Selama Dia Bahagia, Aku Juga Akan Bahagia. Sesederhana Itu

Ini adalah pelajaran tentang merelakan….

Ketika mendengar lagu Roman Picisan karya Dewa 19, aku tertegun sejenak. Ada salah satu penggalan liriknya yang berbunyi “Cintaku tak harus miliki dirimu, meski perih mengiris-iris segala janji”.

Baca juga : Jangan Menyesali Sebuah Pertemuan, Karena Sama Saja Kamu Menentang Takdir Tuhan

Meski sederhana, kalimat tersebut amat dalam maknanya. Tak heran jika Ahmad Dhani menjadikannya bait reffrain lagu tersebut. Melalui kalimat itu pula aku bisa belajar sebuah pelajaran tentang mengikhlaskan. Karena semua memang sudah digariskan oleh Tuhan, maka yang tak bisa kumiliki haruslah kurelakan.

Kebahagiaanmu adalah kebahagiaanku juga

Aku mencintaimu, itu tentu kau ketahui. Begitu pula sebaliknya. Namun untuk bersanding denganmu hingga maut memisahkan, tentunya bukan kita yang menentukan. Betul bahwa cinta perlu perjuangan. CInta juga perlu pengorbanan. Dan itu semua telah kita lalui bersama-sama.

Tapi sebagaimana kita ketahui, ada tangan-tangan kuat Yang Mahakuasa di atas sana. Jika Ia telah menggariskan bahwa kita tidak berjodoh, maka demikianlah adanya. Kau tahu, masa-masa indah bersamamu dulu tidak pernah pudar dari ingatanku. Demikian pula pasang-surut ombak beserta badai yang merintangi jalannya bahtera kita.

Merelakan dan mengikhlaskan menjadi jalan terbaik untukku dan kamu bahagia dengan cara kita masing-masing (radiomustikaonline.blogspot.com)

Namun sekali lagi aku percaya ucapan Ahmad Dhani dan orang-orang bijak lainnya, bahwa cinta memang tak harus memiliki. Jika memang aku tak bisa memilikimu, maka izinkanlah aku mencintaimu dengan caraku sendiri.

Cara tersebut adalah dengan mengikhlaskanmu menjalani hidup baru dengan seseorang yang telah digariskan untukmu. Aku tidak akan menyalahkanmu. Tidak pula merutuki takdir. Aku berlapang dada dan membuka lebar semua pintu kerelaan. Maka dengan melihatmu bahagia bersamanya, bahagia pula aku.

Karena ketahuilah kasih, puncak kebahagiaanku adalah dengan melihatmu tetap tersenyum dan bahagia meski bukan bersamaku. Ketulusan cinta mengajariku bahwa engkau, orang yang kusayangi dan kucintai sepenuh hati, patut hidup berbahagia. Dari kerelaan inilah nantinya aku juga akan mendapatkan kebahagiaanku sendiri.

Deddy Corbuzier adalah salah satu orang yang mengajarkan kita untuk ikut berbahagia atas kebahagiaan orang yang tak lagi mengisi kehidupan kita (vidioviral.com)

Aku yakin, aku bisa menjalani hari-hari baru dengan orang lain tak kalah bahagianya denganmu. Oleh karenanya, aku selalu mendoakanmu tetap bahagia. Karena dari situlah sumber kebahagiaanku berasal. Meski kita tidak bisa bersatu, tapi yakinlah bahwa tidak ada mantan teman dalam kamus kehidupanku. Maka sekali lagi jadilah temanku, teman baik yang kusayangi sepenuh hati hingga aku tak akan rela membiarkanmu merana.

Ingatlah bahwa merelakan bukan berarti menyerah pada keadaan. Merelakan adalah menyadari dan menerima bahwa ada hal-hal yang tak bisa kita paksakan.

Bagaimana Menurutmu?

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

Jangan Remehkan JKT48, Lagu-Lagunya Punya Quote Keren Nan Inspiratif!

Bagi yang Mau Belajar, Setiap Kesalahan, Setiap Kegagalan, Pasti Ada Nilai Pembelajaran