Ngeri, Resolusi 2018 Kim Jong Un Adalah Memperbanyak Produksi Hulu Ledak Nuklir!

Bisa jadi, ini adalah resolusi paling mengerikan di tahun 2018

Tahun baru 2018 baru berjalan sepekan, dan saya yakin ada banyak dari kita yang sudah memiliki resolusi khusus untuk dilaksanakan pada tahun ini. Begitu pula dengan presiden Korea Utara, Kim Jong Un. Namun tak seperti kebanyakan orang, resolusi diktator yang satu ini amatlah mengerikan dan bisa berdampak buruk bagi dunia jika disalahgunakan.

Baca juga : 4 Ramalan Peramal Dunia Tentang Terjadinya Perang Dunia III yang Sudah di Depan Mata

Ya, resolusi 2018 Kim Jong Un adalah memperbanyak hulu ledak nuklir Korea Utara. Siapa yang tak gentar mendengar pernyataan tersebut? Dalam pidato tahun barunya 1 Januari lalu, Kim mengatakan bahwa Korut akan memproduksi massal hulu ledak nuklir dan rudal balistik di tahun ini. Duh!

Saling ancam dengan Amerika Serikat

Kita semua tahu bahwa Kim Jong Un mewarisi kebencian terhadap Amerika Serikat yang sudah turun temurun sejak masa pemerintahan kakeknya dulu. Kini, kebenciannya itu turut diperparah dengan kekesalannya terhadap gangguan yang menurutnya tengah dilancarkan oleh pihak Amerika Serikat dan negara sekutunya.

Kim Jong Un mempunyai resolusi berbahaya di tahun 2018 ini (AFP)

Oleh karenanya, Kim Jong Un merasa harus segera memproduksi massal hulu ledak nuklir serta rudal balistik dan mempercepat penyebarannya untuk melakukan serangan balik nuklir terhadap rencana musuh yang ingin melakukan perang nuklir. Kim bahkan mengatakan bahwa Amerika tahu kalau di bawah meja kerjanya ada tombol nuklir yang bisa ia tekan sewaktu-waktu. Kim tanpa ragu mengatakan bahwa seluruh wilayah daratan AS berada dalam pemograman jangkauan nuklir Korut sehingga AS tak akan berani perang melawan mereka.

Membela diri

Nama Kim Jong Un mungkin sama dibencinya dengan nama Adolf Hitler yang membuat kekacauan  pada Perang Dunia II. Kim Jong Un dianggap sebagai seseorang yang temperamen dan berbahaya karena lebih suka menggunakan cara-cara keras ketimbang mendahulukan perdamaian.

Korut akan memperbanyak nuklir dan rudal balistik untuk mempertahankan diri dari musuh-musuhnya (reuters)

Meski begitu, ia mengaku bahwa seluruh persenjataan nuklir yang dimiliki Korut tak akan dipergunakan sembarangan. Ia hanya akan mempergunakannya untuk mempertahankan Korut dari ancaman Amerika Serikat. Atas kekhawatiran itu, Kim Jong Un sampai tak peduli atas sanksi yang dijatuhkan dunia internasional atas kebijakan pengembangan nuklirnya yang sudah menjadi program prioritas nasional.

Donald Trump VS Kim Jong Un, masa depan dunia seolah-olah berada pada tangan mereka dan tombol nuklir di meja kerjanya (verdict.co.uk)

Sayangnya, Amerika Serikat pun mempunyai Donald Trump yang sama-sama keras kepalanya. Menanggapi Kim, Trump tak sekedar mengecam kebijakan nuklir Korut, namun juga mengancam akan menghancurkan Pyongyang dan program nuklirnya. Kim Jong Un balas menantang akan menyerang pangkalan militer AS di Pasifik dengan nuklir maupun rudal balistik jika Trump berani macam-macam.

Alamak… bagaimana nasib dunia jika kedua tokoh yang memiliki banyak haters ini benar-benar melakukan perang nuklir?

Bagaimana Menurutmu?

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

Apa yang Terjadi Jika Facebook Tak Memberi Tahu Bahwa Temanmu Sudah Meninggal?

Beruntungnya Kamu yang Memiliki Pasangan Bisa Menjadi Teman dan Tempat Tukar Fikiran