Sebenarnya Manusia Keturunan Monyet Atau Nabi Adam? Inilah Penjelasannya.

Kamu lebih memilih sebagai keturunan kera apa keturunan Nabi?

Persoalan tentang siapa sebenarnya nenek moyang dari manusia tidak pernah menemukan jawaban yang memuaskan. Baik para penganut Teori Darwin maupun para penganut agama samawi, keduanya memiliki argumen masing-masing.

Baca juga : Bawa Jimat Saat Tes CPNS, Bukti Masyarakat Indonesia Tidak Bisa Terlepas dari Hal Mistis

Manusia purba (majalahbatu.com)

Sebagaimana diketahui, terkait asal usul manusia ada dua teori yang paling banyak dianut oleh umat manusia. Yaitu teori evolusi yang digagas oleh Charles Darwin, dan teori tentang penciptaan Nabi Adam sebagai manusia pertama yang dipercaya oleh penganut agama samawi khususnya agama Islam.

Teori evolusi, asal usul manusia berasal dari kera

Teori evolusi merupakan salah satu teori ilmu alam yang pernah mengguncang dunia, penemuan teori ini yang mengatakan manusia berasal dari kera tentu mengagetkan bagi sebagian besar kalangan umat manusia di bumi.

Menurut teori evolusi manusia berasal dari kera (majalahbatu.com)

Menurut teori evolusi, segala macam hewan dan manusia di bumi ini berasal dari satu sel, yang kemudian terjadi perubahan secara perlahan-lahan akibat perubahan kondisi zaman, pada perubahan dari satu sel itu menjadi berbagai mahkul di muka bumi inilah yang kemudian dikenal dengan teori evolusi.

Kehidupan manusia purba (history1978.files.wordpress.com)

Salah satu penjelasan teori Evolusi Darwin yang paling populer ialah asal usul manusia yang mengatakan berasal dari bangsa kera. Konon, sebelum bentuk manusia mengalami wujud yang sempurna seperti saat ini, bentuk manusia sebelumnya berasal dari bangsa kera dengan banyak kekurangan baik dalam bentuk fisik maupun akal pemikiran.

Saat perubahan dari bangsa kera menjadi manusia, Darwin menjelaskan jika fase itu dikenal dengan istilah zaman manusia purba, pada zaman ini kera sudah berevolusi menyerupai manusia. Namun belum dalam bentuk yang sempurna.

Kelemahan dan kekeliruan teori evolusi Darwin menurut beberapa ilmuan

Jauh hari sebelum pembahasan teori evolusi menyebar ke berbagai negara dan dimasukan dalam diskursus pendidikan, banyak sekali ilmuan lain yang mengkritisi, bahkan menolak teori evolusi tersebut. Bahkan tidak sedikit para ilmuan yang mengatakan jika Charles Darwin terlalu prematur dalam mengeluarkan teori tersebut tanpa melalu tahapan yang panjang.

Manusia purba nenek moyang manusia? (services.sportourism.id)

Salah satu persoalan yang tidak bisa dijelaskan oleh teori evolusi Darwin serta menjadikannya tidak bisa diikuti ialah adanya rantai yang hilang (missing link).

Pada evolusi Darwin, disebutkan berbagai bentuk jenis manusia dari mulai kera sampai manusia purba Homo Sapiens yang dikatakan sebagao manusia purba paling mendekati sempurna, namun dalam perubahan itu tidak ada satupun bukti fase perubahan bentuknya.

Jadi teori evolusi hanya menjelaskan perbedaan bentuk-bentuknya tanpa dibarengi bukti fase-fase proses perubahannya.

Missing link pada teori evolusi (whale.to)

Sebagai gambaran contoh saja, jika kera dilambangkan dengan A, dan Homo Sapiens dilambangkan dengan C, Darwin tidak bisa membuktikan proses perubahan bentuk A ke C, kecuali hanya menemukan jenis A dan C.

Teori Nabi Adam sebagai nenek moyang umat manusia

Teori yang kedua yang menjelaskan asal usul manusia ialah teori yang bersumber dari kitab suci agama samawi seperti Al Qur’an, Injil, Taurat, dan Zabur. Menurut teori ini, manusia berasal langsung dalam bentuk manusia sempurna.

Gambaran nabi adam versi Nasrani

Artinya Tuhan dalam menciptakan manusia langsung dalam bentuk manusia yang sempurna, tanpa melalui proses evolusi. Namun manusia pertama diciptakan bukan di bumi, melainkan di Syurga, atau yang kita kenal dengan Adam.

Untuk menjaga regenerasi kemudian Tuhan menciptakan Siti Hawa untuk menjadi pendamping Adam serta memperbanyak keturunan umat manusia.

Jadi siapa nenek moyang manusia?

Jika kita membandingkan kedua teori itu, kita akan menemukan pencerahan terkait asal usul manusia. Menjawab hal ini ilmuan memiliki teori masing-masing, diantaranya ada yang mengatakan jika manusia berasal dari manusia (Adam), sedangkan manusia purba merupakan makhluk lain yang punah (tidak memiliki generasi).

Jadi siapa nenek moyang manusia?

Hal tersebut diperkuat dengan jika kita menghitung tahun keberadaan Adam di bumi dan manusia purba di bumi.

Menurut para ilmuan, manusia purba hidup di bumi sejak 1-2 juta tahun yang lalu. Sedangkan kehidupan Nabi Adam jika dihitung secara generasi kenabian maka sekitar 8000 tahun yang lalu.

Artinya bisa jadi manusia purba ada lebih dahulu di bumi namun bukan dalam bentuk manusia sempurna, melainkan mahkluk lain yang menyerupai manusia. Sedangkan nenek moyang manusia saat ini ialah Nabi Adam yang dari awal diciptakan sudah sempurna seperti bentuk manusia saat ini.

Bagaimana pendapatmu?

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amin Aulawi (Aw)

Amin Aulawi (Aw)

Penikmat Dunia, Perindu Surga,

Digaji Rp, 42 Juta Perbulan dan Jarang Terlihat di Media, Apa sih Sebenarnya Tugas dari Wakil Presiden?

Yuk Nostalgia Majalah Hidayah, Bacaan “Ajaib” yang Bikin Anak 90an Taubat Seketika