Punya Pacar Cerdas Memang Anugerah, Tapi Bisa Juga Jadi Masalah. Mengapa?

Namun tetap saja orang cerdas memiliki pesona yang mustahil untuk diabaikan

Ada banyak kriteria yang biasa dipaparkan seseorang ketika mencari pasangan hidup. Selain dari sisi agama, kepribadian yang baik, latar belakang yang oke, perihal kecerdasan juga tak pernah dilupakan. Iya lah, siapa sih yang tak ingin punya pacar cerdas? Selain karena membanggakan, kecerdasan pasangan juga bisa menurun ke anak nantinya.

Namun setiap hal di dunia ini memang memiliki sisi hitam putih, tak terkecuali orang cerdas. Meski banyak manfaatnya, punya pacar cerdas juga bisa jadi sumber masalah. Loh? Berikut ini suka duka punya pacar cerdas. Kamu yang pernah pacaran sama juara olimpiade atau pacaran sama orang-orang jenius mungkin pernah merasakan sekian hal ini.

Wawasannya luas, ngobrol apa aja bisa nyambung

Ini sih salah satu kelebihan orang cerdas. Karena memang otaknya encer banget dan mudah menyerap segala hal, tak bisa dipungkiri mereka memiliki wawasan yang sangat luas. Manfaatnya untukmu, bicara tentang apapun dengannya selalu saja menyenangkan. Tak ada topik yang tak dia tau. Dia bisa nyambung di segala obrolan.

Wawasannya luas, ngobrol apa aja bisa nyambung (pinimg.com)

Meskipun topik yang dibicarakan tergolong baru, dia bisa dengan mudah mempelajari dan menyesuaikannya. Dia tau banyak hal bahkan sering memberikan informasi berharga untukmu. Pacaran dengannya tak akan pernah kehabisan bahan obrolan deh!

Cepat tanggap

Misalnya saja kamu meminta bantuan pasanganmu yang cerdas itu untuk melakukan sesuatu, maka kamu tak perlu menjelaskan panjang lebar. Dia mudah memahami dan cepat tanggap dengan apa yang harus dilakukan. Kamu bisa menaruh kepercayaan ketika minta tolong dia untuk melakukan sesuatu.

Cepat tanggap (salamkorea.com)

Seorang yang cerdas biasanya dapat diandalkan dalam segala urusan. Entah itu masalah pribadi atau terkait dengan orang lain. Kamu tak perlu khawatir karena dia berusaha agar tidak mengecewakan. Hasilnya? Beres!

Cepat tau jika kamu berbohong

Entah ini termasuk sisi positif atau negatif, tergantung kamu dalam menggolongkannya. Biasanya orang cerdas sangat kritis dengan suatu hal. Dia bisa cepat tau ada yang tidak beres ketika kamu memperlihatkan gelagat yang mencurigakan. Jika dia sudah bertanya, maka akan sulit bagimu untuk menghindar atau sekedar membuat alasan.

Cepat tau jika kamu berbohong (netdoctor.cdnds.net)

Orang yang cerdas selalu saja berpikir dari banyak sisi dan kemungkinan. Dia memiliki kemampuan untuk mengolah kata-kata sehingga lawan bicara merasa terpojok hingga akhirnya mau mengakui apa yang salah. Jadi, jangan coba-coba berbohong.

Lihai dalam menipu

Bukan berarti orang cerdas selalu menggunakan kemampuannya untuk menipu, bukan begitu. Mungkin hanya beberapa saja, namun perlu kamu waspadai. Orang yang cerdas tentu tau tentang banyak hal serta sering melihat sesuatu dari banyak kemungkinan, inilah kenapa dia mudah berbohong.

Lihai dalam menipu (static.independent.co.uk)

Biasanya ketika dia berbohong atau sedang berusaha menipumu, dia akan memberikan penjelasan-penjelasan yang masuk akal. Sangat sulit bagimu untuk mengetahui kebenarannya kecuali kamu benar-benar paham bagaimana dia. Jika tidak begitu, mungkin selama ini kamu telah ditipu olehnya?

Sulit membuatnya terkesan

Demi membuatnya senang, bahagia dan makin mencintaimu, biasanya kamu akan membuat berbagai macam kejutan, memberi hadiah atau sekedar melakukan hal-hal tertentu yang spesial. Namun jika kamu pacaran dengan orang cerdas, nampaknya akan sedikit sulit untuk membuatnya terkesan dengan apa yang kamu lakukan.

Sulit membuatnya terkesan (independent.co.uk)

Bukan tanpa alasan, orang cerdas biasanya tau banyak hal dan lebih bisa melakukan sesuatu dengan baik. Jadi, jika kamu tidak bisa melakukannya lebih baik dari yang dia lakukan maka mustahil dia akan terkesan.

Itulah beberapa suka duka punya pasangan cerdas. Namun buruk tidaknya tergantung bagaimana kamu menyikapinya. Jadi, lebih suka orang cerdas atau yang biasa aja nih?

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *