Pertarungan Abadi Indomaret VS Alfamart: Tersebar di Banyak Tempat dan Saling Berdekatan

Kamu #TeamIndomaret atau #TeamAlfamart ?

Menjamurnya Indomaret dan Alfamart di mana-mana tentu punya aneka plus-minus bagi masyarakat. Misalkan saja, kita jadi lebih mudah dalam berbelanja kebutuhan sehari-hari tanpa harus pergi ke pusat perbelanjaan karena kedua ritel tersebut banyak tersebar di daerah-daerah perumahan. Kekurangannya, keberadaan mereka sering memicu protes keras dari warga yang mempunyai usaha toko kelontong. Mereka merasa kedua ritel tersebut membuat toko kelontong dan warung-warung kecil jadi sepi pelanggan.

Tapi di luar itu semua, kedua ritel tersebut juga sebenarnya sama-sama bersaing untuk meraih pelanggan sebanyak mungkin. Sadar kan, kalau kedua ritel ini bahkan sering ditemui berdekatan? Tak jarang, ada pula yang malah saling berhadapan. Keduanya juga terus berusaha melebarkan sayap dan mencari celah agar ritelnya kian besar dan menggurita melebihi lawannya. Padahal, secara strategipun keduanya nyaris sama.

Siapa lebih dulu?

Kalau kamu bertanya, siapa yang lebih dulu antara Indomaret dan Alfamart? Maka Indomaret jawabnya. PT Indomarco Prismatama selaku induk Indomaret telah berdiri sejak tahun 1985 dan mulai membukai gerai Indomaret empat tahun setelahnya. Sedangkan PT Sumber Alfaria Trijaya sebagai induk Alfamart mulai berdiri tahun 1989 dan mulai masuk sektor ritel di tahun 1999. Dalam perkembangannya, perusahaan ini mengakuisisi 141 toko Alfa Minimart di tahun 2002 dan mengganti namanya jadi Alfamart.

vice

 

Menurut Marketing Director PT Indomarco Prismatama, Wiwiek Yusuf, Alfamart secara terang-terangan meniru strategi bisnis Indomaret. Wiwiek juga mengaku bahwa ada sejumlah karyawan Indomaret yang akhirnya hengkang ke pesaingnya itu. Wiwiek mengatakan bahwa Alfamart banyak belajar dari Indomaret dalam mengelola bisnisnya hingga akhirnya kini menjadi pesaing utama Indomaret yang abadi.

Kenapa keduanya sering berdekatan?

Ini adalah pertanyaan yang paling umum dijumpai saat mengamati bahwa Indomaret dan Alfamart sering terlihat berdekatan dalam radius jarak dekat. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab fenomena saling berdekatannya gerai Indomaret dengan Alfamart. Menurut sejumlah sumber, saat salah satu dari kedua ritel tersebut akan mendirikan gerai di suatu tempat, maka mereka akan melakukan observasi dan survey.

Kedua ritel ini sering diketahui berada dalam radius jarak yang berdekatan (setara.net)

Sejumlah faktor seperti tingkat keramaian daerah dan daya beli konsumen di daerah tersebut biasanya menjadi penentu apakah suatu gerai layak dibuka atau tidak. Sesudahnya, perusahaan akan menganalisis kelayakannya dan menentukan apakah tempat tersebut bisa dan menguntungkan atau tidak untuk dibangung Indomaret atau Alfamart.

Pemandangan seperti ini pasti amat familiar, bukan? (wajibbaca.com)

Di sinilah kejamnya persaingan bisnis mulai. Saat sebuah gerai Indomaret atau Alfamart berdiri, maka pesaing bisa menyimpulkan bahwa daerah tersebut menguntungkan. Perusahaan pun tinggal mencari jalan untuk bisa segera membuka gerai di lokasi tersebut. Tidak jarang, sebuah gerai yang lebih besar (macam Indomaret Point atau Alfamidi) yang akhirnya dibangun demi menghadang pesaingnya dan menguasai pasar setempat.

Gerai siapa lebih banyak?

Menurut data Nielsen Ritel Audit, gerai Alfamart di bulan Januari 2017 mencapai 12.456 gerai dan bertambah menjadi 12.710 gerai di bulan Maret. Artinya, dalam dua bulan saja Alfamart telah mampu membangun sebanyak 254 gerai baru. Kabarnya, Alfamart juga akan memperluas jaringannya hingga ke Filipina dalam waktu dekat. Mereka berencana membangun 200 gerai baru di sana.

bahkan kedua ritel ini juga meluncurkan produk-produk dengan nama mereka sendiri, termasuk air mineral (youtube)

Sedangkan Indomaret, pada bulan Januari 2017 lalu telah mencatatkan angka kepemilikian 13.900 gerai. Angka ini terus bertambah sehingga pada bulan Maret 2017 telah mencapai 14.200 gerai. Peningkatan jumlah 300 gerai dalam dua bulan tentu tidak bisa dipandang remeh, bukan? Apapun itu, pertumbuhan keduanya yang kian pesat membuat kita lama-lama jengah karena persaingan keduanya tentu juga berimbas pada kehidupan sosial kita, mulai dari pola konsumtif yang kian susah dibendung karena beragam promo murah meriah dari keduanya hingga sumpeknya mata melihat kedua ritel ini terus tumbuh berdekatan.

 

Bagaimana menurutmu sebagai seorang konsumen?

Bagaimana Menurutmu?

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Dozan Alfian

Dozan Alfian

Tidak peduli pada jumlah followers di media sosial, hanya tertarik pada uang dan kekuasaan~

Kelebihan Luar Biasa Orang Malas yang Jarang Dimiliki Mereka yang Pekerja Keras

Kalau Kamu Ingin Cepat ke Pelaminan, Ajukan 5 Pertanyaan Ini pada Gebetan