9 Potret Mengharukan Perjuangan Ayah Demi Anak, Masih Berani Durhaka?

Kamu yang masih berani durhaka sama ayah, coba lihat dulu beberapa potret ini

Salah satu kasih sayang dan cinta yang tanpa batasan adalah dari orang tua kepada anak. Jika kasih ibu sepanjang masa, maka kasih ayah tak ada habisnya. Mungkin seperti itulah kira-kira gambaran cinta ayah kepada anak-anaknya. Mereka rela banting tulang siang malam untuk mencukupi kebutuhan, pun agar bisa melihat buah hatinya bahagia.

Bagi seorang ayah, memberi nafkah bukan satu-satunya tugas dan kewajiban. Ia juga harus melindungi, menjaga dan menjadi sosok “ibu” bagi anak-anaknya. Nah berikut ini ada beberapa potret mengharukan yang menggambarkan perjuangan seorang ayah. Setelah melihat ini, yakin masih berani melawan papa?

Rela tak makan asalkan anak-anak bisa makan enak

Ayah melihat putrinya makan (brilio.net)

Bekerja keras sembari menggendong anak yang masih balita

menggendong anak sembari bekerja (brilio.net)

Berjalan sejauh 28 kilometer demi mengantar anak pergi sekolah setiap hari

Menggendong anak ke sekolah (brilio.net)

Agar anak aman, ayah ini rela melakukan apapun

Melindungi dari debu dan sinar matahari (brilio.net)

Sang ayah yang sedang menemani buah hatinya makan, meski sendirinya sedang menahan lapar

Hanya bisa melihat putrinya makan (brilio.net)

Meski sedang sakit, ayah ini tetap bekerja sembari menggendong anaknya

Tetap bekerja dan menggendong puteri ercinta meski sedang sakit (brilio.net)

Bahkan ayah rela kehujanan agar anak tak basah apalagi sampai sakit

Rela kehujanan demi anak (brilio.net)

Mengumpulkan uang demi biaya berobat anak

Mengumpulkan uang untuk biaya pengobatan anak (brilio.net)

Ayah satu ini menjalankan peran ganda, ia rela berdandan perempuan agar si anak merasa memiliki seorang ibu

Ayah yang juga sebagai ibu (brilio.net)

“Ayah, pengorbananmu sungguh luar biasa. Maafkan aku yang belum bisa membuatmu bahagia, maafkan aku yang masih saja menyusahkanmu hingga hari ini…Aku mencintaimu, ayah.”

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *