Pernikahan Outdoor Memang Menarik, Tapi Pertimbangkan Dulu 5 Hal Ini Sebelum Mewujudkannya

Menarik memang, tapi coba pertimbangkan ini dulu agar pesta yang kamu gelar tidak berantakan

Jadi, sudah terpikir akan seperti apa pernikahan kamu kelak? Semakin kesini tren pernikahan selalu berubah menyesuaikan perkembangan. Jika dulu pernikahan di rumah sudah yang terbaik, lalu tren menikah di gedung, kemudian kini banyak yang menggunakan ruang terbuka alias outdoor sebagai lokasi pernikahan.

Pernikahan Outdoor (thebridedept.s3-ap-southeast-1.amazonaws.com)

Ruang terbuka yang digunakan bisa taman, kebun, halaman rumah, atau bahkan beberapa waktu lalu ada pasangan pengantin yang menikah di tengah kebun bambu. Konsep yang diusung biasanya bertema alami. Dekorasi didominasi bunga, bambu, kayu dan juga lampu-lampu hias yang lucu. Indah memang, namun menikah di ruang terbuka tentu membutuhkan berbagai persiapan khusus.

Nah jika kamu tertarik untuk menikah di outdoor, 5 hal ini wajib banget kamu pertimbangkan terlebih dahulu. Agar pernikahan kamu bisa berjalan lancar, sakral, khidmat, intim dan pastinya tak terlupakan.

Plus minus setiap lokasi pilihan

Beberapa orang memilih lokasi outdoor yang terbilang tak biasa. Misalnya saja di pantai, bukit, hutan atau bahkan tepi sungai. Semuanya tempat tersebut memang memiliki sisi romantis yang sulit untuk di tolak. Namun sebelum kamu menentukan lokasi favorit lebih baik timbang dulu plus minus semua pilihanmu itu.

Plus minus setiap lokasi pilihan (banyuwangi bagus)

Contohnya saja kamu ingin menikah di pantai, plusnya adalah itu lokasi paling romantis, punya pemandangan indah, hingga lokasi yang cukup luas karena di tepi pantai. Namun minusnya, angin pantai yang tak bisa ‘santai’ bisa saja menghancurkan dekorasimu dengan sekejap, atau deburan ombak tinggi yang membahayakan tamu.

Musim yang mendukung

Utamanya jika kamu ingin menikah di Indonesia yang hanya memiliki dua musim saja. Menikah di bulan Oktober hingga April dinilai cukup beresiko karena Indonesia sedang musim hujan. Iya sih, meski sekarang ini hujan tak bisa diprediksi pun ada pawang yang siap menghalau awan untukmu. Tapi lebih baik cari tanggal pernikahan ketika musim panas saja.

Musim yang mendukung (Pondok Indah Lestari)

Bukan tanpa alasan, hujan yang datang sewaktu-waktu bisa saja menghancurkan pestamu yang digelar di lokasi tanpa atap itu. Pun kemampuan pawang hujan tak boleh sepenuhnya kamu andalkan. Namun jika bersikeras menikah ketika musim hujan, carilah lokasi yang memungkinkan pengantin dan para tamu berteduh ketika hujan turun.

Dekorasi yang aman

Ketika membayangkan pernikahan dengan konsep outdoor, pasti kamu terbayang cantiknya kayu-kayu atau bambu yang dihias dengan aneka macam bunga, ditambah lampu-lampu taman yang cantik berderet di sekitar pelaminan. Konsep outdoor memang memungkinkan kamu untuk berkreasi dengan “alam”, namun usahakan cari dekorasi yang aman ya.

Dekorasi yang aman (hips.hearstapps.com)

Misalnya saja lampu hanya digunakan untuk pesta malam hari, pikirkan juga kemungkinan terjadi konsleting ketika hujan. Atau dekorasi lain yang mudah hancur ketika terkena angin. Pastikan semua dekorasi yang kamu pilih aman digunakan di luar ruangan.

Gaun yang sesuai

Siapa sih pengantin yang tak ingin tampil cantik ketika hari pernikahan? Semua pasti ingin tampil sempurna. Berbagai macam model gaun pengantin bisa dipilih untuk menyempurnakan harimu. Namun jika berencana menikah di luar ruang lebih baik pilih model gaun yang lebih simpel agar tidak mengganggu.

Gaun yang sesuai (ICUBIC)

Misalnya saja, daripada menggunakan high heels lebih baik pilih flat shoes cantik yang lebih aman untuk menginjak rumput dan tanah. Begitupula dengan gaun, pilih yang panjangnya tidak mengganggu langkah. Tak mau kan kamu jatuh gara-gara menginjak gaun sendiri?

Siapkan rencana cadangan

Semua orang pasti ingin rencana dan acaranya berjalan lancar tanpa halangan apapun. Namun tak bisa dipungkiri juga bahwa apa yang akan terjadi di depan tak ada yang mengetahuinya. Oleh karena itu menyiapkan rencana cadangan dirasa sangat perlu. Misalnya punya budget lebih, menyewa wedding organizer atau vendor yang biasa menangani pernikahan terutama outdoor.

Siapkan rencana cadangan (plaminan.com)

Biasanya mereka memiliki rencana cadangan ketika tiba-tiba turun hujan atau terjadi masalah lainnya. Hal ini bisa meminimalisir adanya kegagalan acara. Contohnya menyiapkan tenda darurat ketika musim hujan, atau menyiapkan penghalang angin ketika menikah di pantai.

Setidaknya 5 hal di atas harus benar-benar kamu pertimbangkan secara matang sebelum memutuskan menggunakan konsep outdoor. Karena bagaimanpun kelancaran acara merupakan hal utama. Jangan sampai pernikahanmu berantakan hanya karena pertimbangan yang kurang matang ya!

Written by Erinda

"You can if you think you can"

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *