Gila! Ilmuwan Sebut Robot Ini Bisa Hamil dan Melahirkan Anak

Benarkah kita begitu membutuhkan robot, hingga hamil dan melahirkan pun bisa diwakili oleh robot?

Manusia zaman dahulu mungkin tidak akan pernah menyangka bahwa kemajuan teknologi akan sedemikian pesatnya hingga mampu merealisasikan berbagai hal yang sebelumnya dianggap mustahil. Jika dahulu manusia merasa mustahil untuk bisa terbang di angkasa, kini berapa banyak pesawat beterbangan di angkasa tiap menitnya?

Baca juga : Inspiratif, 7 Bocah Ini Sudah Mengharumkan Nama Bangsa di Usianya yang Masih Belia

Begitu juga dengan keberadaan robot sebagai alat buatan yang ditujukan untuk mempermudah kehidupan manusia. Kita tahu, manusia terus berusaha mengembangkan robot ke taraf yang lebih tinggi. Bukan tak mungkin, nantinya pertemanan anak manusia dengan robot macam Nobita dan Doraemon betulan bisa terjadi. Namun di luar itu semua, pernahkah kalian membayangkan bahwa robot juga akan bisa melahirkan?

Mothers, robot yang bisa hamil dan melahirkan…. anak manusia!

Rasanya kita semua sulit membayangkan kemungkinan robot untuk melahirkan, baik melahirkan robot ataupun melahirkan anak manusia. Namun demikianlah yang terjadi saat ini. Komputasi filsuf dan ilmuwan Dr. Jordi Vallverdú mengatakan bahwa ratusan akademisi telah melakukan penelitian terhadap manusia terlahir dari robot selama lebih dari satu dekade.

Ilmuwan yakini robot bernama Mothers bisa hamil dan melahirkan (dailystar.co.uk)

Hal ini jelas mengundang kontroversi, karena robot berjuluk Mothers diklaim bisa hamil dan melahirkan bayi manusia. Proses hamil dan melahirkan yang disebut ektogenesis ini disebut membutuhkan desain uterus buatan yang andal dan memungkinkan gestasi manusia sehat di dalam mesin. Robot ini disebut bisa menggantikan peran bagi pasangan yang divonis tidak bisa punya anak. Namun menurut para ahli, dunia tidak siap menerima hal ini.

Ilustrasi robot melahirkan (youtube)

Vallverdú mengatakan saat ini sudah ada beberapa teknik yang memungkinkan penggunaan bahan genetik untuk melahirkan anak-anak. Menurutnya, melalui penggabungan rekayasa genetika dengan biologi sintetis, kita bisa mendapatkan manusia. Dia menyarankan bayi dapat diinseminasi di dalam sebuah robot. Meski Vallverdú memahami adanya hambatan hukum, budaya dan etika, namun ia meyakini beberapa versi awal dari rahim buatan akan tersedia dalam beberapa dekade. Gila!

Yang sudah mendekati: robot seks

Meski Mothers belum betul-betul beroperasi dan memungkinkan dirinya menggantikan peran pasangan yang tidak bisa memiliki anak, namun perkembangan dunia robotika nampaknya betul-betul mengarah pada keinginan untuk membuat robot bisa benar-benar seperti manusia pada umumnya.

Beberapa prototipe kepala robot seks RealDoll (cnet.com)

Seperti yang terjadi sebelum ini misalnya, produsen robot seks Abyss Creations telah membuat robot seks canggih yang diklaim mampu memberikan kenikmatan bercinta melebihi bercinta dengan manusia. Abyss Creations akan memasarkan robot ini tahun depan dengan kisaran harga GBP 12.000 (sekitar Rp 192 juta) dan menamai robot seksnya itu dengan nama RealDoll.

Salah satu robot seks RealDoll (dailydot.com)

Abyss Creations menjamin RealDoll bakal memiliki respon realistis dengan fitur yang tidak pernah dijumpai sebelumnya. Misalnya saja, RealDoll disebut mempunyai kehangatan tubuh asli seperti manusia dan memiliki sensor yang dapat bereaksi terhadap sentuhan. Keberadaan RealDoll ini dimaksudkan agar manusia bisa benar-benar memiliki hubungan emosional dengan tidak hanya robot, tapi karakter yang sebenarnya di balik itu.

Bagaimana menurutmu?

Bagaimana Menurutmu?

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

Inilah Panduan Terbaik untuk Menghadapi Pasangan yang Tak Pernah Mau Mengalah

Tanpa Disadari, 5 Iklan Ini Benar-Benar Sukses Meracuni Pikiran Semua Orang di Negeri Ini