Sebab Kunci dari Move on Ialah Mengikhlaskan, Bukan Melupakan. Maka Ikhlaskanlah Kepergiannya

Buat yang selalu gagal move on, baca baik-baik yah….

Move on merupakan satu momok yang menakutkan bagi mereka yang baru saja mengalami kegagalan dalam hubungan, atau putus cinta. Meskipun banyak yang berusaha sekuat tenaga, namun tidak sedikit orang yang  gagal jika mencoba untuk move on. Kegagalan move on bisa dilihat dari begitu lamanya seseorang bisa jatuh hati kepada cinta yang baru.

Move on selalu gagal? mungkin kamu salah caranya (pexels.com)

Banyaknya kasus gagal move on bukan disebabkan karena sang mantan susah dilupakan, melainkan karena ketidaktepatan cara seseorang yang dilakukan agar ia bisa move on dari sang mantan. Kesalahan yang paling banyak dilakukan ialah dengan memaksakan diri untuk melupakan mantan, padahal hal tersebut tidaklah tepat jika dilakukan.

Memaksakan untuk melupakan sama dengan memaksakan untuk mengingatnya kembali

Sejatinya melupakan bukanlah cara yang tepat untuk bisa move on dari seseorang. Sebab saat kamu memaksakan fikiran kamu untuk melupakan seseorang, sebenarnya saat itu kamu juga sedang mengajak fikiranmu untuk mengingat orang itu.

Saat kamu memaksakan otak untuk melupakannya, saat itu juga kamu mengajak otak untuk mengingatnya (lovepanky.com)

Alasan lain kenapa melupakan bukanlah cara yang tepat untuk melepas seseorang, yakni melupakan seseorang hanya bersifat sementara. Jika suatu saat kamu mengingatnya kembali, tentu rasa sakit dalam hati, atau bahkan rasa cinta dalam hati kembali muncul.

Mungkin hari ini kamu bisa melupakannya karena kamu disibukkan dengan kegiatan lain, namun suatu saat jika tiba-tiba fikiranmu kembali mengingatnya, rasa yang dulu ada pun kembali mencuat, dan hal tersebut hanya akan membuat program move on mu gagal.

Cara yang tepat untuk move on ialah dengan mengihlaskan, bukan melupakan

Jika melupakan bukan cara terbaik agar kamu bisa move on, maka cara yang paling tepat agar move on mu berhasil ialah dengan mengikhlaskannya untuk pergi dari kehidupanmu. Jika kamu sudah berhasil mengikhlaskan kepergiannya, maka secara otomatis kamu akan lebih mudah melupakannya.

Satu-satunya cara untuk move on ialah dengan mengikhlaskannya (pexels.com)

Jikapun suatu saat kamu teringat kembali dengannya, maka tidak ada rasa apapun yang kembali hadir, sebab dari awal kepergiannya kamu sudah mengihklaskannya. Memang diawal-awal putus, mengikhlaskan akan lebih susah dilakukan dibandingkan melupakan.

Sebab kamu bisa melupakannya dengan membuat kesibukan baru, namun belum tentu bisa mengikhlaskan kepergiannya. Meskipun demikian, pada akhirnya mengikhlaskan akan lebih menyenangkan dan akan membuat kamu lebih cepat move on.

Jadi, kunci move on ialah bagaimana kamu bisa mengikhlaskan dia yang pernah mengisi hari-harimu harus bergandengan tangan dengan orang lain. Jika selama ini kamu gagal move on, mungkin kamu belum mengikhlaskannya. Lekaslah ikhlaskan dia yang bukan jodohmu.

Leave your vote

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amin Aulawi (Aw)

Amin Aulawi (Aw)

Salah Seorang yang Meyakini Lucinta Luna Itu Perempuan Tulen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *