Saat Kampus Sudah Seperti Cat Walk. Seberapa Penting Sih Make Up Bagi Para Mahasiswi?

Jangan sampai karena kamu terlalu sibuk ngurusin alis, sampai waktu semestermu sudah kritis.

Jika kita sesekali nongkrong di beberapa kampus di Indonesia, kita akan menyaksikan dimana kampus kini sudah hampir mirip cat walk. Berbagai jenis mahasiswa dan mahasiswi yang bergaya stylish banyak ditemui di beberapa kampus.

Baca juga : Bukan yang Berbehel Atau yang Bertato, Tapi Inilah Ciri Pemuda Idaman Versi Bung Karno

Penampilan mahasiswi yang bak modeling

Hal yang paling mencolok dari penampilan para mahasiswa (khususnya mahasiswi) adalah dari model pakaian dan dandanan mereka yang penulis rasa itu berlebihan bagi seorang pelajar. Mungkin bagi mereka itu hal yang wajar, sehingga mereka melakukannya, dan tentu itu merupakan hak mereka untuk mengekspresikan diri.

Fenomena cat walk kampus yang sedang marak

Sebagaimana telah disinggung diatas, saat ini banyak kampus yang hampir sama dengan panggung peragaan busana dan kecantikan. Banyak kalangan mahasiswi saling adu kecantikan dengan dandanan ibarat para model.

pergi ke kampus tapi penampilan kaya mau ke pameran kecantikan

Bahkan tidak jarang mereka berpenampilan berlebihan, dengan aksesoris yang melekat dari ujung kuku sampai ujung rambut, membuat ia lebih mirip seorang model ketimbang seorang mahasiswi. Fenomena ini sedikit banyak tentu akibat gaya hidup mahasiswa yang semakin hari semakin glamour.

Seberapa penting sih make up bagi para mahasiswi

Dengan banyaknya fenomena mahasiswi rasa modeling seperti ini, maka memunculkan pertanyaan yang cukup menggelitik, seberapa penting sih make up bagi para mahasiswi? Jika kita melirik pengorbanan yang dikeluarkan para mahasiwi untuk mendapatkan make up, sepertinya status make up bagi mereka sangat penting.

Sebegitu pentingnya kah make up bagi mahasiswi? (beautynesia.id)

Hal itu bisa dilihat dari pengorbanan mereka mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk membeli peralatan make up yang mahal, serta untuk melakukan perawatan bagi kecantikan mereka. Jika mereka suruh memilih, saat memiliki uang mereka akan memilih membeli peralatan make up atau untuk membeli buku. Mungkin mereka akan lebih memilih untuk membeli peralatan make up.

Itu artinya, bagi mahasiswi model seperti ini, penampilan lebih penting dibandingkan dengan urusan perkuliahan. Bisa jadi mereka males berangkat kuliah hanya gara-gara ada sedikit jerawat di wajah cantiknya.

Jangan jadi mahasiswi yang seperti kacang lupa kulitnya

Berpenampilan cantik dengan dandanan dan pakaian yang matching tentu bukan sebuah kesalahan. Namun yang menjadi persoalan ialah saat sebagai mahasiswa justru lebih mementingkan penampilan daripada isi otak. Mereka seakan lupa dengan pengorbanan orang tua yang banting tulang membiayainya.

Karena mengikuti trend maka kamu ikut-ikutan berdandan berlebihan? (youngnesia.com)

Inilah kenapa penulis menuliskan “jangan jadi mahasiswa yang seperti kacang lupa kulitnya”. Akibat pergaulan, mereka seakan lupa tujuan ke kampus sebenarnya untuk apa? Apakah untuk mencari ilmu, atau sebagai ajang pamer dandanan dan pakaian?

Tulisan ini bukan bermaksud untuk menghakimi, namun harapan dari tulisan ini agar para mahasiswi tidak hanya disibukkan dengan perkara penampilan. Namun juga harus bisa diandalkan dalam persoalan pengetahuan!

 

Bagaimana Menurutmu?

Written by Amin Aulawi (Aw)

Amin Aulawi (Aw)

Penikmat Dunia, Perindu Surga,

Biar Aman Dari Tikungan, Gunakan Cara Ini Agar Pacar Nggak Direbut Orang

Nggak Cuma yang Berpasangan, Jomblo juga Harus Nonton Film Romantis. Ini Alasannya