Mengenal Sejarah Siapa Sebenarnya Budi dan Ani dalam Pelajaran Bahasa Indonesia

Kamu anak 90an pasti tidak asing dengan tokoh Budi dan Ani!

Budi dan Ani tentu tidak asing bagi kita yang pernah belajar bahasa Indonesia waktu masih sekolah dasar dulu. Hampir setiap cerita yang ada di buku bahasa Indonesia menggunakan dua nama ini sebagai tokohnya. Mungkin diantara kamu ada yang pernah bertanya, sebenarnya siapa Budi dan Ani ini. Kenapa hampir setiap cerita dalam pelajaran bahasa Indonesia menggunakan nama ini.

Tokoh Budi dan Ani sangat Familiar bagi siswa SD di tahun 1980an sampai awal 2000an (mahapuja.blogspot.co.id)

Awalnya tokoh Budi dan Ani ada dalam buku “Ini Budi” yang dicetak pada tahun 1980an. Buku ini merupakan buku pelajaran bahasa Indonesia pertama yang menggunakan  metode Struktur Analitik Sintetik atau SAS. Metode SAS sendiri pertama kali dibentuk pada tahun 1974, dengan dibuat tim khusus yang mana A.S Broto ditunjuk sebagai ketua tim pembuat metode belajar tersebut.

Buku “Ini Budi” dalam waktu cepat laris di pasaran. Bahkan hampir semua mata pelajaran yang menggunakan cerita dalam penyampaian materinya, selalu menggunakan dua tokoh ini. Jika kita ingat lagi, tidak hanya pelajaran bahasa Indonesia yang menggunakan tokoh ini, tapi pelajaran PPKN, Matematika bercerita, ilmu pengetahuan sosial, dan pelajaran agama pun sering kita jumpai kedua tokoh ini untuk menyampaikan pesan materi.

Siti Rahmani Rauf merupakan sosok dibelakang populernya tokoh Budi dan Ani, ia merupakan penulis buku sekaligus pencipta tokoh Budi dan Ani (otonomi.co.id)

Lalu siapa sebenarnya dibalik boomingnya buku “Ini Budi”? Ialah Siti Rahmani Rauf, perempuan kelahiran Padang pada 5 Juni 1919 merupakan sosok pencipta tokoh Budi dan Ani dalam buku “Ini Budi”. Siti Rahmani Rauf merupakan guru sekolah dasar yang memulai karirnya sebelum tahun 1937.

Mungkin pertanyaan selanjutnya kenapa harus menggunakan nama Budi dan Ani? dari beberapa sumber yang didapatkan, alasan dipilihnya Budi dan Ani tidak terlepas dari metode belajar struktur analitik sintetik waktu itu. Dimana dalam metode SAS hal yang tidak boleh dilupakan ialah memasukkan dunia anak-anak ke materi pembelajaran.

Pemilihan Budi dan Ani karena menurut penulis nama tersebut lebih mudah dieja anak-anak (mruhulessin.wordpress.com)

Budi dan Ani dipilih karena dinilai mudah dieja anak-anak. Hal ini akan mempermudah proses belajar membaca dan menulis oleh anak-anak sekolah dasar waktu itu. Kita tentu masih ingat dengan metode eja yang mudah diucapkan dan enak di dengar seperti ini.

Ini Budi
Ini – Budi
I-ni Bu-di
I-n-i B-u-d-i
I-ni Bu-di
Ini – Budi
Ini Budi

Sumber lain juga mengatakan jika Ani dalam buku “Ini Budi” tidak lain merupakan nama dari si pengarang cerita itu sendiri. Yah, Siti Rahmani Rauf, memang dikenal dengan panggilan Ibu Ani di tempat dia bekerja.

Buku “Ini Budi” akhirnya dijadikan buku wajib belajar bahasa Indonesia untuk tingkat sekolah dasar dari kurun waktu 1980an sampai 2000an, meskipun tentunya buku tersebut sudah melewati proses perbaikan dan revisi berulang kali.

Kurikulum 2013 resmi menghapus tokoh budi, ani dan kawan-kawan serta menggantikannya dengan tokoh-tokoh baru (muklason.wordpress.com)

Namun sayangnya tokoh Budi, Ani, dan teman-temannya harus dihapuskan di dunia pendidikan kita. Pada kurikulum 2013, tokoh Budi dan kawan-kawan resmi dihapuskan dan diganti dengan tokoh-tokoh yang lebih beragam asal usulnya. Dalam tokoh dalam buku bahasa Indonesia terbaru menggunakan tokoh Edo si keriting dari Papua, Siti yang berhijab, Dayu dari Bali, Lani keturunan Tionghoa, dan Beni Orang Batak.

Meskipun kini tokoh Budi tidak ada lagi di dunia pendidikan kita, namun nama tersebut akan kita kenang selamanya. Sebab tokoh Budi lah yang pertama kali menemani generasi 80an dan 90an belajar membaca dan menulis.

Bagaimana Menurutmu?

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Amin Aulawi (Aw)

Amin Aulawi (Aw)

Penikmat Dunia, Perindu Surga,

4 Cara Asyik Menikmati Akhir Pekan Sebagai Seorang Jomblo

7 Hal Bijak yang Harus Selalu Kamu Ingat Ketika Kesulitan Menghampiri Hidupmu