Kamu, Mengapa Harus Selingkuh dengan Sahabatku?

Aku, kamu, atau dia yang sebenarnya buta?

581
SHARES

Untuk kamu, pacar terbaikku


Kamu tahu kita ini apa? Kita ini bukan sekadar pacar. Lebih dari itu, kita adalah sepasang manusia yang selalu menatap masa depan hubungan dengan sangat wajar. Dengan ikatan yang begitu membanggakan itu, mengapa kamu tega selingkuh dengan sahabatku dan membunuh cinta dalam hatiku?

Kamu, megapa sebegitu tega selingkuh dengan sahabatku? – thoughtcatalog.wordpress.com

Tak perlu dijelaskan pun, bukankah kamu tahu sedekat apa aku dengannya? Bukankah kamu paham seberapa erat hubungan kami sampai aku rela melupakan malam Minggu bersamamu saat dia terbaring sakit? Kalau kamu memang ingin pergi, silahkan. Tapi mengapa harus bersama sahabatku?!

Apa kalian harus sebuta ini?

Itu semua, hanya sebagian kecil dari ratusan pertanyaan tentang sikapmu yang memuakkan itu. Dan semuanya, benar-benar belum kutemukan jawabannya. Tanpa kamu tahu sebelumnya, aku pun bertanya pada sahabatku. Dari sekian banyak manusia, mengapa harus kamu…?

Siapa yang buta diantara kita: aku, kamu, atau dia? – gaulgelaa.com

Pada titik tersuram dalam hidupku ini, aku tetap tidak akan pernah menyalahkan cinta. Hanya saja, aku begitu menyayangkan keputusan kalian yang sama sekali tidak mampu (atau memang tidak mau?) berpikir dengan logika. Bahkan kalau cinta itu memang buta, apa kalian harus sebuta ini?

Aku adalah mirisnya orang yang ditusuk dari belakang

Apa aku perlu menjelaskan panjang lebar tentang rasa sakit yang kurasakan setelah dikhianati oleh pacar sekaligus sahabatku sendiri? Apa aku perlu menerangkan satu per satu bagaimana mirisnya orang yang dengan segala kepercayaannya, harus ditusuk dari belakang tanpa aba-aba?

Aku adalah satu-satunya pihak yang paling miris dari semua kegilaan ini. – zettamedia.co

Namun pada akhirnya aku sadar, mungkin saja aku yang selama ini buta dengan tanda-tanda cinta di antara kalian berdua. Atau sahabatku sendiri yang buta dengan kemesraan kita berdua. Atau, justru kamu yang buta dengan kedekatan kami berdua?

Cinta dan percaya tidak selamanya setia

Entahlah, semua itu hanya akan menjadi pertanyaan di atas pertanyaan. Dan kalau pun akhirnya terjawab, semua itu tidak akan mampu mengubah keadaan. Kamu akan tetap bersamanya, aku akan sendiri di sini untuk selamanya.

Sekarang aku paham bahwa sedekat apapun seseorang dengan kita, belum tentu dia bisa setia. – hipwee.com

Walau pun dengan rasa kecewa, aku akan tetap merelakan kalian berdua. Berbahagialah kalau memang itu yang kalian inginkan. Semua ini benar-benar menyadarkanku untuk selalu waspada. Bahwa dari sekian banyak orang yang kucinta dan kupercaya, belum tentu semuanya bisa setia.

581
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."