Selebrasi Viral Bali United: 3 Punggawa, 3 Agama, 3 Cara Bersyukur pada Yang Kuasa

Mereka itu paham Pancasila

Ada yang unik dari laga pekan kesembilan Liga 1 antara Bali United kontra Perseru Serui yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada hari Minggu, 4 Juni 2017 kemarin. Sebuah foto yang mengabadikan momen terpenting pada pertandingan itu menjadi sangat viral di jagat maya Indonesia, juga dunia.

Baca juga : Final Piala AFF Indonesia vs Thailand dan Pahitnya Aib Sepakbola Gajah 1998

Gol Irfan Bachdim menjadi awal dari terciptanya foto fenomenal dan viral itu. | topskor.id

Tiga punggawa, tiga agama, tiga cara berdo’a

Foto itu menampilkan tiga pemain Bali United yang melakukan selebrasi sesaat setelah Irfan Bachdim mencetak gol di menit ke-86. Tiga pemain itu adalah bek Ngurah Nanak, serta duo winger Yabes Roni dan Miftahul Hamdi.

Tiga pemain, tiga agama, dan berdo’a bersama dengan cara yang berbeda. | akurat.co

Ketiganya berselebrasi sambil memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Yang menjadi unik adalah, mereka berdo’a bersama dengan keyakinan yang berbeda-beda. Meskipun begitu, mereka terlihat kompak saat menyampaikan rasa syukurnya meski dengan cara yang berbeda-beda juga.

Mendadak viral di jagat maya

Tak disangka, foto itu kemudian mendapat apresiasi yang luar biasa dari banyak orang, mendadak viral di media sosial, bahkan diunggah ulang oleh salah satu media asing, @GeniusFootball, di Twitter dengan disertai caption ‘Bali United players celebrating their goal last night. Three different faiths, one team.’ (Pemain Bali United merayakan gol mereka semalam. Tiga keyakinan berbeda, satu tim).

Terlepas dari Ngurah Nanak, Yabes Roni, dan Miftahul Hamdi yang merupakan punggawa Bali United yang mungkin bukan klub favoritmu, apa kamu juga merasa bangga sebagai orang Indonesia dan beragama melihat mereka bertiga?

Secara spontan dan dengan naluri keagamaan, mereka mau, mampu, dan rela berbagi kebahagiaan sambil bersyukur kepada Yang Kuasa dengan cara yang begitu indah meski berbeda-beda. Mereka, mungkin saja, benar-benar paham apa itu sikap menghargai sesama, tenggang rasa, dan Pancasila.

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

Agar Mudikmu Berjalan Lancar, Hati-hati Saat Melewati 7 Jalan yang Penuh Misteri Ini

5 Fakta Ini Membuat Gal Gadot Memang Layak Jadi Wonder Woman