Mengisi BBM di Malam Hari Lebih Menguntungkan. Benarkah?

Kamu termasuk orang yang mempercayai “keyakinan” itu? Simak penjelasannya

Benarkah mengisi bahan bakar kendaraan bermotor di malam hari menghasilkan volume yang lebih banyak dibanding pada waktu lain?

Beberapa orang percaya bahwa mengisi bahan bakar sebaiknya dilakukan pada malam hari karena volume yang masuk akan lebih banyak dibandingkan saat pagi, siang, atau pun sore hari. Untuk menjawab apakah hal itu termasuk mitos atau fakta, berikut penjelasan yang perlu kamu tahu tentang bahan bakar minyak atau yang lazim disebut BBM (Tapi ingat, kita tidak sedang membicarakan Blackberry Messenger ya).

(Via buletinjambi.com)
(Via buletinjambi.com)

Kenali Sifat BBM

BBM terdiri dari molekul, seperti hidrogen dan karbon yang memiliki sifat mudah menguap. Kemampuan mudah menguap tersebut baik untuk konsumsi mesin kendaraan, karena semakin mudah BBM menguap maka pencampuran bahan bakar dengan udara semakin baik.

(Via rri.co.id)
(Via rri.co.id)

Unsur BBM yang mudah menguap

Unsur BBM, seperti C1-C4 (methane, ethane, buthane dan lainnya) merupakan unsur ringan yang mudah menguap. Unsur ringan tersebut memiliki titik bakar rendah yang mempermudah proses pengapian pada mesin.

(Via fajaronline.com)

Temperatur yang mempengaruhi BBM

Temperatur tinggi pada siang hari memicu BBM lebih mudah menguap, sedangkan temperatur dingin pada malam hari akan membuat masa jenis BBM berada pada posisi paling tinggi dan partikelnya dalam kondisi rapat. Dalam kapasitas volume yang sama, pengendara bisa mendapatkan volume bensin yang lebih banyak dibandingkan dengan mengisi bahan bakar saat suhu sedang tinggi.

(Via sumutpos.co)
(Via sumutpos.co)

Karena pertimbangan itulah banyak orang menyarankan untuk mengisi BBM pada malam hari. Namun secara teori, perbedaan volume pengisian BBM tidak terlalu signifikan, baik pada pagi, siang, sore, atau pun malam hari. Perbedaannya kurang dari 1 persen, sehingga tidak berpengaruh sama sekali.

Yang lebih penting adalah, bagaimana cara kamu berkendara. Karena kebiasaan berkendara yang buruk lebih berpengaruh pada frekuensi mengisi BBM. Tidak melakukan pemanasan mesin, tarik ulur gas sesuka hati, salah memilih jenis BBM dan oli mesin adalah beberapa hal penting yang dapat mempengaruhi konsumsi kendaraan bermotor kesayanganmu.


Cukup memperluas wawasanmu? Silahkan beritahu teman kamu yang lain.

Written by Amanes Marsoum

Penulis artikel dan sastra. Penemu dari sebuah konsep sederhana: "Kita tidak pernah tahu seberapa jauh bisa berubah. Namun untuk sesuatu yang jauh lebih baik, kita tidak akan pernah menyesal."

One Ping

  1. Pingback:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *