Terlepas dari Alasan-Alasan, Tawuran Adalah Cara Terbaik untuk Menyuramkan Masa Depan

Mari, hilangkan mindset ‘selesaikan masalah dengan tawuran’ sejak dini

Masih ingat tawuran di flyover Pasar Rebo Jakarta tepat pada Hari Valentine, 14 Februari lalu yang mengakibatkan tewasnya tiga pelajar belia? Atau baru-baru ini, dua anak didik harus mati sia-sia saat ambil bagian dalam tawuran di Manggarai, Jakarta pada tanggal 5 Maret lalu?

Baca juga : Mengenal Temon Holic, Fans Joget Unik Dangdut Koplo yang Populer di Kalangan Remaja

Apapun alasannya, tawuran memang memilukan.

Apapun alasannya, tawuran hanya akan merusak masa depan pelakunya. (youtube.com)

Maka pertanyaannya, mengapa harus tawuran?

Bagi kita yang tidak melakukan, pasti akan mengatakan kalau tawuran itu benar-benar tidak berguna, bukti ketidakdewasaan, dan jelas merusak masa depan. Tapi bagi mereka yang terjun langsung ke medan perang, akan menganggapnya sebagai cara untuk memperjuangkan harga diri.

Meskipun terjadi masalah yang menyangkut harga diri seseorang atau pun kelompok, tawuran bukanlah cara terbaik untuk menyelesaikan. (kumparan.com)

Benar, harga diri memang harus atau bahkan wajib dipertahankan. Tapi tidak dengan aksi tawuran. Karena perkelahian massal yang juga sering terjadi di berbagai daerah itu, bisa mengakibatkan luka parah, cacat permanen, hingga kehilangan satu-satunya nyawa.

Dampak buruk yang begitu kompleks

Dengan resiko yang sebegitu mengerikan, tawuran tentu menjadi persoalan serius yang harus segera ditanggulangi bersama. Karena bukan hanya para pelakunya saja, dampak buruk tawuran juga harus ditanggung oleh keluarga, masyarakat sekitar, bahkan negara.

Bukan hanya para pelaku, aksi tawuran juga berdampak buruk bagi keluarga, masyarakat, dan juga negara. (jawapos.com)

Berapa banyak keluarga yang menangis dan trauma melihat perilaku buruk anaknya? Berapa banyak kerugian yang harus ditanggung masyarakat dan negara karena rusaknya barang pribadi maupun fasilitas umum? Jawabannya sangat banyak, dan tak terhitung jumlahnya.

Masa depan yang sudah pasti suram

Dari semua kerugian, hancurnya masa depan pelaku tawuran adalah dampak buruk yang paling disayangkan. Mereka yang luka parah, mereka yang cacat permanen, mau tidak mau harus rela masa depannya suram, jauh dari apa yang sebelumnya mereka harapkan.

Selain luka dan catat permanen, tawuran juga sangat mungkin menghancurkan masa depan, hingga kematian. (beritasatu.com)

Luka parah dan cacat permanen tentu akan menghadirkan penyesalan mendalam yang harus dibawa seumur hidup. Itu kalau masih bisa selamat, bagaimana kalau luka dan cacat itu langsung mengantarkan mereka pada kematian?

Jadi mari, hilangkan mindset ‘selesaikan masalah dengan tawuran’ sejak dini. Bukan hanya kamu yang masih pelajar, tapi siapa saja yang masih mau memperjuangkan masa depan. Karena apapun alasannya, tawuran adalah cara terbaik untuk menyuramkan masa depan.

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

Tidak Melulu Soal Ugal-ugalan, Anak Motor Touring Juga Memiliki Karakter yang Patut Diacungi Jempol

7 Tips yang Harus Kamu Lakukan untuk Menghindarkan Anak dari Penculikan