Tanpa Kamu Sadari, Inilah “Perbuatan Kriminal” yang Ada Dalam Hubungan Pacaran

Hati-hati, kamu bisa masuk bui akibat pacarmu loh!

Mungkin beberapa bulan terakhir kita menyaksikan bagaimana para pejabat, tokoh politik, publik figur, sampai para artis kerap kali melakukan pelaporan kepada pihak yang berwenang dengan berbagai persoalan.

Mungkin sebagian kamu akan bertanya, kok sepertinya gampang banget main lapor malapor yah? Yah, itulah konsekusensi kita berada di negara hukum. Persoalan kecil saja bisa mengantarkan kita ke meja hijau.

Masyarakat lebih dekat degan hukum lebih suka lapor melapor (kompasiana.com)

Bahkan mungkin tanpa disadari kamu pernah menjadi pelaku pelanggar hukum atau mungkin juga korbannya. Sebab ternyata pelanggaran hukum bisa saja terjadi dimana saja, kapan saja, dan kepada siapa saja. Termasuk pelanggaran hukum yang terjadi dalam hubungan pacaran. Mau tahu perbuatan melanggar hukum apa di dalam hubungan pacaran?

Perbuatan tidak menyenangkan terhadap pacar, Pasal 335 ayat 1 KUHP

Perbuatan tidak menyenangkan dalam pacaran bisa kena pasal (optidaily.com)

Buat kamu yang suka marah-marah sama pacar, suka nuduh pacar selingkuh padahal cuma main sama teman, hati-hati loh. Jika pacarmu merasa perbuatanmu merupakan perbuatan yang tidak menyenangkan, kamu bisa dituntut dengan pasal 335 ayat 1 tentang tindakan yang tidak menyenangkan.

Tindakan mengancam atau mengintimidasi pasangan, Pasal 368 ayat (1) KUHP

Mungkin sebagian cewek ada yang suka mengancam-ancam kepada cowoknya. Jika tidak mau mengantar ke salon maka ia minta putus. Atau jika si cowok tidak menuruti kemauan si cewek, maka mengancam akan tidak mau menghubungi si cowok lagi, sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

Hati-hati buat yang suka mengancam atau mengintimidasi pacar (kelascinta.com)

Hal tersebut merupakan bentuk intimidasi yang bisa terkena pasal loh, menurut hukum undang-undang, intimidasi dalam pasal 368 ayat 1 ialah “perbuatan menakut-nakuti atau mengancam orang lain, baik individu, kelompok, atau institusi.

Ancaman itu diucapkan dalam keadaan yang sedemikian rupa, sehingga dapat menimbulkan kesan pada orang yang diancam, bahkan yang diancamkan itu benar-benar akan dapat merugikan kebebasan pribadinya.

Kamu suka menolak pacarmu saat mau mengeluarkan pendapat? Kamu bisa mendapat tuduhan melanggar UUD 1945 pasal 28E ayat (3)

Sejatinya dalam hubungan harus ada saling tukar pendapat guna memutuskan sesuatu persoalan. Sebab tukar pendapat akan membuat hubungan semakin harmonis. Namun jika ada pasangan yang mendominasi hubungan dengan selalu menolak pendapat pacarnya, atau menolak sang pacar yang hendak memberikan pendapat, maka itu sudah masuk kepada pelanggaran hak berpendapat.

Melarang pacar mengungkapkan pendapat merupakan tindakan melanggar hukum (happifyourworld.com)

Dalam UUD 1945 pasal 28E ayat 3, disebutkan jika “Setiap orang berhak atas kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat”. Selain itu, Kemerdekaan mengemukakan pendapat merupakan sebagian dari hak asasi manusia.

Artinya, jika kamu melarang pacarmu untuk mengutarakan pendapatnya, maka kamu termasuk melanggar UUD 45 dan Hak Asasi Manusia.

Suka memaksa kepoin isi pesan di hp pacar? Kamu bisa kena undang-undang hak privasi loh

Ini nih buat kamu yang suka maksa-maksa mengetahui privasi pasangan, baik itu isi pesan di hp ataupun tentang rahasia pribadi sang pacar. Awas loh, kalau pacarmu sampai tidak terima kamu bisa djerat pasal 28G ayat (1) UUD NRI 1945.

Suka kepo? Awas melanggak hak privasi (yukepo.com)

Tidak cukup disitu, jika kamu memaksa melihat isi pesan hp atau memaksa minta sandi media sosial pacar, kamu juga bisa terjerat Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008, tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, yang menjamin hak privasi seseorang dalam kaitannya berteknologi.

Awas dalam pacaran rentan terjadi pelecehan seksual. Kamu bisa dijerat pasal 289 sampai dengan Pasal 296 KUHP

Nih buat para cowok yang kadang tangannya “nakal”, awas loh kalo pacar kamu sampai tidak terima, kamu bisa diseret ke meja hijau atas tuduhan pelecehan seksual. Bahkan tidak hanya perbuatan, pelecehan seksual juga bisa berupa kata-kata.

Biasanya pacaran rawan terjadi pelecehan seksual (intisari.id)

Jika kamu mengatakan kata yang vulgar, porno, atau mesum terhadap pasanganmu, dan pasanganmu tidak terima hal itu. Kamu bisa dituduh melanggar pasal 289 sampai 296 kitab undang-undang hukum pidana.

Jangan pernah mengumbar aib mantan, sebab itu bisa masuk pasal pencemaran nama baik.

Biasanya saat sudah putus, seseorang cenderung akan membicarakan keburukan sang mantan. Entah memang itu beneran atau memang dibuat-buat agar mantan terlihat buruk di mata orang lain.

Ngomongin mantan bisa masuk kedalam pencemaran nama baik loh (daihatsu.co.id)

Tindakan seperti ini jika sang mantan yang dikatain buruk tidak terima, bisa menimbulkan persoalan hukum loh. Salah satu pasal yang bisa menjerat ialah pasal Pasal 310 ayat (1) KUHP, tentang pencemaran nama baik. Jadi hati-hati ya guys kalo mau ngomongin keburukan mantan.

Itulah beberapa perbuatan melanggar hukum yang kadang kita temui di dalam sebuah hubungan pacaran. Bagaiamana, kamu pernah menjadi korban pelanggaran hukum diatas selama pacaran?

Bagaimana Menurutmu?

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Amin Aulawi (Aw)

Amin Aulawi (Aw)

Penikmat Dunia, Perindu Surga,

5 Alasan yang Bikin Lelaki Tertarik Untuk Poligami Meski Sudah Tahu Akan Menyakitkan Bagi Istri

Mengenal Tradisi Pencak Dor, Kesenian Adu Manusia yang Tak Kalah Ganas Dari MMA