Kalau Pacarmu Memang Belum Siap Nikah, Jangan Dipaksa. Nanti Hancur Semua

Jangan memaksakan egomu untuk segera menikah deh

1k
SHARES

Idealnya, pacaran yang serius itu harus berakhir ke pernikahan. Atau minimal, mau berencana ke arah sana. Masalahnya adalah, ada kalanya ketika kamu sudah siap untuk menaikkan level hubungan, pasanganmu justru tidak mau atau belum siap memikirkan hal yang sama.


Ketika kamu sudah siap menikah, pasanganmu tidak selalu punya pemikiran yang sama. – pexels.com

Tentu saja ini menjadi masalah serius, karena hampir mustahil kamu melangsungkan pernikahan dengan seseorang yang enggan melakukannya. Dan ketika hal itu terjadi, kamu pun tidak bisa memaksakan kehendak. Karena resikonya, hubungan yang sudah kamu bangun itu bisa hancur untuk selamanya.

Pahami alasan pasanganmu berpacaran

Lalu apa solusinya? Adalah dengan memahami pasanganmu. Atau lebih tepatnya, memahami apa tujuannya berpacaran denganmu. Apakah memang ingin membangun rumah tangga denganmu, atau hanya berpacaran karena tidak ingin jomblo saja.

Jadi sangat penting untuk memahami apa alasan pasanganmu berpacaran denganmu. – pexels.com

Buang jauh-jauh rencanamu menikah dengannya

Kedua alasan di atas benar-benar berbeda. Kalau dia berpacaran denganmu hanya karena malu disebut jomblo, maka mau tidak mau kamu harus membuang jauh-jauh rencana untuk menikah dengannya. Karena mau dipaksakan seperti apapun, percuma. Dia tidak akan mau melakukannya.

Mau dipaksa seperti apapun, kalau pasanganmu enggan menikah denganmu, percuma. – pexels.com

Pasangan bertipe seperti ini sangat mudah dikenali. Coba saja kamu ajak pasangamu ngobrol serius soal pernikahan beberapa kali. Kalau dia terus saja menghindar dengan berusaha mengganti topik atau justru marah, berarti dia memang tidak mau menikah denganmu.

Namun tunggu, kalau dia memang belum siap menikah

Di sisi lain, ada juga pasangan yang ingin menikah namun jelas-jelas belum siap melakukannya. Kalau pasanganmu bertipe seperti ini, yang harus kamu lakukan hanyalah sabar dan membantunya. Sabar menunggu dia berubah pikiran, dan membantunya agar cepat berubah pikiran.

Namun kalau masalahnya hanya karena dia belum siap, maka kamu harus sabar dan membantunya. – pexels.com

Sama seperti pasangan yang tidak mau menikah, pasangan yang belum siap menikah pun mempunyai tanda yang sama jelasnya. Yang pertama, masih sering melupakan tanggung jawab. Kalau pasanganmu belum bisa membedakan mana prioritas utama dan mana yang bukan, berarti dia adalah salah satunya.

Yang kedua, ketika kamu mengajak ngobrol serius soal pernikahan, dia hanya bisa menjawab “sabar ya..” tanpa berusaha membuka diri dan menawarkan solusi. Dia melakukan itu bukan karena tidak mau menikah denganmu, namun karena memang belum siap. Malu karena masih sering lalai dengan tanggung jawab adalah salah satu alasannya.

Jadi mau sebesar apapun niatmu untuk menikah, kamu juga harus mengimbanginya dengan berusaha memahami pasanganmu. Kalau sama-sama siap, kamu beruntung. Namun kalau ternyata skenarionya berbeda dari harapan, kamu harus segera mencari tahu alasannya.

1k
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."