Seperti Dendam, Rindu pun Harus Dibayar Tuntas

Untuk kamu, para pejuang LDR

1k
SHARES

Buat kamu yang gemar membaca buku, judul di atas mungkin terdengar familiar. Yak, betul, judul di atas merupakan kutipan dari sebuah buku berjudul serupa yang ditulis oleh Eka Kurniawan. Namun saya bukan sedang ingin membahas buku tersebut. Saya ingin membahas persoalan rindu yang bisa melanda siapa saja dan kapan saja, terutama bagi kamu yang menjalani hubungan jarak jauh (Long Distance Relationship – LDR).


Jika selama ini kita beranggapan bahwa persoalan dendam adalah hal yang harus dituntaskan agar tidak berlarut-larut menjadi kesumat, maka demikian pula halnya dengan urusan rindu. Rasa rindu muncul karena seseorang lama tak berjumpa, oleh karenanya, obatnya pun hanya satu: bertemu. Tapi bagaimana dengan kendala jarak yang ada? Bagaimana dengan persoalan waktu yang kadang jadi penghalang?

Rindu itu nikmat

pexels.com

Meski rindu kerap menyiksa, namun cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan menikmatinya. Mungkin terkesan aneh, tapi justru itulah jalan terbaik mengatasi perasaan rindu yang membuncah di dalam dada. Kalau tak percaya, coba saja kau tepis dan lawan kehadiran rindu di dalam dada. Maka niscaya akan semakin perih rasa rindu yang kau rasakan. Malah yang ada, kamu akan semakin tersiksa karena tak bisa segera bertemu dengannya. Maka, nikmati saja prosesnya.

Sampaikan pada si pemilik rindu

thera-link.com

Kamu mungkin belum bisa mendatangi si pemilik rindu, namun cobalah sampaikan padanya. Dengan mengatakan langsung, maka kamu bisa sedikit mengurangi beban rasa yang ada. Bukan tak mungkin, kamu juga bisa mendapatkan jalan keluar untuk mengatasi rindumu loh! Begini mudahnya, saat ini kemudahan teknologi komunikasi membuat batasan jarak seolah tak ada lagi. Manfaatkan saja fitur video call di ponsel pintarmu, atau fitur-fitur lain yang membuatmu merasa dekat dengannya.

Bersabar

quotesideas.com

Ada kalanya, meskipun teknologi bisa membuat kita tak lagi merasakan jarak, namun tetap saja ada hasrat untuk bertatap muka secara langsung. Ya, memang harus diakui bahwa berdialog dua arah secara nyata jauh lebih menyenangkan ketimbang melalui sebuah perangkat elektronik. Tapi apa daya. Maka bersabarlah. Yakinlah bahwa saat yang tepat akan segera tiba. Sembari menunggu saat itu tiba, isilah hari-harimu dengan kegiatan positif. Oh ya, kamu juga bisa menyiapkan kejutan kecil-kecilan untuk diberikan padanya saat bertemu nanti. Pasti momen pertemuan kembali akan terasa makin syahdu!

Tuntaskan rindu

chobirdokan.com

Saat waktu yang ditentukan tiba dan kamu siap bertemu dengannya, maka tuntaskanlah rindu. Lepaskan semua beban yang mengganjal selama ini. Nikmatilah bertatap muka dengannya, dan sampaikan segala hal yang tak bisa tersampaikan secara langsung sebelumnya. Manfaatkan waktu yang ada untuk menebus waktu-waktu yang telah berlalu tanpa kehadirannya.

Dan untuk kamu yang masih belum mendapat kesempatan untuk menuntaskan rindu, yakinlah akan ada waktu yang tepat di kemudian hari. Meski terkadang rindu itu pilu, namun darinya kamu bisa belajar untuk lebih memaknai temu~

1k
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~