Agar Tak Ada Penyesalan, Pertimbangkan 3 Hal Ini Sebelum Mengakhiri Hubungan

Jika akhirnya tetap berpisah, maka tidak akan ada dendam dan penyesalan nantinya

Terkadang, hubungan harus berakhir bukan karena tak lagi saling mencintai. Namun bisa jadi karena tak ingin saling menyakiti. Karena adakalanya perpisahan jadi pilihan terbaik untuk berhenti saling melukai.

Putus hubungan (lovekarmapassion.com)

Meski begitu perpisahan tetaplah perpisahan yang tidak pernah mudah untuk dilakukan. Perpisahan tetap membawa luka hingga penyesalan, bahkan permusuhan. Namun sebelum perpisahan terjadi dan sebuah hubungan berakhir, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan dengan matang. Agar nantinya tidak menimbulkan penyesalan dan perselisihan kedua belah pihak.

Setelah berpisah dan memilih jalan masing-masing, bisakah kalian bahagia?

Tidak ada yang tau apa yang akan terjadi di depan. Yang harus kamu lakukan adalah melakukan persiapan sebaik mungkin dan mengatur rencana. Bicarakan dulu dengannya apa saja rencana kalian setelah tidak bersama. Jika mungkin, pastikan setelah memilih jalan masing-masing kamu dan dia bisa sama-sama bahagia.

Setelah berpisah dan memilih jalan masing-masing, bisakah kalian bahagia? (huffpost.com)

Jika memang sulit untuk membicarakan apalagi memastikan, utarakan saja semua rencanamu setelah berpisah darinya. Katakan rencanamu menjalani hidup tanpanya. Apakah akan seperti biasa atau ada hal-hal luar biasa yang ingin kamu lakukan.

Adakah sesuatu yang masih mengganjal atau masalah yang belum selesai?

Terkadang setelah perpisahan terjadi, terkadang masih ada masalah yang belum terselesaikan atau belum menemukan solusi yang tepat. Hingga setelah perpisahan muncul rasa dendam dan perasaan mengganjal di hati.

Adakah sesuatu yang masih mengganjal atau masalah yang belum selesai (iblogabout.net)

Sebisa mungkin ungkapkan semua masalah sebelum perpisahan terjadi. Akan lebih baik jika masalah bisa diselesaikan dan menemukan solusi yang tepat, meski solusi tersebut adalah berakhirnya hubungan. Namun setidaknya kamu bisa lebih lega tanpa adanya dendam.

Adakah kesempatan kedua?

Sebenarnya ada tidaknya kesempatan kedua ini tergantung dari masalah yang dihadapi, pun juga pribadi masing-masing. Jika memang masih ada kesempatan untuk memperbaiki hubungan, maka tak ada salahnya menggunakan perpisahan sebagai momen untuk introspeksi diri. Karena dasarnya setiap masalah bisa diperbaiki dengan kesempatan kedua.

Adakah kesempatan kedua? (littleanswer.com)

Namun berbeda kasus dengan perselingkuhan. Hubungan yang rusak karena orang ketiga nampaknya sulit untuk diperbaiki. Apalagi banyak yang bilang kalau selingkuh bagaikan penyakit yang bisa kambuh lagi.

Namun semua ini kembali ke pribadi masing-masing. Setelah melalui pertimbangan di atas kamu bisa memilih tetap bertahan atau mengakhiri hubungan. Hanya saja bertanggung jawab dengan keputusan yang kamu ambil bukanlah hal yang mudah.

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *