Pantas Saja GKR Bendara Tegur Komo Ricky, Plengkung Gading Ternyata Punya Makna Sakral Bagi Raja di Jogja!

Raja Jogja yang masih hidup pun tak diperbolehkan melewatinya

Sebagai kota budaya yang masih kental dengan tradisi, Jogja dikenal memiliki banyak situs bersejarah yang tersebar di seluruh penjuru kota. Hingga kini, beragam ritual yang telah berumur ratusan tahun pun juga masih terus dilaksanakan. Intinya, sepanjang Keraton Ngayogyakarta masih berdiri, maka selama itu pula kearifan lokalnya akan tetap bertahan dan bersanding dengan modernisasi.

Baca juga : Fitur Terkejam yang Ditawarkan Media Sosial Adalah Kolom Komentar

Sayangnya, saat ini banyak anak muda yang kurang memahami esensi dari segala kearifan lokal itu. Beberapa waktu lalu contohnya, dimana foto dua remaja yang berdiri di Plengkung Gading Jogja ramai menjadi perbincangan di media sosial. Wajar saja, pasalnya Plengkung Gading bukanlah sembarang bangunan. Sayangnya, kejadian serupa berulang kembali dan melibatkan Komo Ricky, presenter reality show “Katakan Putus”. GKR Bendara, putri bungsu Sri Sultan Hamengku Buwono X pun turut angkat bicara.

Tingkah Komo Ricky

Beberapa waktu lalu, tim “Katakan Putus” menyambangi Jogja untuk melakukan pengambilan gambar. Salah satu lokasi syuting berada di kawasan Plengkung Gading. Mungkin tidak ada yang salah dengan melakukan syuting di bangunan bersejarah itu. Namun semua berubah gara-gara Komo Ricky ‘berulah’ di atas Plengkung Gading. Seolah belum cukup, Komo pun memilih untuk turun dari atap tidak melalui tangga yang tersedia, namun melalui sisi samping tangga.

GKR Bendara – Tribun

Miris melihat hal itu, GKR Bendara pun gerah dan mengeluarkan uneg-unegnya via Instagram. Tak sekedar ‘curhat’, GKR Bendara pun memention akun Lambe Turah untuk mempercepat sampainya teguran Sang Putri Raja ke Komo Ricky.

https://www.instagram.com/p/BWZZfwjgaLQ/?taken-by=gkrbendara

“Mau syuting film silahkan tp jaga sopan santun anda. Plengkung ini adalah situs bersejarah, anda boleh msh muda dan bukan asli jogja tp sopan santun terhadap benda bersejarah tetap dipatuhi. @lambe_turah tolong disampaikan, terimaksih,” demikian tulis GKR Bendara di akun Instagramnya.

Dan seperti bisa kita duga, Komo Ricky pun akhirnya membuat pernyataan terkait hal tersebut. Komo meminta maaf melalui video yang diunggahnya di Instagram.
Komo Ricky meminta maaf lewat video di Instagramnya – Instagram Komo Ricky
“Assallamualaikum,
Saya komo ricky minta maaaf sedalam dalamnyaa dan setulus tulusnya kepada keluarga Kraton dan Masyarakat Yogyakarta atas kekhilafan saya, kebodohan saya tadi siang di Plengkung Gading, tdk ada maksut buruk dari apa yang saya lakukan itu semua karna ketidaktahuan saya..
sekali lagi saya minta maaf sebesar besarnyaa dan terimakasi buat keluarga kraton yang sudah mengingatkan saya.. temen2 yang sudah mengingatkan saya untuk menjadi org yang lebih baik lagi.. saya komo ricky, Wassallamualaikum,” demikian tulis Komo Ricky.

Plengkung Gading dan kesakralannya bagi Raja di Jogja

Bukan tanpa sebab jika GKR Bendara merasa perlu menegur Komo maupun orang-orang yang berlaku seenaknya di Plengkung Gading. Pasalnya, Plengkung Gading punya sejarah panjang dan terbilang sakral bagi keluarga Keraton Ngayogyakarta, terutama bagi para Raja yang telah mangkat atau meninggal dunia. Kenapa demikian?

Plengkung Gading – panoramio.com

Plengkung Gading, atau dikenal juga sebagai Plengkung Nirbaya terletak di selatan Alun-Alun Kidul dan merupakan satu-satunya jalan keluar bagi Raja Jogja yang mangkat saat akan dimakamkan di Makam Raja-Raja di Imogiri. Oleh karenanya, Sultan atau Raja yang masih hidup tidak diperkenankan untuk melewati Plengkung Gading. Pemberian nama Nirbaya pun memiliki makna tersendiri, karena Nirbaya secara sederhana dapat diartikan sebagai ‘bebas dari bahaya duniawi’. Maksudnya jelas, saat Sultan atau Raja meninggal, maka lepaslah ia dari segala macam hal-hal duniawi. Tak heran jika kemudian GKR Bendara dan banyak warga Jogja merasa keberatan jika ada orang yang berlaku seenaknya di bangunan bersejarah itu.

Semoga hal ini bisa jadi pelajaran bagi kita semua, bahwa dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung.

Bagaimana Menurutmu?

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

Meskipun Bergelimang Harta, Para Artis Ini Tidak Gengsi Hidup Sederhana Dalam Kehidupan Sehari-hari

Sempat Muncul di Layar Televisi Karena Parasnya Yang Cantik, Teh Ninih Kini Kembali Jualan Gethuk