4 Pertanyaan yang Seharusnya Tak Kamu Ajukan Pada Teman yang Baru Menikah

Apapun alasannya, jangan tanyakan sekian hal ini padanya

Bagi seorang single, pertanyaan “kapan nikah?” membutuhkan jawaban yang tidak sederhana. Bukan sekedar candaan atau bahan basa-basi, meski sepele pertanyaan tersebut bisa memiliki dampak besar bagi yang mendengarnya. Misalnya merasa minder, tertekan, tak percaya diri hingga depresi.

Pertanyaan kepada teman yang telah menikah (kelascinta.com)

Oleh karena itu bersikap bijak dalam bertanya sudah seharusnya diterapkan. Apalagi di usia dewasa, dimana tak semua hal bisa menjadi bahan pertanyaan. Bahkan kepada seorang teman sekalipun ada batasan yang tak boleh dilanggar, misalnya dengan pengantin baru.

Kamu boleh ikut bahagia dengan pernikahan temanmu itu. Tapi ketahui, jangan sampai menanyakan beberapa hal berikut ini kepadanya. Meski hanya bercanda, efeknya bisa berbahaya!

“Nikahmu yang bayarin siapa sih? Mewah gitu pasti habisnya banyak banget ya?”

Kepada siapapun itu, perkara biaya memang menjadi hal sensitif untuk dibicarakan. Apalagi dengan teman yang baru menikah. Bahkan pertanyaan macam ini sangat mengganggu privasi. Bayangkan saja, mengurus kebutuhan dan pengeluaran untuk acara saja sudah sangat memusingkan. Tak masuk akal jika kamu kembali membahasnya.

Nikah pakai biaya siapa? (Make Money Personal)

Lebih baik doakan saja yang terbaik baginya. Berikan suntikan semangat agar dia bisa menjalani kehidupan awal rumah tangga dengan bahagia. Daripada tanya-tanya soal biaya, hanya akan merusak hubungan pertemanan kalian.

“Kamu mau diajak ngontrak? Nggak malu gitu? Mending langsung beli rumah sendiri”

Pasangan mana sih yang tak mau punya rumah sendiri di awal pernikahan? Semua jelas ingin. Hanya saja beberapa orang membutuhkan proses panjang agar bisa punya hunian sendiri. Apalagi sekarang ini harga rumah semakin melambung tinggi, pun tidak semua pasangan siap dengan dana besar di awal rumah tangga.

Nggak malu diajak ngontrak? (hellogiggles.com)

Sembari menabung dan mengumpulkan pundi-pundi rupiah, tinggal di kontrakan menjadi salah satu pilihan. Mengapa malu? Berusaha bersama dari bawah menuju atas itu romantis kok. Hubungan bisa semakin erat dan kuat. Pertanyaan macam ini hanya akan membuat si penanya terlihat ‘sombong’. Jadi, jangan sampai kamu dicap demikian ya.

“Kalau gaji kalian cuma segini, gimana ngatur finansial rumah tangga?”

Permasalahan finansial pasti ada dalam setiap rumah tangga. Entah mereka bergaji besar atau tidak, semua memiliki problem masing-masing. Mulai dari tabungan bersama, pembagian gaji, kebutuhan rumah tangga, hingga keperluan pribadi menjadi hal yang rentan menjadi perdebatan.

Gaji segini gimana atur finansial rumah tangga (fthmb.tqn.com)

Tentu, semua permasalahan tersebut menjadi sebuah privasi yang tak mungkin diumbar ke orang lain. Sangat tidak etis menanyakannya kepada temanmu yang baru menikah. Karena itu bukan ranah yang perlu kamu jamah, bukan urusanmu untuk tau semuanya. Lebih baik semangati dia agar mampu melewati setiap problem yang datang di awal kehidupan.

“Kamu nggak mau nunda anak kan? Buruan aja punya anak biar rumah kalian ramai”

Sama halnya dengan finansial, perihal keturunan juga sebenarnya sensitif untuk ditanyakan. Banyak pasangan yang ingin segera punya momongan, tapi ada juga yang ingin menunda sembari mempersiapkan keuangan. Apalagi anak adalah titipan yang tak tau kapan Tuhan akan memberikan.

Nunda punya anak nggak? (bustle.com)

Pertanyaan ini sepertinya senada dengan “kapan punya anak?”. Bagi pasangan yang belum dikaruniai keturunan, kalimat tersebut sangat menyinggung perasaan. Tak etis untuk ditanyakan atau di bahas agar jadi bahan obrolan.

Itulah beberapa pertanyaan yang TIDAK seharusnya ditanyakan pada teman yang baru menikah. Sedekat apapun kalian, jangan sampai hubungan pertemanan rusak hanya karena kamu menyinggung privasinya. Hargai saja dan terus doakan yang terbaik baginya. Berikan saja suntikan semangat daripada mengorek yang tak perlu kamu tau.

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *