Sebenarnya, Move On Tak Selalu Tentang Mencari yang Baru. Tapi…..

Jadi, yakin kamu sudah bisa move on?

Move on, sebuah kata yang selalu diserukan mereka yang telah ditinggalkan, dikecewakan dan dikhianati. Meskipun hanya satu kata, nyatanya move on sangat sulit untuk dilakukan. Mereka yang selalu menyebutkan move on, nyatanya masih saja berada di tempatnya. Tak kemana-mana bahkan tak bisa pergi dan menerima kenyataan. Apa sih sebenarnya “move on” yang sering disebut-sebut setelah kegagalan?

Perihal move on (abacusshutters.co.uk)

Banyak orang yang mengartikan move on dengan “mencari yang baru”. Membuka lembaran baru bersama orang yang baru. Hingga rasanya tak asing di telinga jika ada yang mengatakan “Sudahlah, move on saja. Masih banyak yang lainnya”. Padahal tak semudah itu mencari seorang pengganti apalagi terkait masalah hati. Lagipula jika sudah menemukan pengganti tapi masih saja tak bisa melupakan yang lama, apa iya masih bisa disebut dengan move on?

Nyatanya move on tak bisa sesederhana itu…

Iya, move on sangat mudah diucapkan tapi sulit dipraktekkan. Karena memang move on tak bisa sesederhana kelihatannya. Dalam bahasa Inggris, move on berati pindah. Kata ‘pindah’ inilah yang kini seringkali di salah tafsirkan oleh kebanyakan orang. Mereka selalu mengaitkan move on dengan pindah ke lain hati, pindah lingkungan, hingga pindah pergaulan.

Nyatanya move on tak bisa sesederhana itu (chobirdokan.com)

Nggak salah memang karena setiap orang memiliki tafsiran yang berbeda-beda. Tapi adakah yang mengaitkan move on dengan perpindahan secara emosional atau perpindahan dari masa lalu ke masa depan? Cobalah untuk lebih memperluas cakupan.

Utamanya bagi mereka yang beru saja mengalami perpisahan. Berpisah dengan orang tersayang memang tak mudah. Kamu akan mengalami masa-masa dimana hati terasa sedih, kecewa dan juga rasa marah yang campur aduk menjadi satu. Sebenarnya, perasaan semacam inilah yang harusnya kamu pindahkan dari hati. Dan memang, memindahkan perasaan ini tak bisa sesederhana itu.

Move on juga bisa berati ‘membahagiakan diri’

Sudahkah cukup hanya dengan memindahkan berbagai energi negatif dalam diri? Nyatanya tidak. Masih ada proses yang harus kamu lewati. Setelah sukses menyingkirkan semua perasaan kalut setelah perpisahan, kini saatnya kamu mulai menata diri dan juga hati. Berbahagialah.

Move on juga bisa berati ‘membahagiakan diri’ (fthmb.tqn.com)

Bahagiakan diri sendiri jauh lebih penting dari apapun. Tapi tak sekedar bahagia, kamu juga harus memperbaiki kualitas diri. Pikirkan apa saja yang telah kamu lakukan di masa lalu. Semua kesalahan dan kebodohan yang telah kamu lakukan jangan sampai terulang di masa depan. Tinggalkan semuanya di belakang dan jangan berusaha untuk berjalan mundur.

Sungguh, kamu harus bahagia sebelum berani membahagiakan orang lain. Pastikan kamu menemukan pelajaran berharga dalam perpisahan yang kamu alami. Bersyukurlah karena mendapatkan pelajaran tersebut. Dan kamu akan merasakan kebahagiaan setelahnya.

Karena move on adalah proses berpindah yang tak bisa secepat kilat

Setangguh-tangguhnya orang yang katanya bisa move on dengan cepat, dia juga pasti mengalami proses yang tak mudah. Pindahkan dirimu secara perlahan-lahan. Rasakan bagaimana kesedihan yang tadinya memenuhi hati kini mulai menghilang secara perlahan. Nikmati semua meskipun tidak mudah.

Karena move on adalah proses berpindah yang tak bisa secepat kilat (showit.co)

Yang tak boleh kamu lupakan, kamu harus menerima kenyatan. Akui bahwa kamu memang merasakan kesedihan mendalam setelah perpisahan. Ikhlas dan berbesar hatilah. Dengan begitu kamu bisa menemukan jalan untuk kembali bangkit. Sekali lagi, berbahagialah.

Jika pada akhirnya kamu menemukan yang baru, kamu sudah dalam kondisi move on dan dirimu memang sudah siap. Bukan move on dengan menggunakan orang yang baru~

Bagaimana Menurutmu?

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Youtuber Kondang Parkir Motor Selama 2 Tahun, Tagihannya Bisa Buat Kantong Jebol

Kalau Sudah Tak Saling Percaya, Mengapa Tak Putus Saja?