Sisi Gelap dari Spektakulernya Industri K-Pop yang Pasti Bikin Kamu Ngilu

Bisa dibilang, industri K-Pop adalah lingkaran prostitusi yang tertata rapi

Tahukah kamu, meriah dan gemerlapnya industri K-Pop yang kamu banggakan itu, yang sekarang jadi kiblat hiburan yang dipuja di seluruh dunia itu, dan yang nyaris tidak punya titik kelemahan itu, ternyata diam-diam punya sisi gelap yang hingga kini masih terselubung dan jarang diketahui banyak orang.

Di balik gemerlapnya industri K-Pop, ternyata tersimpan sisi gelap yang tak diketahui banyak orang. | kpopoutofthebox.wordpress.com

Ya, di balik penampilan memukau para girlband dan boyband yang glamor, elegan, dan bisa dibilang sempurna itu, ada fakta-fakta menyedihkan yang harus mereka tutupi. Memangnya, kengerian apa saja sih yang setengah mati harus mereka tutup-tutupi itu?

1. Latihan yang di luar batas kewajaran

Setiap hari, setiap idol K-Pop wajib menjalani latihan super berat layaknya pelatihan ala militer. Latihan yang berlangsung belasan jam per hari itu tidak hanya sebatas menyanyi dan menari, tapi juga mencakup kebugaran tubuh, modeling, dan juga akting. Mereka, melakukan itu selama bertahun-tahun!

Latihan seperti ini, harus dijalani idol K-Pop selama belasan jam setiap harinya. | crayondreams.wordpress.com

2. Diet ketat yang penuh penyiksaan

Setiap makanan dan minuman yang masuk ke tubuh mereka harus selalu di bawah pengawasan, tak terkecuali air putih. Dengan kata lain, menu dan jam makan mereka sudah ditetapkan oleh pihak manajemen yang menaungi, dan hukumnya wajib untuk dipatuhi. Jika melanggar, kontrak batal.

Jadwal diet SNSD, salah satu contoh betapa mengerikannya program diet idol-idol K-Pop. | thekoreandiet.com

Sebagai gambaran, sarapan mereka hanya sebatas biskuit rendah lemak, pisang, dan sayuran seperti selada. Pilihan menu lain? Tidak ada.

3. Kontrak yang tidak masuk akal

Han Geng, salah satu personel Super Junior, mengaku bahwa isi surat perjanjian kontrak di industri K-Pop sangat memberatkan para idol. Misalnya, latihan ekstra keras dan larangan mempunyai pacar. Itu, masih ditambah dengan kesepakatan bagi hasil profit yang lebih menguntungkan pihak agensi.

Sekali saja melanggar perjanjian kontrak, maka didepak dari manajemen adalah resikonya. | youtube.com

Sama seperti peraturan diet ketat, mereka juga akan didepak dari manajemen jika berani melanggar, meskipun hanya satu butir perjanjian.

4. Nol ruang privasi

Setiap hari selama 24 jam, paparazzi akan selalu mengikuti kemana pun para idol K-Pop pergi. Siapa pun mereka, entah itu yang masih hijau atau sudah senior, tidak ada yang bisa luput dari brutalitas media luar dan dalam negeri. Maka mau tidak mau, mereka harus mengucapkan good bye pada privasi.

Menjadi idol K-Pop berarti harus rela privasinya dilucuti. | dkpopnews.fooyoh.com

5. Teror penggemar gila

Dampak buruk dari popularitas adalah munculnya penggemar-penggemar tidak waras. Di dunia K-Pop pun sama. Di sana, ada kelompok penggemar bernama ‘Sasaeng Fans’, yang kalau diartikan secara harfiah berarti ‘penggemar privat’. Kelompok ini beranggotakan para wanita berusia 13-22 tahun yang sangat terobsesi dengan idol favorit mereka.

Beberapa ulah Sasaeng Fans di Korea Selatan yang benar-benar gila.| girl.fimela.com

Berbagai teror sering dilancarkan ‘Sasaeng Fans’ kepada idol mereka. Pernah, seorang fans mengirim surat berlumuran darah menstruasinya kepada Taecyeon, anggota 2PM. Lalu ada Yoochung JYJ yang pernah dikuntit oleh penggemarnya yang masuk lewat komplek parkiran apartemennya.

6. Lingkaran prostitusi

Di industri K-Pop, bakat, kerja keras, dan totalitas belum cukup untuk menembus label atau perusahaan hiburan, terutama idol wanita. Mereka, masih harus bersedia diajak kencan dengan para petinggi agensi atau investor, yang tidak jarang berakhir dengan hubungan di atas ranjang.

Ya, industri K-Pop adalah lingkaran prostitusi yang terselubung dan tertata dengan sangat rapi. | scribd.com

Bukti paling ketara adalah pelecehan seksual yang dialami Jang Ja-Yeon, aktris yang naik daun lewat drama populer Boys Before Flowers. Pada tahun 2009 silam, dia nekat bunuh diri karena dipaksa berhubungan intim dengan 31 pria! Tapi sayang, kasus memilukan itu akhirnya menguap begitu saja.

Nah, bagaimana perasaanmu sekarang? Setelah kamu tahu ternyata selama ini kamu mengidolakan orang-orang yang (mungkin) sering ‘dijamah’ berjamaah, masihkah kamu akan terus mengagung-agungkan para idol K-Pop yang mengagumkan, glamor, elegan, dan bisa dibilang sempurna itu?

Bagaimana Menurutmu?

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

Mati Muda Demi Indonesia, Inilah Deretan Pahlawan yang Gugur Sebelum Usia 40 Tahun

Inilah Gambaran Mengerikan Masyarakat Miskin Hong Kong, Dari Tinggal di Kandang Hingga Kamar Sebesar Peti Mati