Sebelum Mencintai Wanita yang Patah Hati, Kamu Harus Pahami Dulu 5 Hal Berikut Ini

Jangan membuatnya mengalami patah hati untuk yang kedua kali

Yang harus kamu ketahui, ada perbedaan besar ketika kamu memutuskan mencintai seorang wanita yang sedang patah hati dengan wanita yang baik-baik saja. Ketika mencintai wanita yang sedang patah hati kamu harus berjuang lebih dari biasanya. Kamu harus lebih banyak berkorban dan juga bersabar. Untuk itu kamu harus benar-benar siap dengan segala konsekuensinya.

Mencintai wanita patah hati (stylishwife.com)

Tak hanya itu, ada beberapa hal mendasar yang harus kamu pahami dengan baik. Sebaiknya sebelum mendekatinya lebih jauh kamu sudah memikirkannya dengan matang. Dan tentu, baca dan pahami dulu hal-hal berikut ini.

Pada awalnya dia tidak akan mempercayaimu

Dia baru saja mengalami kekecewaan, kegagalan, dan kehilangan. Jika kemudian kamu hadir, kamu akan menjadi refleksi dari perasaan takut disakiti hingga rasanya wajar jika dia tak mempercayai kamu.

Pada awalnya dia tidak akan mempercayaimu (Romantic Love Messages)

Awalnya dia akan menolak semua yang kamu lakukan, menganggapmu angin lalu dan tidak serius dengannya. Tapi jika memang kamu serius, teruslah berjuang dan dekati secara perlahan. Karena rasa tidak percayanya kepadamu bukanlah kesalahan kamu. Ini karena dia masih trauma dengan mantan sebelumnya.

Saat kamu berusaha mendapatkannya, dia justru akan menjauh

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menjadi teman baginya. Jangan terlalu jujur dengan mengungkapkan perasaan atau memperlakukan dia selayaknya gebetan. Biarkan semua mengalir dengan perlahan. Ketika kamu terang-terangan ingin mendapatkannya, dia justru bisa melangkah menjauhi kamu.

Saat kamu berusaha mendapatkannya, dia justru akan menjauh (images-cxkblohwkmsossutivvp.netdna-ssl.com)

Bukan tanpa alasan, ini dilakukannya karena memang dia belum siap dengan hubungan yang baru. Kamu harus pahami ini. Dia butuh waktu untuk menyembuhkan luka hatinya terlebih dulu sebelum menerima orang baru.

Butuh waktu hingga dia bisa percaya dan terbuka denganmu

Tidak ada yang instan, apalagi kalau kamu berhadapan dengan wanita yang terluka hatinya. Kamu harus melewati masa penantian yang terkadang terasa menjenuhkan. Mungkin kamu sempat berpikir bahwa dia memang telah menutup pintu hatinya rapat-rapat hingga tak ada lagi jalan bagimu mendekatinya.

Butuh waktu hingga dia bisa percaya dan terbuka denganmu (chobirdokan.com)

Padahal tidak, dia hanya butuh waktu untuk bisa kembali percaya dengan orang baru. Setelah itu barulah dia bisa mulai terbuka. Jika kamu benar-benar mencintainya, hadapi masa penantian dengan santai sambil terus berjuang meyakinkannya.

Jika dia mencintai, dia akan memastikan tidak akan mencintai terlalu banyak

Mungkin kamu telah berhasil membuatnya percaya padamu dan menerima cintamu. Namun tetap saja kamu belum bisa berharap banyak darinya. Dia tidak akan memberikan sebanyak yang kamu minta, apalagi masalah cinta. Dia akan memastikan bahwa cintanya padamu tidak akan lebih besar dari cintamu padanya.

Jika dia mencintai, dia akan memastikan tidak akan mencintai terlalu banyak (businessinsider.com)

Ini wajar mengingat dia pernah disakiti dan dikecewakan karena cintanya yang begitu dalam pada mantannya dulu. Dia hanya berusaha untuk belajar dari pengalaman. Tapi bukan berati tidak bisa. Jika kamu bisa membuatnya percaya dengan cintamu yang tulus, kemungkinan dia akan memberikan setimpal dengan apa yang kamu berikan padanya.

Terkadang dia memperlakukanmu dengan sedikit kasar

Mungkin hanya beberapa kali dan tidak seterusnya. Ada saatnya dia menganggap kamu sama saja dengan mantan yang telah menyakitinya. Dia hanya belum tau ketulusan dan juga usaha kamu selama ini, jadi makhlumi saja.

Terkadang dia memperlakukanmu dengan sedikit kasar (huffpost.com)

Setelah dia tau ketulusan yang telah kamu berikan, percayalah bahwa sikapnya yang kasar akan berubah. Intinya kamu harus sabar. Jika memang kamu tak bisa sabar, mending sudahi saja sebelum membuatnya patah hati untuk yang kedua kali.

Kamu sudah paham poin di atas? Baiklah, kalau memang kamu sudah siap dengan konsekuensi yang ada kamu boleh melanjutkan niatmu mendekatinya. Tapi kalau kamu hanya ingin main-main mendingan mundur sekarang juga.

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *