jauh.

Sekali lagi, mau dianggap sebagai seksualitas atau fungsional itu tergantung penilaian masing-masing individu. Padahal menjadi hal yang lumrah bagi ibu-ibu yang hendak menyusui bayinya di muka umum, apalagi jika itu keadaan darurat. Yang salah justru orang-orang tak bertanggungjawab yang kemudian memanfaatkan hal tersebut untuk berpikiran yang tidak-tidak. Jadi, apa pendapatmu?

Bagaimana Menurutmu?

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Malaysia Kembali berulah, Tim Sepak Takraw Putri Indonesia Pilih Walk Out Karena Berulang Kali Dicurangi Wasit

Bendera Kita Sama dengan Monaco, Sebenarnya Gimana Sih Sejarahnya?