Mengapa Mawar Merah Bisa Sebegitu Romantisnya?

Mengapa harus bunga mawar? Dan, mengapa harus yang berwarna merah?

Pasti sangat menyenangkan ketika kamu mendapat sekuntum mawar merah dari pasangan, kan? Selain karena suasana menjadi begitu romantis, mawar merah memang selalu identik dengan cinta. Tapi, mengapa bisa begitu? Mengapa mawar merah bisa menjadi semacam simbol dari cinta?

Apa alasan yang membuat mawar merah dijadikan lambang cinta? | wallpapersinhd.net

Cinta, gairah, dan rayuan

Tentu ada alasan di balik semua itu. Pertama, kita bahas warna merahnya dulu. Dalam ilmu harmoni warna, merah merupakan warna ekstrim dan terang yang menggambarkan cinta, gairah, dan rayuan.

Dalam harmoni warna, warna merah meggambarkan cinta, gairah, dan rayuan. | pixabay.com

Pada era Victorian, dalam floriografi atau bahasa bunga, mawar merah menggambarkan romantisme dan sering digunakan saat kencan, dimana para pria memberikannya kepada wanita pujaannya sebagai pernyataan cinta.

Lambang seksualitas kaum Hawa

Kedua, bila melihat dari sejarah. nama ‘mawar merah’ sudah ada sejak 5000 tahun lalu yang saat itu banyak diperjual-belikan di Cina. Namun sebenarnya, mawar merah sendiri sudah ada sejak 35 juta tahun yang lalu dan sudah dijadikan simbol cinta di setiap sejarah umat manusia.

Sebagai contoh, bangsawan Roma akan memenuhi kamar tidur mereka dengan mawar merah sebelum bercinta untuk menciptakan suasana yang lembut dan harum.

Manusia sudah menggunakan mawar merah sebagai simbol cinta sejak lebih dari 5000 tahun yang lalu. | boutislam.net

Sedangkan dalam peradaban¬† Prancis abad pertengahan, mawar merah begitu dikenal setelah penyair Guilaume de Lorris dan Jean de Meun menciptakan karya puisi berjudul “Roman De La Rose”, yang menyebutkan bahwa mawar merah merupakan lambang seksualitas kaum Hawa.

Dengan sederet latar belakang dan sejarah panjang di atas, maka tak mengherankan jika sampai saat ini pun kamu masih bahagia setiap kali pasanganmu memberi sekuntum mawar merah. Soal bunga itu didapat dari membeli atau memetik dari halaman tetangga, itu lain lagi ceritanya.

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *