4 Resiko Mempunyaai Ayah yang Baik bagi Seorang Wanita

Kamu pikir punya ayah yang baik pasti bisa menjadikanmu wanita baik-baik? Salah

Percayalah, orangtuamu adalah sosok terpenting yang menjadikanmu seperti sekarang ini. Tapi masalahnya, orangtua yang baik tidak selalu menghadirkan dampak positif bagi anaknya, terutama ayah. Ya.. mempunyai ayah yang baik tidak selalu berarti baik bagi kamu sebagai seorang wanita.

Siapa sangka, mempunyai ayah yang baik tidak selalu berarti baik bagi wanita. | imgur.com

Tidak percaya? Silahkan baca dan pahami empat resiko mempunyai ayah yang baik bagi seorang wanita berikut ini.

1. Kamu menetapkan standar tinggi dalam mencari pasangan

Kalau benar kamu mempunyai ayah yang baik, kemungkinan besar pria-pria yang pernah, sedang, atau akan menjalin hubungan denganmu tidak sesuai dengan standar yang kamu tetapkan. Kamu merasa, mereka semua tidak terlalu menyayangimu dan cenderung egois. Tidak seperti ayahmu.

Kamu sulit menemukan pasangan karena hanya menginginkan pria yang sama baiknya dengan ayahmu. | guim.co.uk

Akibatnya apa? Kamu selalu kecewa dengan setiap hubungan yang kamu jalani. Akibatnya, kamu membutuhkan waktu yang sangat lama untuk menemukan pria yang benar-benar memenuhi standarmu.

2. Kamu terlalu bergantung pada pasangan

Resiko ini, bisa benar bisa juga tidak. Tapi kecenderungannya, kalau kamu adalah seorang ‘anak papa’ sejati, kemungkinan besar kamu menginginkan seorang pria yang bisa menjagamu sepanjang waktu. Kamu menjadi terobsesi untuk menggantungkan hidup pada pasangan dan enggan mandiri.

Kamu terobsesi mencari pasangan yang selalu bisa menjaga dan memanjakanmu. | dylandsara.com

Baik atau buruk, hal seperti ini tergantung bagaimana kamu menilainya. Tapi menurut saya, terlalu mengandalkan orang lain (termasuk pasangan) benar-benar bisa merugikan dirimu sendiri.

3. Kamu cenderung menjadi materialistis

Kalau ayahmu selalu membuka dompetnya setiap kali kamu meminta sesuatu, pada akhirnya, kamu berharap semua orang juga bisa melakukan hal yang sama seperti ayahmu. Bahkan kalau menurutmu meminta sesuatu pada pasangan adalah hal yang wajar, tetap saja, ada garis pembatas antara sopan dan memanfaatkan.

Materialistis adalah dampak dari kebiasaan ayahmu yang selalu menuruti semua keinginanmu. | vemale.com

4. Kamu selalu ingin menjadi pusat perhatian

Mempunyai ayah yang baik berarti kamu selalu diperhatikan olehnya. Kalau hal ini terus terjadi dan kamu terlalu menikmati, mungkin kamu menjadi sangat berharap untuk dipuja dan menjadi pusat perhatian saat berhubungan dengan pria. Kabar buruknya, perilaku seperti ini sangat sulit dihilangkan.

Karena di rumah selalu diperhatikan ayahmu, kamu berusaha sekuat tenaga agar bisa mendapatkan hal yang sama di luar rumah, dari pria lain. | kiagenggantar.blogspot.co.id

See.. ternyata ada banyak resiko dari mempunyai ayah yang baik. Dan kalau benar kamu sedang berada dalam situasi seperti itu, mudah-mudahan kamu bisa segera mengatasinya dan berubah menjadi wanita yang benar-benar baik, sama seperti ayahmu yang benar-benar baik kepadamu.

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *