Mengintip Solidaritas Tanpa Batas Kaum Vespaist yang Legendaris

Mereka benar-benar memahami apa itu makna ‘Satu Vespa Sejuta Saudara’

Kamu punya motor Vespa? Kalau iya, pasti kamu setuju bahwa ada kebanggaan tersendiri ketika mengendarai motor legendaris nan antik ini di riuhnya motor-motor moderen. Namun ada satu hal lagi yang lebih membanggakan: solidaritas tanpa batas antar Vespaist!

scooterina.com
scooterina.com

Sebenarnya apaan sih Vespa itu?

Mari kita melihat ke belakang sebentar, karena tidak banyak yang tahu sejarah Vespa yang sebenarnya. Vespa adalah nama merek dari motor jenis skuter buatan perusahaan Italia, Piaggio. Dari sini saja, kita sudah melihat adanya pergeseran makna dari Vespa di Indonesia.

pinterest.com
pinterest.com

Ya, Vespa bukanlah jenis motor, melainkan salah satu motor jenis skuter. Selain Vespa, masih banyak kok motor lain yang berjenis serupa di pasaran. Salah kaprah ini sama persis dengan ketika orang awam (baca: Jawa) menyebut semua motor sebagai Honda, yang notabene merupakan nama dari produsen otomotif asal Jepang.

Pada awal kedatangannya di Indonesia, Vespa mempunyai saingan berat dari skuter Lambretta. Namun karena kalah pamor, Lambretta undur dari persaingan yang otomatis menjadikan Vespa sebagai motor skuter konvensional nomor satu di Indonesia hingga sekarang.

Penggemar fanatik yang menjamur di seluruh pelosok negeri

Desain Vespa yang begitu unik telah memikat hati masyarakat sejak lama dan memunculkan tren penggemar fanatik di seluruh pelosok negeri, mulai dari komutitas berskala desa, hingga klub-klub penggemar Vespa yang berpusat di kota-kota besar.

scooterina.com
scooterina.com

Selain segi visual yang futuristik, orang Indonesia terlanjur cinta mati dengan skuter yang juga dijuluki Piaggio Kodok (karena mirip mobil VW Kodok) ini karena Vespa merupakan alat transportasi yang sangat ekonomis. Dibanding motor bebek atau sport, harga standar Vespa jauh dibawah mereka dengan tetap menawarkan kualitas yang memadai.

Solidaritas Vespaist yang benar-benar tanpa batas

Para penggemar Vespa bukanlah orang-orang yang hanya mengikuti tren, atau mereka yang hanya berpikir ‘asal punya motor’. Meskipun dianggap minorotas, penggemar fanatik Vespa tetap tumbuh subur karena jiwa solidaritas yang tinggi di antara mereka.

scooterina.com
scooterina.com

Kaum Vespaist punyai slogan kramat berbunyi ‘Satu Vespa Sejuta Saudara’. Tentu maknanya sangat jelas, mereka menjadikan Vespa tidak hanya sebagai alat transportasi, namun juga sarana untuk meraup persaudaraan.

Kenal atau tidak, saling sapa antar para pengendara Vespa sudah menjadi tradisi yang tak perlu lagi diragukan. Mereka terlihat begitu kompak dan santun di jalan, membunyikan klakson atau sekadar melempar senyum ketika berpapasan dengan Vespaist lain.

Banyak kisah mengharukan yang pasti pernah dialami kaun Vespaist. Tentu kita tahu, memiliki sepeda motor antik seperti Vespa bukannya tanpa kendala. Salah satunya adalah mogok di jalan, meskipun itu juga tergantung pada perhatian dan perawatan yang dilakukan.

Di sinilah solidaritas Vespaist benar-benar terlihat. Ketika seorang pengendara Vespa berhenti di jalan karena mogok, maka pengendara Vespa lain yang melihat kejadian itu pasti akan langsung menghampiri dan membantu memperbaiki, tak peduli mereka belum saling kenal, tak peduli harus memutar arah beberapa kilometer. Karena pada dasarnya, mereka adalah saudara. Titik.

sediksi.com
sediksi.com

Rasa solidaritas dan kesetiakawanan para Vespaist yang luar biasa seperti itulah yang pantas kita tiru dan diacungi jempol. Berlandaskan kecintaan dan hobi yang sama, mereka seperti saling mengikat benang merah bernama keluarga yang sangat erat, yang mustahil diputus oleh riuhnya moderenisasi dan hingar bingar sepeda motor masa kini.

Dan percayalah, kaum Vespaist adalah raja jalanan untuk urusan solidaritas dan kekeluargaan. Siapa yang bisa menandingi? Tentu hanya mereka sendiri.

Be sociable, share!

motorexpertz.com
motorexpertz.com

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *