Faktanya Pacaran Sama Teman Sekantor Memang Banyak Ruginya, Ini Alasannya!

Yakin seneng bisa ketemu terus? Baca ini dulu deh

273
SHARES

Pada dasarnya kamu memang tak bisa memilih dengan siapa kamu akan jatuh cinta. Perasaan cinta bisa muncul kapan saja, dimana saja dan dengan siapa saja. Jatuh cinta tak bisa dicegah, dan kamu baru bisa menyadarinya setelah semuanya terjadi, setelah rasa cinta mengendap di dalam hati. Beruntunglah jika rasa cinta tersebut tertuju ke orang yang tepat. Tapi kamu juga tak bisa berkelit jika cinta menunjukkanmu pada seseorang yang tak terduga, seperti teman kantor misalnya.


Pacaran sama teman sekantor (understandingrelationships.com)

Ada yang mengatakan pacaran sama teman sekantor itu menyenangkan karena bisa setiap hari bertemu. Tapi ada juga yang beranggapan bahwa teman sekantor bukanlah orang yang tepat untuk diajak menjalin hubungan. Apalagi adanya larangan dan peraturan bahwa teman sekantor dilarang menikah. Padahal tujuan berpacaran untuk menuju pernikahan, kan?

Bukan hanya karena adanya larangan tertulis, beberapa alasan di bawah ini juga bisa ikut menyadarkanmu bahwa pacaran sama teman sekantor lebih banyak ruginya. Sebelum terlanjur, sebisa mungkin jangan lakukan ya!

1. Masalah pribadi bisa berdampak pada suasana kantor

Ada berbagai alasan kenapa ada larangan menikah dengan teman sekantor, dan poin ini menjadi salah satunya. Kamu tak akan bisa memisahkan masalah pribadi dengan masalah pekerjaan, walaupun bisa hal ini akan sangat sulit dilakukan. Apapun yang kamu alami bersamanya di luar kantor pasti akan memiliki dampak ketika kamu bekerja. Apalagi jika kalian berada di satu ruangan.

Masalah pribadi bisa berdampak pada suasana kantor (brandexponents.com)

Entah itu rasa bahagia maupun pertengkaran, semuanya akan mempengaruhi suasana hatimu ketika bekerja. Misalnya saja kalian sedang bertengkar, tapi di kantor kalian berada dalam satu tim yang sama. Percaya deh, kamu nggak akan bisa fokus kerja.

2. Profesionalitas jadi taruhan

Jujur saja, setelah menjalin hubungan dengannya, pandanganmu terhadapnya pasti berubah sepenuhnya. Bukan lagi sebagai teman kerja yang profesional tapi juga sebagai kekasih dan tambatan hati. Ada banyak hal pribadi yang akan mempengaruhi sehingga profesionalitas menjadi taruhannya.

Profesionalitas jadi taruhan (huffpost.com)

Kamu selalu memandangnya sebagai pacar yang kebetulan menjadi teman kerja, bukan teman kerja yang kebetulan menjadi pacar. Jika terus seperti itu jangan heran jika suatu saat profesionalitasmu mulai dipertanyakan.

3. Harus tahan kalau diomongin di belakang

Setelah batasan-batasan antara urusan pribadi dan pekerjaan mulai goyah, hal selanjutnya yang akan terjadi adalah banyaknya gosip-gosip maupun omongan tak sedap di belakangmu. Mulai omongan-omongan tentang dirimu sendiri, tentang hubungan kalian bahkan tentang ketidakprofesionalan yang telah kalian lakukan.

Jadi bahan omongan (huffpost.com)

Tapi tak semuanya bersifat negatif sih, mungkin ada juga yang memuji keberanian kamu pacaran sama teman sekantor. Meskipun begitu jika dilakukan di belakang, rasanya akan sama-sama menyakitkan. Sekedar saran, kalau memang kamu pacaran sama teman kantor akan lebih baik jangan ceritakan apapun tentang kalian ke teman-teman kantor yang lain. Biarlah jadi rahasia kalian berdua saja.

4. Terbentur peraturan dilarang menikah

Peraturan ini hampir berlaku di semua perusahaan, baik negeri maupun swasta. Sebenarnya tujuannya baik, untuk melindungi profesionalitas karyawannya. Tapi terkadang banyak yang salah paham dengan kebijakan ini. Nah jika hubunganmu dengannya sudah mantap menuju pernikahan, salah satu dari kalian harus ada yang mau ngalah dan mengundurkan diri.

Salah satunya harus rela resign (msecnd.net)

Memang awalnya terdengar sedikit sepele, tapi ketika kamu mengalaminya sendiri, kegalauan pasti ada. Terlebih jika perusahaan dan pekerjaan tersebut menjadi karir impianmu. Tak mudah melepaskan karir demi cinta, tapi kalau kamu rela ya kenapa tidak. Atau suruh dia saja yang mengundurkan diri?

Karena memang kamu tak bisa memilih dengan siapa akan jatuh cinta, maka jangan salahkan diri sendiri jika terlanjur punya pasangan yang sekantor denganmu. Kamu justru punya tantangan baru untuk tetap menjaga keprofesionalitas dan menyampingkan urusan pribadi ketika bekerja. Jika kamu bisa melakukannya, kamu keren!

273
SHARES
Bagaimana Menurutmu?

"You can if you think you can"