Serba-Serbi Rendang, Makanan Asli Indonesia yang Kembali Dinobatkan Sebagai Makanan Terlezat di Dunia

Tak sekedar makanan, rendang punya banyak hal yang mungkin tak kamu ketahui

Inggris boleh jadi mempunyai armada laut yang legendaris, bekas negara jajahannya tersebar di mana-mana dan bahasanya pun digunakan sebagai bahasa internasional. Namun dari sekian ribu tahun keberadaannya, warisan kuliner Inggris yang dikenal secara luas ternyata mentok di Fish n Chips!

Baca juga : Nggak Cuma Neil Armstrong, 7 Orang Ini Mengklaim Pernah Injakkan Kaki di Bulan

Lain Inggris, lain pula dengan Indonesia. Meski negara ini juga pernah dijajah Inggris, tapi kita patut bersyukur karena khasanah perkulineran di Indonesia luar biasa kayanya. Salah satu yang paling membanggakan tentu saja rendang, makanan khas Sumatera Barat yang tak melulu berbahan dasar daging sapi, namun juga telur dan berbagai macam bahan lainnya.

Kembali diakui dunia

Kita tentu masih ingat betapa rendang berhasil masuk peringkat 11 makanan terlezat di dunia versi CNN Gos di tahun 2011 silam. Kali ini, melalui CNN Travel, rendang kembali menunjukkan kehebatannya (atau kelezatannya?) dengan naik ke urutan puncak dari 50 makanan terlezat di dunia. Uniknya, rendang tak sendiri. Ia ditemani nasi goreng di urutan kedua dan sate di urutan ke-14.

Rendang khas Malaysia beda dengan rendang Minang, Indonesia – flavorexplosions.com

Sebenarnya rendang tak hanya bisa dijumpai di Indonesia, namun juga di Malaysia. Bedanya, rendang khas Malaysia berbumbu kari, lebih kering, tidak berminyak, dan kerap disandingkan dengan nasi briyani. Wajar jika rendang juga ada di beberapa negara tetangga macam Malaysia dan Singapura, hal ini dikarenakan adanya faktor migrasi penduduk asli Minang yang merantau ke negeri-negeri tetangga.

Rendang punya banyak hal yang mungkin tak kamu ketahui

Rendang berasal dari kata marandang, yang berarti proses memasak untuk menghabiskan air. Itulah sebabnya rendang yang benar dan sesuai fitrahnya tidak basah oleh kuah meski dimasak dengan santan. Jangan salah, meski berbumbu nyaris sama, calon rendang yang dimasak dengan api kecil akan menghasilkan kari daging, sementara jika dimasak lebih lama tapi tidak sampai kering kuahnya, maka akan menjadi kalio daging. Berkat teknik memasak yang membutuhkan waktu lama itulah konon rendang bisa bertahan hingga 3 bulan tanpa dipanaskan. Inilah sebabnya rendang kerap dipercaya menjadi bekal para perantau Minang di zaman dahulu maupun orang-orang yang melakukan perjalanan haji.

Rendang – resepdanmasakan.com

Pada mulanya, rendang tak bisa disantap sembarang orang, karena hanya kaum bangsawan lah yang bisa menikmatinya. Tak heran jika makanan ini juga sarat dengan filosifi, misalkan saja dengan penggunaan dagiang (daging sapi) yang menjadi perlambang para pemimpin adat (Niniak Mamak), Karambia (kelapa) sebagai perlambang kaum intelektual (Cadiak Pandai), lado (cabai) sebagai lambang alim ulama, dan pemasak (bumbu) sebagai lambang keseluruhan masyarakat Minang.

Pada mulanya rendang hanya bisa dinikmati kaum bangsawan – andiberita.blogspot.com

Meski dikenal sebagai masakan asli Indonesia, namun rendang menyerap banyak pengaruh citarasa masakan India di dalamnya, termasuk dengan penggunaan berbagai rempah yang beraroma kuat. Makanan ini pun turut digemari masyarakat Eropa karena juga memiliki rasa khas Mediterania yang cocok di lidah mereka. Oleh karenanya, tak heran jika rendang pun sukses menjadi makanan terlezat di dunia!

Bagaimana Menurutmu?

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

Sering Digunakan di Sosial Media, Kata “UNCH” Ternyata Memiliki Arti Tak Terduga!

Menurut Data, Penduduk Indonesia Jadi yang Paling Malas Jalan Kaki di Dunia